
Happy reading π
Mobil yang di kendarai Alfin bersama Papa nya Ter pelanting Jauh Ke dalam Jurang yang cukup dalam.
Sedang kan Mobil Truk yang menabrak Mobil Alfin, Menabrak sebuah Pohon besar di pinggir pembatas jalan.
Kerabat Alfin yang melihat nya,Terbengong Syok melihat kejadian mengenaskan itu.
Ada juga beberapa yang berusaha menelpon Polisi Dan Tim pemadam kebakaran.
"Halo Pak Polisi, Saya mau memberi tahu Bapak,Bahwa Ada kecelakaan di jalan Kemayoran No xxxxx Harap segera datang.Terima kasih!" Ucap Salah satu orang yang melihat nya.
Mobil Sedan Yang Alfin Kendarai,Hancur di bagian depan dan Samping nya.
Alfin bersama Papa dan sang Sopir masih berada di dalam mobil.
Adnan yang hanya cedera di bagian Kepala, Tersadar dan mulai membuka mata.
Walau kepala nya sangat pusing,Ia Segera Membangun kan Sopir pribadi nya,Tapi ternyata Pak sopir sudah tak bernyawa.
Alfin terluka parah di bagian kepala sampai bocor dan bersimbah darah,Karena kepala nya terbentur beberapa kali saat mobil yang di kendarai nya terpelanting ke jurang.
Bahkan,Salah satu kaki nya Alfin Terjepit Jok depan Mobil, Sehingga susah untuk mengeluar kan nya.
Adnan berusaha mengeluar kan Kaki nya Alfin dengan sisa tenaga nya.
Setelah bersusah payah,Akhir nya sedikit demi sedikit Ia bisa mengeluar kan kaki Alfin yang terjepit.
Ia pun membuka pintu mobil Agar bisa segera keluar,Karena Mobil tersebut sudah mengeluar kan banyak Asap.
Setelah berhasil keluar,Ia pun membuka pintu samping mobil untuk menyelamat kan Alfin yang terluka parah.
Tapi di saat Ia membuka Pintu nya, Keluar lah Api dari mobil membuat nya kesusahan menolong Anak nya.
Tidak membutuh kan Waktu lama,Polisi segera datang menghampiri Adnan yang sedang mengeluar kan anak nya.
"Pak tolong bantu keluar kan Anak ku !" Seru papa Adnan sambil menangis.
"Pa ! Tolong Bapak segera menjauh dari mobil tersebut, Sebentar lagi mobil nya Akan meledak.!!" Ucap salah satu Polisi.
"Tidak Pak ! Saya akan menyelamat kan anak saya dulu !" Ucap nya sambil terus mencoba mengeluar kan Alfin.
Adnan yang tidak mematuhi himbauan dari polisi,Segera menyeret paksa untuk menjauh dari mobil tersebut.
Adnan berontak,Tapi mau bagaimana lagi ?! Tenaga nya sangat lemah dan setelah itu pingsan.
Tidak lama mereka menjauh,Mobil nya pun meledak...
__ADS_1
Duarrrr ....Jeddeerrrr....
Api semakin membesar, Lalu datang lah Tim pemadam kebakaran.
Setelah padam,Tim SAR Pun datang untuk mengevakuasi mayat korban.
Terdapat dua mayat laki laki dalam keadaan gosong dan wajah nya pun sudah di kenali.Tapi,Salah satu dari mereka berdua sama persis dengan Alfin dan sedang memegang sebuah kotak cincin.
Mereka pun akhirnya membawa nya ke rumah sakit untuk di lakukan tindakan Otopsi jenazah.
Sementara Adnan Sudah berbaring di ruang UGD, Masih dalam keadaan tidak sadar kan diri,Tangan nya Di infus dan kepala nya di perban.
*******
"Ini sudah jam berapa? Kok acara nya belum mulai juga?" Tanya salah satu tamu.
"Bagai mana ini Allys?Apa kita tunda Aja acara pertunangan nya? Sudah 2 jam lebih kita menunggu Kedatangan Alfin dan keluarga nya,Tapi tidak datang datang !"Ucap Ibu Rukmini
"Kita tunggu sebentar lagi aja Bu ! Aku yakin Alfin dan keluarga nya pasti akan datang!" Jawab Allysha
"Nak, Kasian para tamu sudah menunggu lama! Lebih baik kita tunda aja ya !"Ucap Arman
"Yaudah deh Yah ! Allysha nurut aja apa kata ayah! Kalau memang ini yang terbaik." Jawab nya menunduk kan Kepala nya.
"Alfin,Kamu kemana sih ? Ko belum datang juga? Apa kamu lupa bahwa hari ini adalah hari pertunangan kita !" Batin Allysha berkaca kaca.
Satu persatu tamu pun berhambur an pergi meninggal kan tempat acara.
Sebenar nya,Orang tua Allysha sangat malu bercampur emosi dan kecewa, pertunangan putri nya ter tunda.
Mereka sangat kecewa pada Alfin Karena tak menepati janji nya.
**********
Di rumah sakit yang sama,Rani telah di periksa oleh dokter Roy.
Kedua orang tua dan Pembantu nya terlihat sedang duduk di ruang tunggu.
Hingga pintu pun terbuka, Terlihat dokter Roy memasang wajah tenang.
Mereka pun berdiri menghampiri sang dokter.
"Dok,Bagai mana keadaan Anak kami? " Ucap Marwan Papa nya Rani Khawatir.
"Ia dok,Apa Rani baik baik saja?" Timpal Elsa Mama nya Rani.
"Nona Rani baik baik saja Tuan,Nyonya !" Jawab dokter Roy
__ADS_1
"Alhamdulillah kalau anak kita baik baik saja!" Ucap Marwan.
"Tapi dok,Emang nya Rani sakit apa?" Tanya Elsa.
"Nona Rani hanya kekurangan
Nutrisi dan terlalu banyak pikiran membuat dia stress, Untuk kedepan nya Tolong di jaga pola makan, Istirahat yg cukup dan jangan buat dia banyak pikiran ! " Jelas dokter Roy.
" Oh gitu ya dok! Memang Rani Sudah tiga hari tidak mau makan dan mengurung diri di kamar nya dok !" Ucap Elsa.
" Oh ya,Kalau boleh tau Suami nya di mana? Ko enggak kelihatan?" Tanya dokter Roy.
Deg..
Pertanyaan Dokter Roy, membuat mereka terkejut dan terlihat mematung.
"Mohon maaf yang sebesar besar nya jika pertanyaan saya salah !" Ucap Dokter Roy tidak enak hati.
"Ya enggak apa apa dok ! Sebenar nya Putri Kami Rani itu belum menikah,Dia baru saja Lulus Sekolah ! " Ucap Marwan
"Saya mohon maaf sekali lagi pada Tuan dan Nyonya, Tapi Nona Rani saat ini sedang mengandung ! !" Jelas Dokter Roy.
Sekali lagi penjelasan dokter Roy membuat mereka tersentak.
" Dok,saya tidak salah dengar kan? Apa benar Rani Hamil? " Tanya Marwan dan Elsa
"Iya Tuan, Nyonya itu benar ! Dan sekarang Usia kehamilan nya baru jalan empat Minggu." Jelas dokter Roy
Mendengar pernyataan dari dokter Roy, tiba tiba Marwan Papa nya Rani memegang dada nya dan jatuh pingsan.
Dan langsung di bawa ke ruang perawatan, Marwan punya riwayat penyakit jantung sebelum nya,Dan setelah mendengar bahwa putri nya hamil di luar nikah,Ia pun terkena serangan jantung.
Bersambung...π
Hai Readers tercinta π
Jangan lupa like, komen, vote dan beri hadiah πΉπΉπΉπΉπΉπΉ
Jangan bosen bosen ya mampir ke Novel Author π
Terima kasih yang udah beri hadiah,yang udah komen,like sama vote ya !πππ Semoga di berikan kesehatan selalu agar bisa tetep pantengin novel ini π
Salam sayang dari Author π
Follow akun Facebook author juga yah!
Neng Farihatun Hasanah.
__ADS_1
Sekali lagi terima kasih banyak atas semua nyaπ