
Melihat Wei yu yang kini melakukan pengobatan pemuda tampan jubah sutra menatap di kejauhan ,, siluet mata tak senang tersebut pancar di matanya ..
pasalnya ia kesal kala Wei yu memanggil fuxue dengan panggilan Sayang , tentu itu jadi pertanyaan di benaknya ..
melihat tingkah tuan mudanya . kapten Ling pun mulai menjelaskan akan situasi fuxue , dan membuat Ren Tian makin memandang jijik Wei yu ..
" sial , ternyata suami , istri , " pikirnya
" tapi masa ia Dewi secantik itu mau dengan pria biasa seperti dia ?? atau ..." sepintas pikiran licik berkelebat di benak Ren Tian ..
" Tuan muda perhatikan , tatapan anda bagai mana pun , mereka penolong kita " ucap kapten Ling yang menyadarkan nya dari pikiran keji tersebut ..
di sisi lain Wei yu akhirnya selesai mengobati prajurit yang terluka dan mereka pun mengucapakan terima kasih pada Wei yu dan akan membalas kebaikannya .. namun Wei yu hanya berkata " baiklah jika kalian memang ingin balas Budi , kalian tinggal mengganti bubuk obat yang saya habis kan untuk kalian " ucap Wei yu ..
" un " para prajurit pun mengangguk
__ADS_1
untuk satu bungkus bubuk obat Wei yu memberi harga 1 koin perak ..
awalnya ia pikir itu terlalu mahal namun respon prajurit selanjutnya membuat ia menyesal akan ketidak tuanya .. pasalnya harga termurah untuk sebuah obat di kota besar di hargai 5 koin perak itupun yang umum dan paling murah .
namun orang yang mengobatinya hanya memberi harga 1 koin emas dan lagi bubuk obat yang ia berikan dapat dirasakan ke efektipanya dan memberi rasa nyaman ..
luput dari sesal Wei yu pun tersenyum karena ia menghasilkan kan uang untuk prlertama kalinya , dan lumayan banyak sekitar 7 koin perak .. untuk orang bias itu bisa dianggap cukup untuk kebutuhan sehari hari selama sebulan namun beda lagi bagi kultivator ..
berdiri dan berjalan menoleh ke arah fuxue sedikit dan membuang wajah ..
membuat fuxue mengerutkan kening keheranan .
" Kaka Wei , apa yang terjadi " ucap fuxue bingung
" tidak ada " balas nya singkat sembari berjalan lebih cepat ..
__ADS_1
membuat fuxue semakin bingung di buatnya ..
tak lama kemudian di depan mereka seorang pemuda tampan menghalangi Jan Wei yu sembari tersenyum dan menyangkutkan tangannya .. " salam"
ucapnya " ya ya ya , salam " balas Wei yu acuh tak acuh yang membuat fuxue mengerti akan sikaf aneh kekasihnya .
" ahhhhh, apa ini , apakah Kaka Wei cemburu ," batin fuxue " begitu ya kalo dia cemburu , " lanjutnya " eeeemmm , manisnya " gemes fuxue yang tanpa sadar tersenyum penuh arti memandang Wei yu ..
sementara itu Ren Tian yang mendapat jawaban acuh tak acuh pihak lain menampilkan muka tak sedap di pandang ..
" maaf tuan bukankah sedikit tidak sopan " ucapnya ..
tersenyum Wei yu mendengar ucapan pihak lain ..
" akh , tidak sopan ya . maaf karena akhir akhir ini saya aga sensitif , karena dari kemarin saya bertemu banyak bajingan yang memandang penuh nafsu terhadap istri orang " ucap Wei yu yang sontak membuat Ren Tian geram " kamu.." ucapnya sembari menunjuk Wei yu " heem ,, apa ada yang salah , " bingung Wei yu , " dasar aneh " lanjut nya karena pihak lain tidak menjawab .
__ADS_1
dapat di lihat bahwa Ren Tian ini cukup pintar dalam melihat situasi ..
dan memang benar kalo ia tertarik terhadap fuxue .. namun tak ada niat di hatinya untuk merebutnya apa lagi setelah melihat sifat fuxue yang begitu menuruti Wei yu .. meski pernah ada niatan untuk melakukan hal buruk .. namun itu sudah melintas di pikirannya mengingat bahwa pihak lain telah menolong mereka ..