
Happy reading π
Sepulang Dari rumah nya Kelvin, Allysha lanjut mencari Alfin.Walau Kelvin mengata kan Kalau Alfin menenang kan diri,Tetap saja Allysha mencari Alfin.
Ia sangat khawatir dengan keadaan Alfin, Apalagi setelah di tinggal pergi Mama nya untuk selama lama nya.
"Tuut...tuutt...Maaf , Nomor yang anda tuju sedang tidak Aktif ! Coba lah beberapa saat lagi ! "Terdengar Suara Operator, Saat Allysha menelpon Alfin.
"Kamu kemana sih Fin,Aku telponin dari kemarin enggak ada jawaban juga ! Bikin aku makin khawatir aja sama Kamu !" Gumam Allysha.
Sudah dua hari berlalu,Alfin Tak kunjung bisa di hubungi oleh Allysha,Ia sudah berusaha mencari Alfin ke rumah teman teman nya dan ke tempat tempat yang pernah Alfin kunjungi, Tapi tak ada yang tahu keberadaan Alfin.
Saat Ia sudah putus Asa mencari Alfin,Tiba-tiba di pikiran nya terlintas ucapan Kelvin waktu itu,Bahwa Terakhir kali Kelvin melihat Alfin Masih berada di pemakaman tempat mama nya di kubur.
"Arghhh kenapa baru kepikiran sekarang sih ? Bodoh banget aku ini ! " Ucap nya sambil mengacak rambut nya.
Ia pun langsung bergegas menuju ke tempat pemakaman Umum.
"Semoga kali ini aku bisa menemukan kamu !"Gumam nya sambil terus berjalan Masuk ke dalam pemakaman.
Di pemakaman, Allysha terlihat celingukan mencari Alfin di pemakaman yang sangat luas.
"Bagai mana Aku bisa menemukan Alfin,Di tempat pemakaman umum yang luas begini ?!"Gerutu nya.
Hingga datang lah seseorang menghampiri nya,Karena Melihat seorang gadis yang sedang celingukan.
"Adek Lagi cari apa ? Siapa tahu kakek bisa bantu ! Perkenal kan,Nama kakek Adalah Pardi,Kakek adalah penjaga makam di sini ! "Tanya seorang Kakek penjaga Makam.
"Eh iya Kek,Oh jadi kakek Pardi penjaga makam di sini ! perkenalkan kek Nama saya Allysha."Ucap nya sambil menyalami kakek Pardi.
"Jadi gini kek,Saya lagi cari seseorang di sini ! Apa kakek lihat seorang laki laki bertubuh tinggi,Muka nya ganteng,Kulit nya putih, Seumuran dengan saya kek ! " Tutur nya
"Oh Adek nyari Nak Alfin toh ! Kebetulan Dia ada di rumah kakek " Ucap nya sambil tersenyum.
"Kok kakek tahu nama nya ?! Terus,kenapa Alfin bisa berada di rumah kakek !" Tanya Allysha.
"Iya Dia yang beri tahu kakek ! Jadi,Nak Alfin waktu itu...
Flashback On !
Hujan terus saja mengguyur Di malam yang sunyi sepi,Hanya ada suara jangkrik jangkrik Dan Katak yang bersorak bahagia dengan datang nya Hujan.
Sebuah sorotan cahaya senter, berhenti tepat pada seseorang yang sedang tergeletak pingsan.
Kakek Pardi yang akan pulang, Terkejut kala Ia tak sengaja senter nya menyorot seseorang yang pingsan di gundukan tanah kuburan yang baru saja di makam kan pagi tadi.
Kakek Pardi segera memapah tubuh Alfi ke rumah nya yang terletak di Seberang jalan pinggir sungai.
Sesampai nya di pintu rumah,Kakek Pardi mengetuk pintu,Nenek Ani Pun membuka kan pintu.
Nek Ani begitu terkejut suami nya membawa seorang pemuda yang tengah pingsan.
"Pak ! Siapa dia? Kok bisa pingsan gitu !" Tanya Nek Ani penasaran dengan pemuda yang di bawa suami nya.
"Tadi bapak menemukan nya di makam dengan keadaan yang sudah pingsan Bu !" Ucap kakek sembari merebah kan tubuh Alfin ke kasur, mengganti pakaian nya yang basah kuyup dengan pakaian kakek Pardi.
__ADS_1
"Tak apalah pemuda ini memakai baju ku walaupun agak kebesaran sedikit, Dari pada masuk angin ! " Gumam nya.
Setelah selesai memakai kan baju nya pada Alfin,Tiba tiba Alfin mengigau.
"Ma...mama... Jangan tinggalin Aku !"
ngigau Alfin memanggil manggil mama nya hingga beberapa kali.
"Astaghfirullah !! Kenapa Badan nya panas sekali ! seperti nya dia demam" Ucap nya sambil memegang kening Alfin.
"Bu ...ibu...cepat kesini "Teriak kek Pardi pada Istrinya.
"Kenapa pak ?? Kok teriak teriak ?" Nek Ani segera menghampiri suami nya.
"Cepet Ambil kan handuk lembut dan air hangat untuk mengompres pemuda ini !" Perintah nya
"Baik pak ! memang nya dia demam ya pak?" Ucap nya sambil melenggang ke dapur mengambil handuk kecil dan air hangat.
Setelah beberapa menit kemudian,Nek Ani segera mengompres Alfin bolak balik karena panas nya tidak turun turun juga.
Hingga keesokan pagi nya,Alfin Terbangun mengerjap kan mata nya berkali kali.
"Hah...Aku ada di mana? kenapa aku bisa Disini !" Gumam nya sambil menatap langit langit rumah yang terasa asing bagi Nya.
"Alhamdulillah, Akhir nya kamu bangun juga Nak ! Apa sudah enak kan? " Ujar Kek Pardi
"Iya Kek,Kalo boleh tau Kakek siapa ya ? Kok Aku bisa di sini ?! " Tanya nya.
"Saya Kakek Pardi penjaga makam seberang sana ! Dan ini Nek Ani Istri Kakek.Kamu pingsan Di kuburan dan kakek yang membawa mu kesini ! " Jelas nya.
" Iya Nak ! " Ucap nya serentak
Flashback Off.
"Oh jadi gitu ya cerita nya kek" ucap Allysha sambil mengangguk ngangguk.
"Iya Nak Allysha ! " Ucap Kek Pardi
"Kek,Aku mau ketemu sama Alfin ! " Ucap nya sambil tersenyum.
"Mari Ikut Kakek Ke rumah ! " Ucap Kek Pardi.
" Baik Kek ! " Ucap Allysha berjalan mengikuti Kek Pardi.
******
Di sebuah Proyek pembangunan gedung, Tempat Arman bekerja.
Arman yang giat dalam bekerja dan tentu nya Jujur, Membuat nya Naik pangkat menjadi mandor bangunan.
Mandor yang sebelum nya telah di pecat dan di masukan ke penjara karena curang, Menilep dana perusahaan Dan mengganti bahan bangunan Kualitas rendah yang pasti harga nya lebih murah.
Yang pasti membuat perusahaan rugi besar,Dan pada Akhirnya Arman Di angkat jadi Mandor.
Dan membuat orang orang yang sudah bekerja lebih dulu dari pada Arman,Iri hati.
__ADS_1
"Harus nya aku yang di angkat jadi Mandor,bukan Si Arman itu ! Aku lebih dulu bekerja di sini,Kenapa Arman yang naik pangkat? " Protes para kuli bangunan pada Atasan nya.
"Sudah !! Sudah ! Jangan protes dengan keputusan ku ! Yang pasti aku memilih Arman,Karena dia orang yang tepat untuk memegang proyek ini ! Dan Aku yang memegang kendali di sini ? Kalo masih protes,Silah kan Kalian mengundur kan pada pihak HRD dan Ambil Pesangon kalian.!" Ucap sang Atasan
Para Kuli tersebut langsung bubar dan kembali bekerja, Walau pun mereka kecewa dengan keputusan Sang Atasan,Tapi harus bagai mana lagi ? dari pada di keluarkan dari pekerjaan tersebut lebih baik mereka diam.
"Akan ku pasti kan kamu akan di pecat dari pekerjaan ini Arman " Gumam seseorang tersenyum menyeringai.
********
Setibanya di rumah Kakek, Allysha langsung di persilahkan untuk duduk di ruang tamu.
"Bu tolong Ambilkan minuman untuk tamu kita !" teriak Kek Pardi
"Iya pak ! Sebentar !!" Sahut Nek Ani dari dapur.
"Nak, Nanti Kakek panggilin Nak Alfin dulu ya !" Ucap nya sambil bergegas menuju kamar yang ditempati Alfin.
"Iya kek ! "Ucap nya.
Baru beberapa langkah,Nek Ani menghentikan langkah Kek Pardi,Sambil membawa jamuan untuk Allysha.
"Pak, mau kemana ?" Tanya Nek Ani
"Bapak mau Ke kamar Nak Alfin !" Ucap Kek Pardi.
"Loh !!! Bapak Enggak tahu ya kalau nak Alfin sudah pulang ke rumah nya dan titip salam untuk bapak !"
"Oh ternyata Nak Alfin pulang toh? padahal ada yang nyariin ! kapan dia pulang Bu ?! " Tanya Kek Pardi.
"Iya Tadi pagi Setelah bapak berangkat bekerja ke makam,Dia langsung pamit ! Katanya dia harus segera pulang takut di cariin Papa nya,Emang siapa yang nyariin Nak Alfin Pak ?"
"Oh jadi gitu ya ! Itu Nak Allysha Yang nyariin !" Kata nya dia teman nya Nak Alfin.
"Iya pak ! Yaudah hayu pak kita beritahu Nak Allysha kalo Nak Alfin udah pulang ke rumah nya."
"Nak Allysha ini silahkan di minum ! " Ucap nya sambil menyodorkan minuman.
"Loh Kek,Alfin kemana? Ko tidak ikut sama Kakek? Apa dia masih sakit? " Tanya Allysha.
"Jadi gini Nak Allysha, Sebenarnya Alfin sudah pulang dari tadi pagi setelah Kakek Pardi berangkat bekerja Dan kakek tidak tahu !."Ucap Nek Ani.
" Oh jadi Alfin udah pulang tadi pagi Nek !? Kalau gitu saya mau pamit pulang ya Kek,Nek !" Ucap Allysha sambil pamit kepada kedua nya.
Bersambung.....π
Hai Readers tercinta π
Jangan lupa like komen vote dan beri hadiah πΉπΉπΉπΉ
Ini Novel Pertama Author,Mohon maaf apabila banyak kesalaha**n,Typo** Dan lain sebagainya.
Silahkan beri saran positif untuk Author yang masih dalam tahap belajar ini !
Terima kasih β€οΈ
__ADS_1