
Sebuah kota megah dapat terlihat sejauh mata memandang ...
orang orang lalu lalang terlihat kesana kemari , sibuk akan urusan mereka sendiri ..
para pedagang kaki lima tampak terlihat menawarkan barang yang mereka jual ..
" Jadi ini , ibu kota kekaisaran ... Sungguh megah nan besar. " ucap seorang pemuda yang kini berjalan di tengah antrian dengan tatapan kagum , Se ekor Rakun salju nampak berbaring malas di pundaknya ...
" selanjutnya .. " suara penjaga gerbang terdengar mengisyarat dan antrian pun kian menyusut ..
" ukh .. sungguh panjang " batinya kala melihat antrian yang saat ini kian memanjang .
" pyuuuh, aku jadi teringan saat perjalananku kemari , bagai mana dengan mu Riko ?? " tanya pemuda tersebut dan rakun salju pun menoleh dengan malas ..
" apa hubungannya denganku , diam lah jangan ganggu tidur siang ku " balas Riko yang membuat sudut mulut Wei yu berkedut dan rasanya ia ingin melemparkannya dari pundaknya .
Wei yu mengingat kembali hari hari kala ia keluar dari hutan lingkup daun ..
Ia dan Riko keluar dengan pakainya yang compang camping , sehingga membuat orang lain menganggapnya pengemis , kala itu banyak hal yang telah terjadi ,
Bertemu banyak orang baru dan menjadi teman , atau kenalan ..
hingga saat itu semuanya berjalan dengan lancar dan lancar membuat dua bulan telah berlalu dan kini ia berakhir di sini .. ibu kota kekaisaran Xiao , yang bernama Ibu kota Xiao . ( bingung kasih nama kota gitu ga papa ya ) .
Wei yu terhanyut dalam nostalgia nya sampai Tampa sadar hari menjelang sore dan tiba gilirannya melakukan pemeriksaan ..
" Maaf tuan , bisakah kita melakukan pemeriksaan " ucap penjaga yang membuat Wei yu tersadar dari lamunannya ..
__ADS_1
" aaah... sudah giliran saya ya " ucapnya yang melihat depan dan belakang dan melihat hari yang membuatnya membulat terkejut membuat penjaga mengerutkan kening .
" apa ada yang salah ?? " tanya sang penjaga ..
" ah , tidak tidak silakan " balas Wei yu menyerahkan kartu identitasnya ..
" mmmm , baiklah untuk biaya masuk nya dua koin emas " ucap sang penjaga yang membuat Wei yu terkejut akan harga memasuki kota yang begitu besar , namun untungnya ia mendapatkan banyak pasien yang membuatnya tidak kekurangan uang .
" un.. " ia pun menyerahkan 2 koin emas dan mengambil kembali kartu identitasnya sebelum melangkah memasuki kota..
" baiklah terimakasih " ucapnya ..
***
Melihat kota yang begitu ramai membuatnya terkagum akan hal tersebut ,
" apa maksud mu ?? " dengan menatanya Wei yu aneh ..
" ah tidak , aku hanya bergumam " balas Wei yu yang membuat Riko menatapnya dengan jijik ..
" apa arti tatapan itu ?! " dengan marah Wei yu mendengus kesal.
" ah tidak " balas Riko yang membuat Wei yu semakin dan semakin ingin melemparkannya ..
" huuuuh , lupakan " batinya dan ia pun mengambil dan membuang nafas panjang.
" oh ia bukanya kau mau menemui istrimu , apa kau tau di mana dia ?! " ucap Riko bertanya.
__ADS_1
" Ya secara dasar aku tau di mana dia , namun secara garis besar kita harus bertanya " balas Wei yu yang membuat Riko mengerutkan kening dan menatap aneh Wei yu ..
" ada apa lagi dengan tatapan aneh mu itu " tanya Wei yu yang mulai sangat sangat jengkel terhadap binatang peliharaannya ..
" tidak , aku hanya berpikir ada yang salah dengan mu " balasnya yang membuat Wei yu kini mematung dengan wajah merah karena marah .. mengambil Riko dari pundaknya ia menyunggikan senyum nakal , membuat Riko bereaksi dan menelan ludahnya kasar .
" ap , apa yang ingin kau lakukan .. " tanya nya yang kini mulai panik kala ia di timbang timbang oleh Wei yu ..
" ku mohon berhenti woy .. " lanjutnya ...
" kau menyuruhku berhenti ?? kau tanya aku ingin apa ,, maka pergi sana .. " balas Wei yu yang langsung melemparkan Riko ke langit membuatnya berteriak kala melesat dengan cepat mengagetkan orang orang di sekitar ..
" apa itu ?? "
" suara apa itu ??"
" apa kau mendengarnya ?? "
" tentu !! suaranya sungguh keras tidak mungkin aku tidak mendengarnya "
kerumunan orang orang mulai berkumpul mencari sumber suara , membuat Wei yu menggaruk kepalanya canggung . dan dengan cepat ia menangkap kembali Riko yang kini tengah jatuh dari ketinggian ..
dengan marah Riko menatap kesal dan kala ia akan mencibir dengan cepat Wei yu membungkam mulutnya dan matanya mengisyarat .. membuat Riko mendengus
" sial , tunggu pembalasan ku " batinya..
** pemberitahuan .. ** maaf untuk yang setia selalu membaca karya ini , untuk hari hari sebelumnya tidak bisa up ,di karenakan ya ada sedikit masalah , dan untuk ke depannya semoga bisa terus up tiap hari dan mampir juga ke , novel terbaru saya berjudul terjebak di dunia lain ..
__ADS_1