
Happy reading π
"Baik lah Om,Rani ! Aku akan Omongin ini dulu sama Papi dan Mami ku ya !" Ucap Kelvin Dengan Nada serius.
"Ya sudah Om tunggu kabar Baik nya !" Ucap Papa Marwan
"Makasih ya Kel !" Ucap Rani tersenyum bahagia.
"Iya Om,Rani nanti aku Beri kabar baik secepat nya ! " Ucap Kelvin.
"Kalo Gitu,Om sama Rani Pulang Duluan ! Rani sebenar nya sedang tidak enak badan,Maklum kehamilan anak pertama membuat Rani lemah dan Baru Minggu kemarin Dia Di rawat di rumah sakit ! " Ucap Papa Marwan.
"Oh ya satu lagi,Om mau kalian menikah secepat nya sebelum keluarga dan kolega Om mengetahui kehamilan Rani ! Itu akan membuat reputasi keluarga Om Buruk,Termasuk keluarga mu juga pasti akan kena Imbas nya ! Jadi Cepat lah Beri tahu orang tua Mu soal ini !" Ucap Papa Marwan sekali lagi.
"Iya Om Aku akan usahakan dan bicara kan secepat nya pada orang tua ku akan Niat ku menikahi Rani !" Tegas Kelvin.
Sementara Rani hanya Diam Mencerna setiap perkataan Papa Marwan dan Kelvin,Rani Sedari tadi merasakan pusing dan Mual tapi di tahan nya.
" Pah Ayo kita cepat pulang ! Aku sudah tidak kuat !" Ucap Rani dengan Wajah pucat Pasi.
"Kelvin Om pegang omongan kamu ! Ayo Rani kita Pulang !" Ucap Papa Marwan.
"Iya Om ! Hati hati ya di jalan !" Ucap Kelvin seraya Mencium punggung tangan papa Marwan.
Papa Marwan dan Rani pun segera meninggal kan Kafe Bulgaria dan segera menaiki mobil menuju Rumah nya.
Rani ingin sekali segera ber istirahat,kepala nya sangat pusing dan Perut nya sangat mual membuat Rani tersiksa menahan diri untuk tidak muntah di dalam Mobil.
Papa Marwan yang melihat wajah Anak nya Pucat ,Segera menancap gas nya agar cepat sampai rumah.
Tidak lama kemudian,Mobil yang Di tumpangi Rani sudah tiba di halaman rumah.
Papa Marwan segera membuka kan pintu mobil dan Membantu Rani turun Dari mobil nya,Papa Marwan tidak tega melihat putri nya lemah tak berdaya,Memapah nya masuk ke dalam rumah dan merebah kan Tubuh Rani ke kasur nya Tak lupa memakai kan selimut.
Mata Rani terpejam,Akhir akhir ini dia cepat sekali kelelahan walau pun tidak mengerjakan pekerjaan apa pun.
__ADS_1
***********
Allysha sejak tadi duduk termenung memikir kan tawaran Dari Junior. Allysha bingung apa harus Ia terima Tawaran nya atau tidak?!
Pasal nya,Dia Membuat kue kalau ada waktu senggang saja dan kalau mood nya lagi baik.
"Duhh gimana ya ?!! Aku kan kalau buat kue kalau lagi Mood doang,Kalau lagi enggak Mood gimana?? " Gumam Allysha.
"Tapi aku emang lagi butuh uang untuk bayar kuliah ku ?! Apa lebih baik aku terima aja yah ?" Gumam nya Lagi.
"Kalau di pikir pikir sih,emang bagus sih tawaran dari Junior ! Benar kata Ibu dan Ayah aku harus menerima nya !" Gumam Allysha memikir kan perkataan Ibu dan Ayah nya.
Setelah ber pikir begitu lama,Akhir nya Allysha memutus kan untuk menerima Tawaran Kerja sama dengan Junior.
"Aku akan Menelpon nya dulu !" Ucap Allysha sembari mengambil ponsel nya di nakas.
Ketika Allysha hendak Menelpon Junior,bibir nya mencebik kesal.
"Arghhh Aku lupa meminta nomor ponsel nya ! Kenapa bodoh gini ?! Terus gimana mengatakan aku menerima tawaran Junior? Sedang kan Aku tidak tau rumah nya atau pun perusahaan nya !?" Ujar Allysha merutuki kebodohan nya.
"Sudah lah ! Nanti juga kalau rezeki mah enggak akan kemana! " Ucap Allysha membaring kan tubuh nya.
"Alfin ! Aku enggak salah lihat kan? " Tanya Allysha pada Alfin yang tersenyum manis.
"Iya Allys,Kamu enggak salah lihat Ko ! Ini aku Alfin ! Aku kangen banget sama Kamu Allys !" Ucap Alfin menangkup wajah Allysha.
"Alfin !! Kamu dari mana saja selama ini?! Aku kira kamu beneran meninggal kan aku untuk selama nya !Aku juga kangen banget sama Kamu! " Tatap Allysha sambil menangis tersedu kemudian memeluk Alfin dengan erat meluap kan semua rasa rindu nya yang selama ini Allysha pendam.
Hiks...hikss..hikss..Aku kangen banget..
"Fin ! Jangan tinggalin Aku lagi ya !" Ucap Allysha.
Alfin hanya tersenyum mendengar kan segala keluh kesah Allysha,Hingga Akhir nya Alfin melepas kan pelukan nya.
"Allys, Untuk sementara ini aku akan pergi lagi ! Kamu jaga diri baik baik yah !" Ucap Alfin melangkah ke depan menjauhi Allysha.
__ADS_1
"Fin ! Jangan pergi lagi ku mohon !" Mohon Allysha terisak.
Alfin tidak mengindah kan permintaan Allysha,Ia segera menaiki Mobil melesat pergi menjauhi Allysha.
Hiks...hiks...hiks...
"Alfiiiiinnn !!!! Jangan tinggalin aku lagi !" Teriak Allysha seketika bangun dari tidur nya.
"Hahh...hahhh...Ternyata itu cuma Mimpi ! Aku kira Alfin beneran menemui ku !" Ucap Allysha ngos ngos an sambil mengelap keringat dan air mata nya.
Allysha kecewa Karena bertemu dengan Alfin hanya Dalam Mimpi bukan di dunia nyata.Ia berharap kalau mimpi nya bisa menjadi nyata kalau Alfin masih hidup.
Seketika air mata nya sudah merembes membasahi kedua pipi nya.
Allysha sangat berharap kalau Alfin masih hidup.
Hiks...hikss..
"Fin,kenapa kamu selalu datang dalam mimpi ku ! Ini sungguh menyiksa ku !" Gumam Maira
"Kalau kamu selalu datang dalam mimpi ku,bagai mana aku bisa melupakan mu !" Gumam nya lagi.
Allysha terus menerus menangis karena sangat merindukan Alfin,Tapi di sisi lain Allysha juga ingin melupakan Alfin Karena Allysha sadar, Alfin sudah meninggal kan Nya untuk selama Lama nya.
Allysha menjalani hidup nya selalu ada bayang bayang Alfin yang belum saja hilang dari pikiran nya.
Hingga Allysha pun tertidur karena kelelahan menangis sampai mata nya sembab.
Bersambung π
Hai Readers tercinta π
Jangan lupa like, komen, vote, dan beri hadiah πΉπΉπΉπΉπΉπΉ
Maaf ya cuma sedikit, Author lagi enggak semangat dan enggak bisa mikir πͺ
__ADS_1
Author lagi cape sama Real life hehe π¬ malah curhat lagi π€£
Terima kasih π