
Di toilet belakang sekolah
terlihat dua anak laki laki sedang tertawa
"hahahhaa... gimana son? gue dulu ya " kata salah satu anak laki laki itu yang sudah mupeng ke temannya di sebelahnya yang bernama sony
plak
" enak aja lo cit . tapi lo sudah cek di luar gak , kalau ketauan mati kita " ucap sony ngeplak pala ucit kesel melihat teman mesum nya
di depan mereka tepatnya di dalam toilet ada perempuan yang ketakutan tak tau harus berbuat apa dengan keadaan saat ini
melihat sony dan ucit yang berdiri di pintu toilet
" tolongggg .. tolongg " seru perempuan di dalam dengan mata sudah basah
" teriak aja vinn.. tidak akan ada yang bakal mendengar , hahaha " ejek ucit tersenyum jahat
" huhu kasian.. gini nih akibat nya menolak cinta gue hahha "
sony semakin mendekat ke vina dan sedangkan ucit ada di pintu jaga jaga
vina anak TKJ kelas 3 . ucit dan sony anak Otomotif juga kelas 3 ..
sony naksir dan selalu mengejar vina tapi namanya sebuah perasaan mana bisa memaksa
dengan dingin vina selalu menolak nya dan menghindari sony
hingga akhirnya sony yang patah hati membuatnya mengajak temannya untuk memperkosa vina
vina yang semakin terpojok berteriak sekencang kencang nya berharap ada yang menolongnya meski kecil kemungkinan karena sekarang masih waktu pelajaran sedang berlangsung
" jangan son.. aku laporin ke polis... " vina yang putus asa tidak tau gimana lagi terus berjuang
" polisi?? hahaha " .. sony sudah di dekat vina
mau memegang vina tapi karena terlalu semangat memandang sehingga
buuggg
" ahhh bangsat "
di tendang tepat di selangkangannya oleh vina yang sudah putus asa melakukan segala perlawana
muka sony merah dengan dahi mengernyit menahan rasa sakit telurnya kena tendang
bangkit dan langsung memegang tangan vina
" hehhh berani berani nya kamu nendang "
plakk
tangan sony menampar pipi vina
" sebaik nya lo diam saja nurut. jangan melawan "
vina berjuang mengoncangkan tangannya berusaha lepas dari genggaman sony dan berusaha mendorong agar sony menjauh
" tidak.. aku gak rela ... uuhh "
sony memegang pipi vina dari bawah dagunya agak keras
" mending diam lo. "
di kelas dia otomotif
sedang pembelajaran bahasa inggris
terlihat anak laki laki dengan tampang agak tampan dengan postur tubuh tegak fokus mendengarkan ajaran guru di depan
tapi dahinya agak mengernyit
" uhh " dia seperti menahan sesuatu dengan salah satu tangan ke bawah
" kenapa kamh lii?? kayak tikut kejepit aja " tanya temen di sebelah nya
" setan.. aku kebelet pipis ini.. tapi istirahat masih lama "
yups itu rohli sedang menahan kebelet pipis
sedang di sampingnya temennya bernama imam
" hadehh tinggal izin kebelakang doang repot ,sudah izin ke guru di depan tuh.. ngompol di sini aku tempeleng kamu " ejek imam
rohli tidak menghiraukan ejekan imam
dan berpikir saran imam bener juga.
" hmm yaudah aku ke belakang dulu "
tak berlama lama rohli berjalan ke depan menghampiri guru english nya yang sedang nulis di papan
oh iya gurunya englishnya bernama Mona, guru muda 25 th cantik
" permisi bu " kata rohli
mona berhenti menulis mendengar panggilan rohli dan menoleh ke belakang
" rohli? ada apa? " tanya mona santai
" anu bu, aku izin ke belakang bu " dengan ekspresi meringis
melihat itu mona ngerti bahwa rohli kebelet
" hmm yaudah sana tapi jangan lama lama " jawab mona
" iya bu"
rohli lansung bergegas ke belakang
.....
setelah sampai di toilet rohli langsung aja buang air kecil
" ahh lega juga akhirnya ." kata rohli menghela nafas
" tapi kenapa aku kayak mendengar suara orang ya tadi?" bingung juga rohli
mana mungkin ada anak anak di waktu pelajaran pikir rohli menepuk jidat nya
atau jangan jangan...
"aaa... " rohli kalau ke orang tidak takut tapi kalau yang jenis makhluk halus halus gitu kabor
tapi saat keluar dari ruang toilet pas sampe koridor
lagi lagi rohli mendengar teriakan
" tooolooongggg ....... awwww " teriakan itu tidak begitu keras , kecil sekali. mungkin karena agak jauh
meskipun takut tapi tidak memungkinkan rohli tidak berpikir rasional
masak siang siang gini ada setan pikir rohli
rohli bingung melihat ke sekitarnya
'bukan nya suara perempuan itu dari arah belakang ' rohli balik berjalan ke arah belakang arah perpustakaan
" tolong, siapapun di lua... " kedengar semakin keras
dan suara itu kayak terhenti karna di bekap
mata rohli yang tadi nya bingung heran sekarang menajam
meski usia 17 tapi pergaulan membuatnya dewasa atau mengerti banyak hal lebih awal dari semestinya
rohli punya firasat tidak enak, pikirannya langsung menjurus ke yang tututut
lagian banyak kejadian itu terjadi di persekolahan
meski rohli termasuk anak tidak terlalu baik, suka dengan wanita tapi itu semua asal si wanita nya mau. tidak dengan paksaan .
malah paling benci kalau dia kalau melihat pria kasar ke wanita . mungkin akibat broken home
membuat rohli mencintai wanita atau sangat menghargai
duh bukannya itu toilet perempuan ??
tampa menunggu waktu lama rohli bergegas ke masuk ke toilet
tapi tidak menemukan siapa siapa
rohli berjalan menyisiri seluruh toilet
hingga akhirnya rohli melihat anak laki laki di pintu salah satu toilet paling ujung belakang
deng.. fix bangsatt pikir rohli . udah tidak salah lagi.. laki laki ada di toilet perempuan!?
langsung saja rohli berlari ke arah nya tapi aneh nya lari nya rohli tidak bersuara sama sekali
yups rohli memiliki ilmu pencak silat. waktu smp dia selalu di cengin atau di bully karna tidak punya uang dan juga rohli tidak bisa melawan
hal itu membuatnya sadar setidaknya meski tidak punya uang tapi rohli bisa melawan . mungkin tidak akan ada yang bully dia lagi kalau semuanya takut ke dia..
mangkanya itu rohli sejak itu belajar pencak silat
.....
"hahaha " ucit tertawa melihat raut putus asa vina yang di paksa sony
" ayo teriak lagi ayoo.. hahaha " ejek sony sambil tetep berusaha membuka seragam vina
kancing atas sudag kebuka.. udah kelihatan bra nta
" lama amat sih son. tinggal tampar aja supaya nurut. bego " ujar ucit tidak sabar melihat sony masih kesulitan
plakkk .. sony tampat lagi.. sudut mulut vina sudah berdarah dan warna merah membekas di pipinya
air mata tak henti mengalirr
" tolonggg " vina berteriak tapi tidak keluar.. seperti nyangkut di tenggorokan nya.. akibat tadi berteriak
srakkk
kancing seragam nya putus beberapa karna di tarik paksa sony
kebuka seragam putihnya.. terlihat bra warna krem milik vina.. juga gunungnya lumayan besar untuk seusia nya
__ADS_1
" wooww " sony tambah panas dingin melihat pemandangan. iblis sudah ada di otaknya semua
tapi ketika mau menyentuh gunung lembut itu ada suara dari belakang..
brakkkkk buggg
..........
beberapa saat lalu
rohli mendekat me ucit
' eh bukannya ini ucit. anak kelas 3??? ' pikir rohli
ketika sampai di belakang nya, mata rohli berkedut. darah naik entah kemana melihat ada perempuan di dalam seakaan tak berdaya.
ada memar di pipinya dan darah di sudut bibirnya
ucit tidak menyadari pergerakan rohli
dengan santai rohli menepuk bahu ucit
" hei " pelan
ucit terkejut dan menoleh ke belakang
tapi yang tidak dia sangka ada bayangan hitam sudah mengarah muka nya
buggg krekkk .. pukulan rohli pas di hidung nya
dan satu kali lagi tangan kirinya lepas landas
bugg ke leher atas nya ..
tanpa bisa melawan ,bahkan suarapun tak keluar dari mulut ucit dan lalu jatoh terkulai lemas ke pintu toilet
brakk
sony yang tangannya hampir menyentuh bukit lembut vina harus terhenti setelah mendengar suara keras di belakang
" apaan sih citt gebrak pintu segala.. sabar dong " sony kesel tapi tidak menoleh ke belakang . dia kira itu ucit .
ya memang ucit yang jatoh ke pintu
sementara vina yang melihat dengan jelas apa yang terjadi di belakang sony seakan terlahir kembali semangat nya. seakan di isi tenaganya entah dari mana.
dia mendorong sony agak menjauh.. tapi apalah daya sony itu laki laki..
gagal lagi sony meremas bukit vina
" ahhh.. masih aja ngelawan.. haha udah nurut aja. tidak akan ada seorang pun yang nolong kamu.. "
sony menangkat tangan kanannya lagi berniat menampar vina
rohli yang sudah di belakang sony melihat itu tanpa menunggu lagi tendangan menyamping rohli masuk ke tulang rusuk sony dengan keras
bugggg krekkk... patah tuh paling tulang rusuk
"arggghhhhhh siapa??? ""
sony kesakitan jatuh ke samping oleh tendangan rohli
brukk di tendang lagi pas kena di muka sony
pingsan seketika sony
rohli menghela nafas.. kebawa emosi kan pikir nya
lagian dia paling benci dengan hal begita apalagi ngelihat langsung woh bogem langsung
" sudah sudah jangan nangis .udah aman " ucap rohli menenangkan vina yang keliatan masih ketakutan
mereka tidak saling mengenal.. vina tidak tau siapa rohli dan rohli pun cuma tau nama dan rupa doang
"ehh " rohli agak terkejut melihat tubuhnya di peluk vina
" aku takutt " suaranya agak bergetar.. meski tidak kenal tapi mungkin karna rohli menolongnya membuat vina berpikir dia orang baik jadi ya seperti itu
senyum masam muncul di bibir rohli. tanpa ragu membalas pelukan dan menepuk belakangnya
rohli tidak berbicara. dia hanya memberikan pelukan terhangatnya untuk menenangkan vina
beberapa menit kemudian rohli ingat sesuatu
agak terkejut lalu menepuk jidatnya
' njir gimana ini.. udah berapa waktu aku di luar.. bu mona pasti marah ini ' segala pikir negativ lewat di benak rohli
'uh tapi demi kebaikan gapapalah '
"ding... "
"ding... "
"selamat tuan rumah di pilih oleh sinterklas 32394 menjadi pemilik system Hadiah di bumi pertiwi ini "
" tuan rumah akan menjadi satu satu nya pemilik system "
" apakah tuan rumah menerima yes / no? "
rohli melongo
tanpa sadar rohli mengatakan yes di pikirannya
" selamat system hadia telah terikat dengan tuan rumah "
" tenang. tuan rumah bisa santai. system tidak akan memberikan tugas apapun kepada tuan rumah. system hanya akan memberikan hadiah kepada tuan ruah ketika tuan rumah melakukan sesuatu. "
" untuk pertama kalinya pasti ada hadiah pemula yaitu gold box.. juga tuan rumah mendapatkan hadia karna menolong perempuan hampir di perkosa yaitu gold box "
" jadi tuan rumah memiliki 2 gold box. apakah tuan rumah akan unboxing?? "
rohli melongo tapi pikirannya tetep jalan. dia paham dengan system.. dia pernah membaca novel macem tu
tapi kok aku dapet? aku tidak transmigrasi? tidak rainkarnasi? jadi.... pikir rohli
semuanya tidak menghalangi kegembiraan rohli
akhirnya semua hal yang hanya ada di angan angan pasti ke sampaian dengan adanya system ini .. mata rohli berkilauan
rohli melihat ke bewah. vina yang menempel di pelukannya.. senyum manis muncul di sudut mulut rohli
yahh karna ke terbatasan ekonomi membuat rohli menahan pemikiran untuk memiliki pacar. dia tidak mau membebani pacarnya karna tidak punya uang. nanti malah jalan di bayarin pacarnya, makan juga, dll
sekarang ada system rohli akan menuju puncak
ketenangan yang belum pernah di rasakan sekarang rohli rasakan
" gimana? udah mendingan?? " tanya rohli pelan sambil mengelus rambut vina
vina yang sudah tenang. aslinya sudah dari tadi tapi dia merasa sangat aman do dalam pelukan rohli membuatnya kenyamanan
agak terkejut mendengar suara rohli
" eh iya sudah " pipinya memerah.
lalu dia melepaskan dekapan rohli
" terimakasih . kalau bukan karena kamu mungkin aku... "
" sudahlah yang penting sekarang sudah aman " rohli terpaku oleh pemandangan di depannya
vina tidak menyadari itu . melihat tatapan panas rohli vina akbirnya sadar lalu melihat ke arah pandangan rohli
" ahhh " pekik vina
" jangan liat jangan liat " vina buru buru berbalik gerogi
rohli tertawa canggung
" haha.. maaf maaf. rejeki anak baik itu "
" sebaiknya aku bawa kamu ke uks dulu ayok" ajak rohli
tapi vina tidak balik balik .masih membelakangi rohli
" eh kenapa kamu? " rohli merasa ada yang aneh segera bertanya
" uhm ini seragam tidak bisa di kancing. kancing nya putus sebagian" jawabnya menundukan kepala
" haha kirain kenapa" tawa rohli tapi segera berubah
" eh jadi gimana dong ?? atau.... "rohli tampak berpikir..
" hmm yaudah ini pakek punya aku dulu. " ucap rohli langsung melepas seragamnya
vina juga terkejut
" mungkin agak kebesaran di pake tapi mau gimana lagi " ucap rohli memberikan ke vina.
vina tanpa ragu mengambilnya
" awas jangan ngintip "
" udah liat tadi eh maksudnya ga akan liat kok "
muka vina merona lagi
beberapa saat kemudian mereka berdua keluar dari toilet. vina agak di bantu rohli karena memang capek bernjuang tadi dan tamparan sony membuatnya agak pusing
bener saja baju seragam rohli jadi ke besaran di tubuh vina
rohli sendiri sekarang hanya memakai kaos sebahu putih
sampai di dalam uks
vina berbaring di rangjang uks. dia udah lemas
rohli mengambil air hangat kuku dan juga obat luka . juga air minum buat vina
melihat vina berbaring terentang dengan mata terpejam
merasakan kedatangan rohli.. mata vina terbuka
" duduk dulu "
rohli membantu nya duduk dan sama aja bersandar pelukannya
" minum dulu " . kata rohli
__ADS_1
vina cuma nurut mengangguk
lalu mengambil bantal 2 agar tidur dengan kepala agak ke atas
dengan handuk kecil basah air hangat, rohli mebersihkan wajah dan luka di bibir vina dengan tatapan sangat hangat.
" hmm untung aja ke gap.. nanti lebih hati hati ya.. cantik memang tidak biasa , harus ada yang jaga emang. gimana kalau aku yang jagain" goda rohli sambil fokus mengobati vina
vina udah memerah
tapi dihatinya manis. senang dengan ucapan rohli.. tadi pas rohli menghajar sony dan ucit, dan vina memeluk rohli dan sekarang rohli sangat lembut mengobati nya .. benih cinta mungkin sudah tumbuh di hati vina
vina malah tutup mata karena malu meluhat tatapan penuh kasih rohli
beberapa saat waktu berlalu
" vina kamu tunggu di sini dulu sebentar " ucap rohli
" iya li..tapi jang lama lama takut " kata vina menanggapi rohli
rohli dengan hanya memakai kaos sebahu berjalan menuju ruang BK
di ruang hanya ada satu guru pembimbing konseling , dia adalah Ibu Diana bersia 35 th cantik berjilbab
tok tok tok
" masuk " suara merdu terdengar dari dalem
pintu terbuka terlihat ibu diana yang cantik duduk sedang berkutat dengan laptopnya
" pemisi bu " ucap rohli
bu diana agak menutup laptop dan menoleh ke arah rohli
" loh?? kemana seragam mu. kok pakai singlet doang?? " bu diana beran
" itu bu. seragam saya di pakek temen mu." jawab rohli
"nah kok bisa seragam sendiri di pakek temennya. sedangkan kamu tidak memakai seragam . kamu tau tidak kalau itu melanggar peraturan sekolah? " kata bu diana tenang
rohli agak malu
" bukan seperti itu bu. seragam ku di pakek teman perempuan kakak kelas yang hampir di perkosa bu " ucap rohli
" aneh kali kamu masak di pakek perempuan ..ehh apa kamu bilang??? di apa?? " bu diana terkejut, menanyakan lagi. apa dia salah dengar gitu
" iya bu barusan kebetulan ke gep oleh ku. jadinya hampir di perkosa. sekarang kakak kelas perempuan itu ada di uks. sedang kan laki laki yang mah memperkosanya masih di toilet perempuan. "
" oh ya begini aja. aku cerita kejadiannya dari sudut pandang nya aku bu "
bu diana mengangguk serius
" gini bu.. aku tadi kebelat pas waktu pelajarannya bu mona. mungkin sekarang pelajarannya masih berlangsung di kelas. nah terus kan aku ke toilet laki laki . aku mendegar suara teriakan perempuan tapi putus putus. aku takut dong karna aku kira itu setan. tapi pas aku keluar dari ruang toilet pria ,aku denger lagi suara teriakan perempuan minta tolong. dan suara itu dari toilet perempuan bu. aku berpikir mana mungkin ada setan di sianf hari. oleh karena itu aku mendekat dan ketika sampai di pintu ruang toilet , suara itu tambah nyaring. aku masuk menyisiri stiap toilet. dan ternyata pas hampir di palinc ujung aku mendengar ada suara laki laki tertawa dan itu dua orang. waktu itu aku langsung berlari ke arah suara itu. setelah itu aku melihat seragam kakak kelas perempuan di robek oleh laku laki itu.. setelahmya meletus amarah ku bu.. tau lah ibu setelah itu gimana ."
cerita rohli sambil menatap ibu diana
pandanganan mata bu diana kayak ada yang aneh tapi biarlah pikir rohli
" astagfirullah ... beneran itu nak?? " tanya bu diana khawatir
" hmm beneran bu. ayo ke uks dulu.. kalau bisa aku izin pulang nganterin kakak kelas itu pulang ke rumahnya . kasian mental nya sedang down. percuma juga masuk kelas dia. "
ucap rohli
" iya iya sekarang kita ke uks aja dulu ibu mau liat dulu "
mereka bergegas ke uks
uks tidak jauh dari ruang bk cuma 50 meteran
sampai di dalam
" vina??? " bu dia terperanjat karna yang di uks ternyata vina keponakannya
rohli juga terkejut
vina tidak memberi tahu rohli bahwa guru bk nya itu adalah bibi nya sendiri
bu diana seketika berlari ke vina
" vin ada apa vin.. kenapa bisa terjadi? " bu diana agak gugup. sangat khawatir dengan keadaan vina yang keliahatan memar di wajahnya dan luka di bibirnya
vina bingung juga menjawab gimana
tapi sebelum vina menjawa rohli menjawabnya mungkin ngerti dengan keadaan vina yang tidak bisa menjawab
" mending bu diana tenang dulu. vina baik baik aja sekarang. yang penting buat vina sekarang adalah istirahat dan menenangkan pikiran. "
bu diana menarik nafas dalam dalam.. mana mungkin bu guru bk tidak mengerti dengan hal itu. tapi mungkin karena terlalu khawatir membuatnya tidak tenang
" syukurlah kamu baik baik saja. " ucap bu diana
lalu menoleh ke rohli. " terimakasih telah menolong vina "
" ah bu diana. siapapun yang melihat hal itu pasti menolong bu. aku melakukan yang sewajar nya aja kok " ucap rohli rendah hati
" oh iya itu dua laki laki yang berbuat jahat masih di toilet perempuan urus dulu bu. kalau bisa keluarin dari sekolah . masih pingsang kenak pukulanku tadi ."
bu diana juga berpikir begitu
" hmm ya.. kamu antar vina pulang. ini pakek sepada motor ku " ucap bu diana
" naik angkot aja bu. biar vina bisa tidur di mobil, lagian rumahnya kan agak jauh "
kata rohli , rohli dan vina sempat kenalan tadi sebelum ke ruang bk. jadi dia tau tempat tinggal vina
arah rumahnya juga searah dengan rumah rohli tapi jauhan rumah rohli
rohli butuh 19 menit, sedangkan vina butuh 14 menit untuk nyampek ke sekolah dari rumahnya
vina tinggal dengan ibunya di rumah nya. juga kebetulan tidak punya ayah. tapi dia berbeda. ayahnya meninggal waktu dia SD. sedangkan rohli di tinggalkan.
" kamu balik lagi nanti?? "
rohli senyum
" ih bu diana mah. masak balik ,pulang juga dong bu . anggap aja sebagai hadian buat aku karena menyelamatkan vina wkwk " ucap rohli nyengir
" haha itu mah kamu nya aja yang pengen pulang . tapi karena kamu udah baik , jadi ibu izinin kamu sekalian pulang habis nganterin vina. "
rohli senyum lebar
" hha makasih bu , ibu diana memang guru paling cantik ,paling mengerti keinginan muridnya " puji rohli semangat
sedangkan vina yang melihat itu Ketawa
" hahaha "
" yowes yowes . kamu jaga vina dulu di sini. nanti pulang waktu istirahat " ucap bu diana
pas bu diana nyampe di pintu rohli berlari kecil ke arahnya
"bu... "
" oh ya bu. mending masalahnya di urus diam diam aja bu. supaya anak anak yang lain tidak tau kalau vina hampir di perkosa. kasian vina bu biar tidak jadi perbincangan. "
mata bu diana cerah mendengar saran rohli
" oke "
memang lebih baik begitu pikir bu diana
rohli balik ke uks
rohli dan vina cepet akrabnya. mungkin ya karna tadi itu
" hei cantik " goda rohli menghampiri vina dan duduk di kursi samping ranjang
" eh bu diana sudah pergi?? " tanya vina menoleh ke rohli
" udah . kamu santai aja, aku tadi bilang ke bu diana agar mengurus diam diam. biar kamu tidak jadi bahan perbincangan "
vina menghela nafas. vina malu aja. nanti akan ada yang ngomong :
eh itu vina, murid yang hampir di perkosa.
eh kasian ya, untung ada yang nyelamatin.
korban. tapi jadi bahan bicaraan.
" makasih li.. aku tidak tau mau bales apa "
vina memandang rohli bingung
" haha apa sih. atau gini kalau kamu bingung ,gimana kalau kamu membalas dengan menjadi pacar ku " ucap rohli dengan senyum manisnya
muka vina merah mendengar itu . darahnya berdesir
melihat rohli yang tampan,matanya jernih dan bibir sedang dengan tubuh tegap agak atletis dikit. dan tadi juga kebukti rohli gagah
bohong kalau itu tidak termasuk tipenya
tapi masalah beberapa waktu yang lalu dia kenal.
rohli melihat muka merah vina dan keraguan di matanya membuat rohli tidak bisa menahan tawa
" wkwkwk. ga lah vin becanda.. mana mungkin secantik gini mau dengan laki laki kucel gini " kata rohli dengan ketawa renyahnya
vina menghela nafas dan agak kecewa
"eh siapa bilang tidak mau " kata vina tanpa sadar
rohli agak terkejut
" eh jadi kamu mau?? " goda rohli
vina yang sadar tergagap " ehh uh itu bukan.. maksudnya.. "
tettt.... tetttt..
bel istirahat terdengar
" wkwkwk udah ah... aku beli makanan dulu ya. lapar.. kamu mau beli apa??? "
muka vina merah malu malu
"......."
__ADS_1
"..."