
pelayan itu tampak menghitung sebentar " emmmm semuanya 3.000.000. dolar tuan " jawab pelayan itu .
Toya yang mendengar itu tersenyum puas dan menyerahkan kartu hitam miliknya.ia tersenyum puas karena harga dari batu batu itu hanya 3.000.000 saja padahal kalau semua orang tau bahwa semuanya adalah batu giok maka harga sebenarnya mencapai triliunan dolar.
' kartu hitam,siapa pemuda ini sebenarnya ' batin pelayan itu stelah melihat Toya menyerahkan kartu itu ke pelayan.
setelah itu pelayan itu tampak pergi mengurus pembayaran.
" nak Toya apa kamu mau mencoba memotong beberapa batu yang kamu pilih agar mengetahui isinya" ucap Wei Tian menawarkan Toya.
" baiklah paman ku mencoba memotong beberapa batu agar mengetahui isinya" ucap toya berpura pura .lalu ia mengambil lima batu dengan energi yang paling rendah agar tidak ada keributan saat di buka
" ini paman " ucap Toya menyerahkan ke lima batu yang ia pilih .
" pelayan hitung harga batu ini" ucap Wei Tian
pelayan itu pun langsung memotong kelima batu ters but satu persatu,setelah semua dipotong Wei Tian terkejut karena kelima batu itu berisi batu giok walaupun kualitasnya rendah.ia berpikir bahwa Toya bukanlah pemuda sembarangan.
setelah menunggu ,pelayan yang menerima kartu hitam dari Toya datang menghampiri Toya dengan seorang pria tua.
" tuan ini kartunya" ucap pelayan itu menyerahkan kartu kepada Toya.
__ADS_1
" tuan saya manager di sini perkenalkan nama saya Liu Bing " ucap pria tua di samling pelayan tadi.
" ohh saya toya salam kenal tuan Liu Bing " ucap Toya membalas perkenalan Liu bing.lalu Toya mengenalkan kedua istrinya.
" jadi bagai mana tuan muda Toya batu batu ini akan saya antar kemana " tanya Liu Bing kepada Toya.
" antar ke alamat ini paman " ucap Toya menyerahkan kartu namanya kepada Liu Bing.
" baiklah saya mau ijin pulang ada urusan keluarga " lanjut Toya mengingat jadwalnya .
" baiklah silahkan " ucap Liu Bing mengantar toya
setelah sampai di luar bangunan tempat judi batu,toya melihat banyak batu kecil di sekitar kolam yang sudah di penuhi oleh batu batu judi yang akan dijual.ia terkejut karna ia mengetahui batu apa itu
" ohh silahkan di ambil saja jika tuan muda mau tidak usah membeli anggap saja itu hadiah pertemuan ini " jawab Liu Bing .
" ahh terimakasih atas hadiahnya tuan Liu Bing " ucap Toya senang.
' haaahaaa. aku mendapatkan jekpot hari ini' batin Toya senang.
setelah itu Toya memasuki mobilnya yang diikuti oleh Emma dan meiyin.setelah berpamitan dengan Wei Tian dan Liu Bing Toya menjalankan mobilnya menuju rumah Emma.
__ADS_1
" sayang memangnya kenapa kamu membeli batu sebanyak itu " tanya meiyin penasaran
" kita akan membuat bisnis perhiasan giok " jawab Toya mantap.
" emang kau yakin kalau semua batu yang kamu beli itu giok semua " Emma ikut bertanya .
" kamu lihat saja nanti " balas Toya
" hmmmm..." ucap Emma mengambil.
" kalau bahan bahanya sudah ada apa tempat dan pegawainya sudah kamu sediakan " tanya meiyin.
" untuk tempat sudah aku urus kemarin kemarin dan masalah pegawai kita tidak usah khawatir, kamu tahu apartemen di samping villa kita " jawab Toya
" ya " ucap meiyin penasaran.
" itu berisi kurang lebih 180 orang dan mereka semua adalah orang orang ku yang akan aku sebar ke seluruh penjuru kota untuk menjalan kan bisnis kita,jadi kita tinggal duduk manis saja" jelas Toya santai.
" ihh kamu males banget sih " ucap meiyin menanggapi penjelasan Toya.
" bukanya males aku cuman gak mau repot saja" ucap Toya gak mau kalah.
__ADS_1
" ihhh. sama saja sayang" ucap meiyin greget dengan Toya.
perjalanan menuju rumah Emma berlangsung dengan obrolan obrolan antara Toya Emma dan meiyin yang membahas hal hal yang tidak penting tapi seru untuk di bicarakan.