
rohli di perjalanan pulang
(Ding)
(selamat tuan rumah sudah membuat fatma bahagia)
(tuan rumah mendapatkan uang 1 M )
(tuan rumah mendapatkan keahlian dewa komposer)
(tuan rumah mendapatkan keahlian dewa lagu)
(tuan rumah mendapatkan keahlian dewa painting)
"apaaaaa??? "
rohli yang berjalan menuju rumahnya terperanjat hampir jatoh
dia tidak kepikiran dapat hadiah.. karena itu bukan membantu pikir rohli.. tapi ternyata bikin orang bahagia juga dapet hadiah
fatma bahagia?? rohli tentu tau. pertama itu adalah pertama kali fatma berduan jalan ke kota, kedua dia dapat hp populer, ketiga dia akan bisa nyanyi di studio.. yang mana sebelum nya hanya liat orang rekaman, live akustik dll.. tapi sekarang dia juga bisa.. alhasil fatma dapet triplehappiness
"pasang semua borr"
(oke )
(proses pemasangan 1%...10%....30%.......
ribuan pengalaman entah itu dari dewa lagu, dewa komposer, atau painting
60%.....75%......100%)
(pemasangan selesai)
tampa sadar aura unik rohli tambah berkilauan
rohli menarik nafas dalam dalam...
meredupkan aura master nya..
rohli segera sampai di rumahnya
bu dewi baru saja menutup warung dan kebetulan ngeliat rohli baru pulang
" wah bawa apa tu? ngomong ngomong kamu dari mana li?? " ucap bu dewi ringan
rohli menghampiri mamanya nya
" ini tadi aku nganterin fatma ke kota. sekalian beli shortpant tadi sama parfum.. "
" oh kirain kemana . yaudah ayo masuk ke rumah " ucap bu dewi ringan
bu dewi masuk ke dalam rumah
rumah rohli itu meskipun kecil tapi bersih dan elegan...
setelah menempatkan semua barang barang belian rohli mandi
lalu tidurr..
keesokan harinya rohli bangun pagi. sepertinya biasa rohli minum air mineral dulu setelah bangun
mengambil hpnya yang berada di kasur
" masih jam 6 pagi " ucap rohli bergumam
keluar dari kamar rohli mendengar suara brisik dari dapur.. ' pasti mama lagi masak ' pikir nya
setelah itu rohli bergegas ke kamar mandi
sementara di dapur..
bu dewi seperti biasa masak makanan untuk sarapan pagi. walau dia punya warung tapi dia tetep masak di rumah di pagi hari untuk sarapan anak nya rohli dan dirinya sendiri dan setelah itu baru dia membuka warung
bu dewi masak dari tadi. sekarang sudah selesai
membuka celemek dan berjalan ke kamar rohli , biasa nya rohli belum bangun kalau libur sekolah. bangun nya jam 8 nan kalau tidak di bangunin
jadi bu dewi terbiasa membangunin rohli jika hari libur sekolah
toktoktok
" lii.. bangun dah siang.. " seru bu dewi
tidak ada jawaban dari dalam, dia mengetok lagi
tok tok tok
" rohlii.. "
tapi tetep saja keheningan
bu dewi membuka pintu.. lalu masuk ke dalam
"kosong? kemana rohli? " gumam bu dewi bingung
'tumben bangun pagi, tidak seperti biasanya. tapi kemana perginya anak itu' pikir bu dewi
memandang seluruh kamar..
"eh bukannya itu laptop? juga hp itu ... apa!! apple? " bu dewi terkejut
merasa penasaran .. bu dewi menghampiri lalu mengambil melihat lebih jelas
" wah benar saja ini apple. tidak mungkin ini milik rohli, apa di minjam? tapi dia tidak pernah minjam minjam barang " bu dewi bingung
soalnya rohli tidak pernah meminjam barang dari dulu.
" ini juga laptop.. lebih tidak mungkin, jadii.. ah mending nanti tanya aja langsung ke orangnya " gumam bu dewi
lalu bu dewi merapikan tempat tidur rohli
rohli sudah selesai mandi dan balik ke kamar
melihat pintu kamar ke buka dia tidak banyak pikir, paling paling ibu pikirnya
sampai di pintu betul saja ibunya lagi beresin tempat tidur
" pagi bu " ucap rohli lalu memasuki kamar
bu dewi berbalik mendengar itu .
" tumben bangun pagi. " ucapnya spontan setelah memandang rohli
' walah kirain kamana, ternyata mandi ' benak bu dewi
tapi setelah itu sudut mulutnya berkedut
__ADS_1
' whattt..!!! ' bu dewi terkejut melihat sosok tubuh seksi rohli
" haha bagus dong ma. jadi mama tidak perlu bangunin aku " canda rohli.. rohli melihat tatapan mama nya mengarah ke perut nya membuatnya secara tidak sadar melirik ke perut nya
' duh ' rohli baru inget kalau tubuhnya sudah bertranformasi , dan sekarang dia cuma pakai celana pendek aja.
tapi melihatnya mamanya melongo membuat rohli tersenyum
bu dewi tersadar kalau dia bengong di perhatikan rohli. agak malu
" huh, besok juga kesiangan lagi. " ucap bu dewi berbalik merapikan tempat tidur lagi , walau sudah selesai
' malu.. malu.. sama anak sendiri panas ' benak bu dewe dengan pipi agak merah
rohli menggelengkan kepala saja melihat tingkah ibunya
meskipun rohli menyayangi ibunya tapi dia tidak memikirkan hal lain
ya walaupun kadang kepikiran hal nyelenih mendorong ibunya ke tempat tidur tapi selalu di buang buang jauh oleh rohli dari pikirannya
secara ibunya masih 38 th, body masih segar, dan cantik . siapa yang tidak tertarik
tapi itu ibunya sendiri jadi dia membuang pikiran itu
" mama udah selesai masaknya?? " ucap rohli sambil mengambil kaos kasual di lamari
" eh iya jadi lupa.. makanan sudah siap. ayo sarapan pagi " ucap bu dewi dan bergegas keluar seolah tidak ada apa apa
" wkwkwk " rohli ckikikan melihat ibu nya
setelah menyemprot parfum dan memakai jam tangan nya rohli berjalan ke dapur juga..
di saat sedang makan bu dewi membuka topik
"hp dan laptop itu punya siapa li? tadi mama liat di kamar mu" tanya bu dewi
rohli yang mau memasukkan makanan ke mulut nya terhenti mendengar pertanyaan mama nya
tapi lanjut makan lagi
setelah menelan dia baru menjawab
" milik rohli ma " jawab rohli ringan masih fokus makan
bu dewi melihat rohli santai biasa saja terkejut tapi agak meragukan
"? punya kamu"
" iya ma "
bu dewi heran tidak tau mau ngomong apa
dia bingung kok bisa gitu
melihat kebingungan mama nya rohli ngomong lagi
" kan kemaren rohli bilang punya uang ma, kebetulan hp rohli udah agak macet jadi rohli beli "
" iya mama percaya kamu punya uang, tapi mama juga tau itu hp dan laptop mahal kan? kok.. dari mana kamu punya sebanyak itu " bu dewi masih bingung
rohli hanya senyum aja
" rejeki ma. rohli dapet dari investasi online ma.... "
" investasi online? "
rohli menjelaskan ke bu dewi detail
ya walau rohli tidak dapet dari itu tapi rohli tau tentang itu jadi gampang gampang saja ngarang cerita
akhirnya mamanya percaya ...
" tapi ya itu ma , tidak selamanya beruntung. oleh karena itu aku mau buka bengkel . biar stabil . "
bu dewi ngangguk ngangguk saja. mungkin dia tidak begitu ngerti tentang bisnis investasi tapi dia tau
" bagus lah kalau kamu berpikir begitu . oh ya kamu sekolahnya gimana? katanya minggu depan ujian akhir semester? "
tanya bu dewi
" oh iya ma , minggu depan uas . mama tidak usah khawatir , semua aman terkendali wkwk " ucap rohli lalu ketawa
" hayoloh ketawa. awas aja nanti nilai nya merah merah " ucap bu dewi melihat rohli kayak enteng sekali
" oiya ma uang mama simpan aja buat jaga jaga. uang ku sudah lebih dari cukup untuk bengkel ku "
" beneran cukup ? sudah ambil aja buat jaga jaga, takut kurang "
" sungguh ma. malah aku ada niatan buat renovasi warung "
"...."
setelah itu selesai makan rohli
bu dewi sekarang sudah tau seberapa banyak uang rohli.. dan tidak khawatir lagi setelah tau secara rinci . dia bangga dengan rohli
yang mana pada akhirnya dia hanya menekankan rohli agar tetap rendah hati
dia percaya dengar karakter rohli tidak akan sembrono menghambur hamburkan uang nya
tapi meskipun begitu bu rohli tidak pengen apa apa. dia lebih suka hidup sederhana
rohli yang ingin membeli bahan bangunan pergi ke rumah salah satu tetangganya yang memiliki mobil pick up L300 .
tentu saja rohli berjalan kaki
'huh beginilah kalau tidak memiliki kendaraan, hm sebaiknya nanti mampir di dealler sepeda motor setelah ke toko mabel ' gumam rohli
beberapa menit kemudian nyampek ke rumah pak romli
di depan rumah pak romli ada istrinya yang sedang menjemur pakaian
pak romli ini berusia 45 an dan istrinya 41 an yang bernama husna..
bu husna melihat rohli berjalan ke arahnya
" rohli ? tumben pagi pagi sudah keliatan" ucap nya sembari senyum
" hehe.. biasa bi anak muda, kayak tidak pernag liat aja. oh ya paman romli nya ada ? " ucap rohli menanggapi bu husna langsung to the point
" ada tuh di dalam . ada perlu apa emang li ?" ucap bu husna tampak penasaran..
" ini bi. aku mau minta anter beli barang ke kota bi. paman pagi ini bisa tidak? " ucap rohli bertanya.
di desa emang tidak banyak yang memiliki mobil pick up.. salah satunya pak romli. warga sering memamkai jasa pak romli
" walah itu ya. tidak tau, kayaknya lagi kosong pagi ini.. aku tanyain dulu.. atau kamu ngomong sendiri aku panggil dulu " ucap nya, tanpa menunggu jawaban rohli dia bergegas ke dalam rumah
rohli hampir akrab dengan setiap warga. kecuali ada warga baru
__ADS_1
rohli juga melihat ke pinggir rumah mereka ada pemuda sedang memandikan ayam
" woyy ren... " seru rohli , lalu menghampirinya
namanya rendi usianya 20nan . anak pak romli dan bu husna..
rendi mendengar seruan itu menoleh , tau itu rohli
" oh rohli??? ngapain pagi pagi gini udah ngloyor aja " sapa rendi sambil memandikan ayam nya
" haha.. lo tu kebiasaan emang. orang nya belum mandi malah mandiin ayamnya "ucap rohli ketawa
" huh" rendi kendengus memutar matanya, tau rendi bercanda
" lo ngapain ke sini tumben?? " tanya rendi
" ini ada perlu ke paman, btw lo punya ayam ini aja?? " ucap rohli sekenanya lalu bertanya
" tuh ada di kandang satu lagi. gue punya dua aja sih "
rohli ingat bahwa rendi kerja di dealer
" eh gue btw katanya lo kerja di dealer motor ?? bener tah? "
btw rendi ini dulu kakak kelas rohli di jurusan otomotif. waktu rohli kelas satu.. dia udah kelas tiga
" udah nggk lagi. resign gue " jawab rendi santai
" lah kenapa?? kan enak kerja di kota?" rohli agak terkejut.. rohli sudah lama kenal dengan rendi.. dia tau pasti ada something yang membuat nya tidak tahan
" tergantung lah. namanya juga perkerjaan tidak semua nyaman .aslinya pekerjaan nya tidak masalah tapi rekan kerja nya aja yang ******" jawannya agak kesel
" iya juga sih.. terus sekarang? "
" tidak tau.. baru 2 hari yang lalu juga aku keluar nya "
" haha sentai aja.. mau kerja bareng tidak?? "tanya rohli iseng. rohli berpikir tidak enak juga kerja sendiri.. siapa tau rendi mau
" kerja?? maksutnya ?" ucap rendi bingung
" ya kerja ren.. aku mau buka bengkel ,daripada kamu tidak ada kerjaan mending kerja di aku dulu kan enak. biar tidak mandiin ayam mulu haha " ucap rohli ketawa
" lo mah ngejek kampret " ucap nya melengos
" beneran ren.. ini gue minta anter ke paman romli mau beli bahan bangunan ke mabel buat bengkel.. serius ini " ucap rohli
" lo beneran mau buka bengkel? ah jangan aneh aneh ..lo belum lulus aja udah buka bengkel aja" ucap rendi masih tidak percaya
" astaga.. liat aja nanti kalau tidak percaya "
" serius? "
" serius bego , ayo ikut aja.. sekalian bantu gue juga nanti bangun bengkel.. "
" okelah, lagian aku garing juga di sini "
saat rohli sedang ngobrol dengan rendi
pak rohli sudah keluar dari rumah mencari keberadaan rohli. dia melihat rohli sedang bersama anaknya rendi lalu menghampiri mereka
rendi melihat kedatangan bapak nya
" tuh bapak udah keluar. "
rohli tidak melihat karena membelakangi pak romli
rohli menoleh
" pagi paman "
" pagi . katanya kamu mau minta di anterin ke kota?? " tanya pak romli memastikan
" betul paman. aku mau beli bahan bangunan, kayu dan beberapa hall paman " ucap rohli
pak romli agak terkejut
" bangun bengkel? "
" iya paman , kebetulan di sini kan masih tidak ada bengkel jadi mumpung ada modal aku kepikiran buka bengkel kecil kecilan dulu paman biar orang tidak jauh jauh ke luar desa kalau mau nambal ban , ganti oli dan hal kecil lainnya." rohli senyum
" tapi kamu kan masih sekolah? "
" ya gapapa paman lagian aku tidak buka penuh waktu rencananya. itung itung biar tidak hilang hasil belajar di sekolah kalau di praktekin setiap hari "
pak romli mangangguk ngangguk
" jadi jam berapa berangkat nya? "
" nanti agak siangan dikit paman, sekarang masih jam 7 ..jam 8 nan kita berangkat "
setalah itu rohli pergi ke salah satu warga ahli kuli bangunan.. rohli sebelum nya juga kadang ikut kerja nguli.. jadi cukup akrab dengan ketua kuli bangunannya atau bisa di sebut mandor desa
namanya pak mamad berusia 50 an
awalnya rohli ingin buat cuma kecil kecilan dari kayu dan seng doang.. tapi setelah di pikir pikir lebih baik langsung pakek dinding aja atau corr
jadi rohli butuh pekerja bangunan..
di rumah pak mamad hanya 30 menit an.. bahas rencana bangun bengkelnya
rohli akhirnya memutuskan bangun bengkel seluas 36 m persegi. juga di sampingnya rohli mau bangun sekitar 50 m persegi buat nanti. tapi belum di rencanain buat apa.. rohli berpikir buat garasi aja dulu... bengkelnya ya seperti ruko gitu yang pintu nya memakai folding gate
kedepannya siapa tau tambah banyak pelanggan.. karena niat sebenarnya bukan hanya bengkel tambal ban.. itu hanya permulaan saja.. aslinya rohli berniat buka bengkel untuk orang yang mau garap sepeda motor balap.. seperti drag race, road race gitu.. karena di kecamatan atau kabupaten tempat rohli tinggal masih banyak orang punya hobi itu.. anak anak muda seangkatan rohli bahkan sampai dewasa pun banyak.. dan tempat garap paling top mereka harus nyebrang laut dulu.. atau bisa di bilang di kabuten tempat rohli tinggal tidak ada bengkel garap sepeda top jadi rohli yang mendapat kan keahlian dari berkah system dan juga memiliki hobi terpendam jadi joki pun tidak mau menyia nyiakan berkah system itu
ya walaupun tidak jago joki tapi setidaknya bisa belajar perlahan , juga dengan keahlian mekanik top pasti akan mempermudah rohli dalam belajar
balap drag ilegal pun masih banyak di kota kota
rohli sering nonton di malem minggu dini hari sekitar jam 2 sampai 3 pagi hari.. ya walau kadang di grebbek polisi.. kadang juga rohli nonton drag bike resmi kalau ada event drag/road race di kota tempat rohli tinggal.. ya jenis motor bebek seperti mie, satria fu, jupiter, ninja rr 2 tak, RX king, fiz R.. bukan motor gede
rohli paling suka motor RX king atau ninja rr 2tak.. kalau di suruh pilih pasti milih itu ketimbang motor lainnya.. entah itu ninja 4 tak, atau yang di atas 1000 cc..
tapi kalau harley rohli lumayan suka..
setelah jam 8 rohli berangkat ke kota dengan pak romli
rohli membeli berbagai kebutuhan bangunan.. batu, tanah pasir, semen 3roda dan lain lain...
sementara yang di bawa pakek mobil pick up pak romli hanya bawa semen nya doang dan hal hal kecil lainnya doang. kalau tanah dan yang lainnya biar pihak mebel yang nganterin pakek truck
rohli juga dealer honda. beli motor untuk mama nya biar di pakek rumahan.. biar tidak jalan kaki
rohli memilih beli motor honda beat.. ringan, tidak terlalu kecil atau besar.. pokoknya enak kalau di pakek mamanya
untuk rohli sendiri rohli harus ke dealer kawasaki.. rohli beli ninja rr 2tak.. aslinya pengen RX king tapi tidak ada di dealer. ada nya di buka lapak atau beli ke orang karena sudah tidak di produksi, oleh karena itu rohli berpikir biar belakangan aja beli itu nunggu nemu yang jual dan kondisi motornya pas.. sulit nemu mesin yang masih bagus
semua masih di bawah 100 juta
motornya akan di anterin oleh pihak dealer nanti sore
rohli menghabiskan 6 jam.. dari jam 8 sampai jam 2 ..akhinya selesai dan pulang..
__ADS_1