
akhirnya setelah mengobrol bertiga waktu sudah menunjukan pukul 9 malam
rohli dan fatma naik ke lantai dua untuk mengecek kamar kosong di pojok
kamar kamar di lantai dua rumah fatma memang relatif luas . yang mana hanya ada 4 kamar. sementara di bawah bisa di bilang setengah dari kamar lantai 2 luas kamarnya
di bawah hanya ada 3 kamar. dimana 1 buat ART yaitu bi sumi dan 2 lainnya kamar tamu
rumah besar tapi penghuninya cuma 3 orang. mungkin dulu waktu buat niatnya biar enak jika punya anak 2 atau 3 tapi apalah daya takdir berkata lain. ayah fatma meninggal waktu fatma kecil. dan bu luna masih enggan untuk bersuami lagi
jadilah rumah luas tapi banyak kosong
oh ya penghasilan bu luna yaitu lewat usaha almarhum suaminya yaitu toko busana yang cukup besar di kota T dan setelah suaminya meninggal otomatis di wariskan ke anaknya yaitu fatma tapi karena fatma masih kecil, masih sekolah belum bisa ngurus sehingga semua di tanggung bu luna.
juga toko busana nya di jalankan oleh tangan kanan nya yang mana sudah bekerja dari pertama kali di dirikan. dan itu juga perempuan. bu luna hanya ke toko sesekali
selain itu mereka juga punya cafe resto yang mana juga di jalankan oleh tangan kanannya
jadi meski bu luna tampak santai dan jarang keluar itu uangnya ngalir terus
sebanding terbalik dari keluarga rohli tapi meski begitu mereka tetep baik, tidak sombong. bu luna dan bu dewi berteman sejak anak anak jadi perekonomian tidak menghalangi kedekatan keluarga mereka apalagi sama sama single parent, yaa meski lain cerita yang mana satunya di tinggal pergi dan satunya lagi di tinggal mati
hanya saja rohli tidak pernah berpikiran lebih untuk fatma, hanya sahabat saja meski hati berkata lain.
siapa sangka rohli yang tidak kepikiran sekalipun ,bahkan terlintas di kepala saja tidak pernah . dia mendapat system yang mana mengubah semua yang tidak mungkin dan membuat rohli sangat percaya diri
luas kamar sekitar 55 m persegi, itu sangat luas kalau hanya untuk kamar..
di dalam ada kamar mandi pribadinya
melihat kesekeliling rohli mengangguk puas
" pas lah ini kalau buat studia music dan juga juga editor youtube. " pikir rohlii
di dalam hanya ada lemari 2 pintu
sebenarnya rohli bisa saja memakai satu pc monitor tapi rohli pengen 2 saja.. biar enak nanti sapa tau main game kan.. bisa main game bareng dengan fatma
ac di kamar juga agak kurang baik.. mungkin nanti rohli ganti yang terbaik
juga di setiap kamar lantai dua ada balkonnya juga pintunya kaca tebal yang di tutupi gorden
dinding juga akan di pasang lampu led dua arah biar lebih elegant dan cinematic
letak lampu di langit langit kamar juga sudah bagus jadi tinggl ubah yang lebih bagus
untuk lantai rohli akan memasangkan karpet lembut belgia
karpet warna abu abu, dinding warna putih susu , langit langit warna navi
'masih banyak yang harus di beli'.. rohli geleng geleng kepala
bisa saja rohli menyewa jasa orang untuk renove tapi dengan character dia jadi tidak menyewa, rohli lebih suka melakukan sendiri meski menghabiskan banyak waktu
juga ada fatma untuk bantu bantu rohli
rohli ingin studio nya lebih bermakna
juah biar lebih memuaskan meski mungkin kurang pengalaman dalam hal itu. setidaknya rohli tau apa yang harus di lakukan. ingat rohli sering ikut tukang, entah nguli atau nge cat, dan sebagainya. jadi rohli bisa meski bukan ahli
juga rohli baru baru ini dapat keahlian dewa lukis jadi dalam nge cat rohli tidak khawatir
" kamu sudah mencari jasa renov kan? "
suara fatma membuyarkan lamunan rohli
menoleh ke fatma
" buat apa?? "
" kan kamarnya mau di renov . bukannya begitu? "
rohli tertawa ringan
" kurang mah kalau masih nyewa jasa orang. jadi tidak usah nyewa. nanti kita renov berdua. "
" aku? aku tidak tau bego " ucapnya kesel
" lah kan ada aku. nanti kamu cuma bantu bantu aku aja. kamu lupa ? aku juga ahli dalam hal ini. " ucap rohli
fatma terdiam
' oh ya kan rohli sering ikut kerja tukang ' pikir fatma
" yaudah kalau begitu bagus, hemat biaya wkwkwk " ucap fatma lalu ketawa
" hmm.. besok udah masuk sekolah jadi sorenya aja kamu ikut beli cat dan lain nya "
" hem " fatma mengangguk setuju
" menurut mu bagusnya warna apa dinding nya? " tanya rohli sambil memandang sekitar kamar
fatma juga melirik lirik
" Ga tau li.. "
" gimana kalau kita warnain putih susu saja ,kayaknya bagus. juga atap nya warna navi, lantai karpet belgia abu abu? " tanya rohli
fatma memikirkannya
'putih susu? navi? abu abu? ' benak fatma
fatma membayangkan nya
' kayaknya bagus, elegant ' benak fatma
" gimana bagus?" tanya rohli lagi
fatma menatap rohli
" kayaknya sih bagus. btw kamu sudah memikirkannya kan? "
" tidak juga. aku cuma memikirkan putih susu itu warna kesukaanmu dan navi kesukaan ku dan untuk lantai memang bagus warna abu abu dari pada lainnya. aku pikir nge blend banget tiga warna itu. " ucap rohli
fatma sedikit terkejut , rasa hangat mengalir di sanubarinya (etdah sanubari segala hahaha)
tak di sangka rohli ternyata juga memikirkan pikir fatma
" hmm iya juga aku ngebayang juga begitu, perpaduannya cocok dan tidak tumpang tindih. pasti tampak elegant. "
" yaudah fix warna itu . juga aku berencana beli pc monitor lagi.. jadi biar besok saja kita beli sekalian "
fatma menatap rohli dengan tatapan kosong
" buat apa?? emang satu tidak cukup? "
__ADS_1
" ya bisa sih tapi aku kira enakan 2 . biar ga campur aduk antara music dan youtube "
fatma geleng kepala
" dasar kapitalis "
" heyy.. tenang nanti bakal balik modal berkalilipat.. jadi santai aja wkwkwk "
lalu rohli berjalan keluar
sementara fatma masih diam
" hei " ucap rohli lagi
" apa? " jawab fatma menoleh ke rohli
" ngapain diam. ayo keluar, mau tidur di sini?? wkwkk "
rohli berjalan lagi sambil tertawa
fatma menggrutu di belakang
suara ayam berkokok di pagi hari membangunkan rohli dari tidurnya
mengerjap ngerjap mata nya rohli masih mengumpulkan nyawa yang menyatu kembali
berbalik kesamping menganbil hp di sampingnya
' uh sudah jam 5 pagi ' gumam rohli
sekarang hari senin.. harus sekolah lagi
rohli workout sebentar 30 menit menyegarkan diri
" udah selesai olahraganya li?.. sarapannya udah di siapin noh di meja " ujar bu dewi
rohli yang berjalan memasuki rumah mendengar suara mamanya yang lagi menjemur pakaian
" oh siap ma.. rohli mandi dulu "
skip
" rohli berangkat dulu ma "
rohli berjalan ke mama nya
" iya. tidak ada yang ketinggalan? " tanya bu dewi
seperti pada umum nya kebanyakan seorang ibu pasti akan bertanya seperti itu
" udah ma "
kemudian bu dewi seperti biasa mencium pipi rohli sebelum berangkat
tapi yang dia tidak pikirkan bahwa rohli akan mencium pipinya juga
deg..
" yaudah aku berangkat bye byee mama cantik "
seru rohli senyum ke arah mama nya
jadi bu dewi merasa seakan tersengat listrik beberapa detik
treng teng teng tengg.... suara ninja 2tak rohli semakin mengecil dan rohli sudah tidak terlihat lagi
setelah rohli berangkat dengan Ninja RR nya pipi bu dewi sedikit merona
kemudian geleng geleng kepala membuang pikiran menyimpangnya
waktu sudah menunjukan pukul 06.10
rohli sudah sampai di pintu masuk desa tempat tinggal nya
" huh masih 15 hari lagi. sabar.. sekarang standart aja dulu " pikir rohli sambil sesekali melihat motor ninjanya yang di tungganginya
yah di perkirakan masih setengah bulan lagi bengkel rohli selesai
menikmati dinginnya pagi hari rohli berkendara dengan kecepatan cuma 50 km perjam
dengan helm shoei nya dan sweter cardigan rajut grey nya
di tengah perjalanan , di kejauhan di depan rohli ada perempuan yang memakai uniform sama dengan rohli sedang menunggu angkot di pinggir jalan
' vina? ' benak rohli
semakin dekan semakin jelas rupa perempuan itu .
' benar saja itu vina ' pikir rohli
sementara vina yang lagi menunggu angkot lagi kesel
" ada apa dengan hari ini.. " grutu vina
vina melihat waktu sudah jam 06.20 ..
'oh tuhan gimana ini.. mana udah jam segini lagi, bisa telat ini. moga aja cepet ada angkot '
benak vina
vina yang lagi sibuk dengan pikirannya dan hanya fokus nyari angkok ,tidak memperhatikan ada motor ninja rr mulai mendekat
bahkan motor itu berhenti di depannya, dia tetep memandang kesamping berharap cepet ada angkok
" heyy.. neng vina lagi ngapain di sini ? nunggu angkot"
tiba tiba ada suara orang di depanya, sontak vina terkejut karena orang itu tau namanya
vina menoleh ke arah suara. vina tidak tau siapa dia, orang itu memakai helm sporty yang mana hanya keliatan mata doang meski di buka kaca nya
' siapa dia? ' vina bertanya tanya dalam hati
" iya bang lagi nunggu angkot " jawab vina singkat
" hmm mau bareng aku ga neng. nanti kamu telat loh kelamaan berangkatnya "
vina mendengar itu agak bersemangat tapi dia menyadari setelah sesaat.
' dia orang asing, aku tidak kenal. bisa jadi dia orang jahat ' pikir vina
" makasih bang, aku naik angkot saja " ucap vina sambil menoleh ke samping kanan melihat ke jalan
__ADS_1
" beneran tidak mau nih " ..
" iya bang " jawab vina singkat masih memandang ke samping "
" yakin ga mau??? "
vina merasa agak risih , tapi tetap menjawab
" ya bang makasih " ucap vina sambil menoleh ke orang itu
tapi setelah menoleh vina tertegun.
"yakin ga mau??? " goda rohli lalu membuka helm nya
vina terlihat tampak mulai risih lalu menoleh ke arah rohli mau membuka mulut tapi setelah melihat rohli dia terkejut
mata terbuka lebar
" ehh.. roh.. lii?? " seru vina tergagap
rohli tertawa kecil
" gimana? mau ikut kan sekarang? buruan entar telat " ucap rohli dengan senyum manis nya
vina tanpa sadar mengangguk melangkah ke rohli dan naik ke motor
pipi vina merona setelah duduk
" pegangan " ucap rohli
vina tampak ragu tapi setelah berpikir sebentar vina memegan uniform rohli
rohli melaju dengan kecepatan 60 m /jam
merasa vina hanya memegang baju doang rohli mengambil tangan vina di pindah kan ke perut rohli..
" pegangan itu ke sini biar aman " ucap rohli menoleh ke samping
vina di belakang memerah malu.
tapi lama kelamaan vina terbiasa, malah dia merasa nyaman memeluk rohli. bau harus rohli juga vina suka.. senyum vina merekah
sudut mulut rohli terangkat merasakan pelukan vina
jam 7 kurang 10 menit mereka sampai di parkiran sekolah
berjalan berdampingan
rohli dengan hairstyle quiff dan sweter cardigam rajut nya
" ruang kelas mu di sebelah mana?? " tanya rohli.. rohli cuma tau kalau dia kelas tiga aja.. selebihnya ga tau, entah 3A, B dan C
sekolah rohli lumayan besar.. dan terkenal prestasinya dan juga terbaik sekabupaten di kota T
" aku di kelas 3 A TKJ, kamu?? " jawab vina dan menanya balik
" aku mah 2 A TSM. "
sekolah rohli termasuk cukup besar.. berbentuk segi panjang di mana ada lapangan basket dan futsal
bisa di bilang 75 % laki laki dan 25 persennya perempuan.
di sekolah rohli ada beberapa jurusan yang populer di minati yaitu Otomotif, komputer, perhotelan, juga audiovideo.. dan lainnya cuma rata rata pada umumnya
rohli sendiri meski masih kelas 2 tapi dia banyak di kenal siswa entah itu kelas 3 atau 1 dangan tanda kutip kalangan laki laki.. hampir seluruh kelas otomotif kenal dia. tidak ada yang berani. sebenarnya bukan rohli nakal tapi karena beberapa kejadian hingga dia di terkenal mendominasi , antara lain kalau temannya di hajar orang pasti di ratakan oleh rohli. rohli yang memiliki ilmu beladiri semi master.. dan sekarang dengan ada system tambah top keahliannya
apalagi dia sangat baik ke temannya kecuali musuh, kalau ke musuh pasti ganas . makanya dia di hormati.
tapi ya itu senakal nakalnya anak SMK di sekolah rohli.. mereka berprestasi... generasi ke generasi.. sekarang icon sekolah nya rohli yaitu rohli nya sendiri.. di kalangan anak laki laki entah itu SMK 2 , SMK 3 dan lainya kenal tau dengan rohli
itu menjadi salah satu alasan mengapa anak laki laki di kabupaten Kota T memilih sekolah di SMK nya rohli , yaitu karena tidak akan di ganggu oleh sekolah SMK lainnya
juga dengan ada dominasi kekuatan itu membuat anak lainnya di sekolah macem macem.. untung nya itu rohli.. yang lain tidak ada yang berani bolos.. tanda kutip temannya rohli , hey temannya rohli bisa di bilang semua anak otomotif sementara jurusan yang lain kira kira 50 %
bisa di bilang jika di sekolah anak anak tidak ada yang macem macem. bahkan belajar sungguh sungguh. tapi kalau di luar sekolah di takuti sekolah lain.
itulah yang di terapkan rohli setelah insiden rohli vs 15 anak otomotif kelas 3 ,itu waktu rohli baru kelas 2 sebelum magang
setelah itu sedikit demi sedikit menular keseluruh sekolah.. paling cuma ada 1 atau 2 yang bolos. selebihnya bener bener belajar
hingga menjadi aturan sekolah. mungkin setelah rohli lulus itu akan terus berlanjut atau mungkin memudar. tapi setidak nya selama rohli masih di sekolah, itu semua memadat
bisa di bilang setelah itu banyak anak anak berprestasi..
menjadi unique di antara sekolah SMK di kabupaten Kota T
-----
rohli berjalan menuju kelas 3 A TKJ
sebenarnya jarak kelas TKJ dengan TSM cukup jauh.. tkj di sebelah timur paling dekat dengan kantor guru.. kantor guru dekat dengan gerbang. sementara TKJ sesudah kantor.. dan TSM paling barat " paling belakang "
jadi sekolah nya menghadap ke timur
niat rohli sebenarnya supaya siswa laki laki di tau kalau vina adalah orang dekat rohli.. agar tidak di ganggu.. meski rohli di sekolah di takuti tapi orang orang tidak tau kalau vina dekat dengan rohli.. jadi agar mencegah kejadian tidak di inginkan rohli berpikir untuk menunjukkan tanpa ngomong seolah berkata " ini vina, jangan ada yang macem macem "
vina sendiri tidak tau kalau rohli berniat mengantarkan nya ke kelas
di kelas tkj sendiri hanya ada beberapa laki laki yang kenal dengan rohli..
apalagi setelah kejadian vina di toilet itu.. rohli sadar bahwa semua tidak sesederhana di depan matanya.. di belakang rohli tidak tau apa yang akan terjadi. jadi dengan menunjukan rohli seakan mencegah hal hal yang tidak di inginkan.
" kok ke sini? katanya kamu di kelas TSM? bukannya di ujung? " tanya vina heran
" iya memang. tapi aku mau nganter kamu ke kelasmu dulu " jawab rohli
pipi vina memerah lagi
" aku gapapa kok ke sendiri, lebih baik kamu cepat ke kelas mu , ntar telat "
rohli senyum
" tidak lah. kurang 20 menit masih . kenapa? tidak boleh nganterin? apa takut ada yang cemburu?? " tanya rohli
" tidak.. tidak ada kok. malu tau di anterin segala" ucap vina malu malu
" ya tuhan.. jadi kamu malu gitu di anterin aku? aku jelek ya? "
rohli seolah sedih
"ehh bukan .. gimana bicaranya aku bingung... " vina kayak cemas. tidak ingin rohli salah paham
padahal rohli paham apa yang di maksud vina.. cuma rohli suka godain vina aja
" hmm udahlah ayo aku anterin " ucap rohli menarik tangan vina
pipi vina panas lagi.. vina hanya bisa pasrah telapak tangannya di gemgam rohli
__ADS_1