
" fuuuh , Rakun bau sialan " Teriak marah Wei yu mencibir , membuat sudut mulut musang salju berkedut ..
" Kau yang bau , seluruh keluarga mu yang bau , " berkata sambil melompat sang rakun kembali melesat , cepat ..
Tongkat kayu di pegangannya bersinar dan memberikan getaran yang berfluktuasi di udara ...
Wei yu yang melihat serangan , memacu energi nya menuju tombak , membuat fokusnya dalam pertahanan ...
" faaang" tombak dan tongkat berada membuat udara terdistorsi , energi menyebar merobohkan pohon pohon kecil di sekitar , daun daun melayang menyebar .. membuat area sekitar pertarungan tampak bersih ..
Setelah benturan keras .. kedua nya mundur secara bersamaan dan kembali saling menyerang ..
Rakun yang kecil dengan gerakan yang lincah dan cepat membuat Wei yu , merasa kesulitan akan pertarungan tersebut ,
Ditambah pengalaman bertarung Wei yu benar benar sangat kurang , terlepas dari pengalaman yang kurang , Wei yu juga terluka saat serangan pertama .
Rakun tersenyum kala mengetahui kekurangan lawanya... dengan segenap kemampuannya ..
ia mulai mempercepat gerakannya , berlari mengelilingi Wei yu ,
Wei yu pun terjebak di tengah pusaran yang tercipta dari gerakan putaran cepat sang rakun , " wuuuung pah .. " pusaran semakin terlihat melebar dan meninggi .. menciptakan. pusaran angin yang mengamuk ..
membuat Wei yu mulai ke hilangan konsentrasinya akibat dari udara yang menipis ..
berpikir akan situasi di hadapannya , sebuah tongkat tiba tiba datang dengan cepat mendorong dari punggungnya ..
" paaaaah. "
" sial " rengek Wei yu seketika tersungkur di tanah ..
sebelum ia bisa memposisikan diri serangan kembali datang hampir mendarat di wajahnya.. tanpa pikir panjang ia menghindar dengan menjatuhkan dirinya ke belakang hingga kepala nya membentur tanah ..
__ADS_1
serangan lain kembali datang , ia pun berguling ke kiri .. berdiri memperhatikan sekitar pusaran mulai menyempit .. dan pernapasanya semakin sulit ..
dengan tatapan dingin , dan konsentrasi penuh nya ... kilatan muncul di matanya .. pola emas di kedalaman jiwanya sedikit terbuka energi mental kekacauan meresap menyatu dalam pokusnya ..
Tombak hitamnya mulai berdengung ..
serangan tongkat sang rakun mulai tertahan oleh setiap tarian tombak Wei yu membuat dentuman dan percikan api dapat terlihat ..
setelah menahan serangan terakhir . udara sekitar Wei yu yang tipis berubah , berfluktuasi dan mengacaukan pusaran sang rakun , membuat sang rakun dengan. panik , mengeksekusi kan serangannya dengan kekuatan dan kecepatan penuhnya ..
agar musuhnya tidak memiliki kesempatan untuk melakukan gerakan ..
Namun gerakan sang rakun selangkah terlambat ..
" gerakan pertama , tombak mengguncang bumi ,, " gumam Wei yu sembari mengarah kan tombaknya lurus ke arah pusaran dan bertemu tongkat yang secara kebetulan akan menyerangnya . ..
sehingga kekuatan besar keduanya beradu membawa gelombang yang bahkan lebih kuat ..
pohon pohon besar tumbang seketika ..
menciptakan sebagian hutan tampak terlihat kacau .. dan bersih ..
Setelah energi memudar terlihat ke duanya tergeletak penuh luka .. di dalam lubang besar sedalam 3 meter..
" Manusia bodoh , kau lumayan kuat " ucap sang rakun sembari merangkak mengambil tongkat kayunya , yang tetap terlihat utuh , dapat di lihat bahwa tongkat kayu itu bukan tongkat kayu biasa ..
" kau juga rakun bau " balas Wei yu sengit .
sembari meraih tombaknya...
dua mahluk merangkak dapat terlihat di dalam lubang besar.
__ADS_1
mereka berdua saling melemparkan seruan hinaan , se akan tidak mau kalah satu sama lain ..
Dapat terbayangkan , jika ada seseorang yang melihat kekonyolan ke duanya .
Keduanya akan berharap untuk tenggelam se dalam dalam nya.
namun beruntungnya .. hutan saat itu sepi tanpa pengunjung .
dan hanya mereka berdua yang saling menghina yang dapat terlihat ...
Keduanya sampai di saat yang bersamaan ..
meraih senjata masing masing ..
ke duanya berdiri ..
Saling menatap dengan tajam ..
se orang manusia dan rakun saling mendecakan lidahnya. .
" cihhh ... " ucap keduanya sembari membuang muka ..
" apa liat liat " ucap Wei ketika mencuri pandang ..
" siapa yang melihat mu , jangan terlalu percaya diri .. manusia gila " balas sang rakun dengan kesal ..
" kau yang gila , seluruh keluarga mu yang gila " balas Wei yu dengan tak mau kalah ..
membuat keduanya terlihat konyol ..
dan pertengkaran pun kembali terjadi ...
__ADS_1