
Hai guys
Perkenalkan nama aku Claresa Putri Raharja. Mommy, Daddy , dan teman terdekatku memanggilku dengan sebutan Caca gak tau kenapa mungkin biar lebih singkat aja hehe
Aku terlahir dari keluarga yang berada. Siapa sih yang gak kenal daddy aku Indra Raharja yang mempunyai RHJ Group dan mommy aku Ayu Purnama yang merupakan desainer ternama.
Walaupun aku terlahir di keluarga yang berada, tidak membuat aku memiliki banyak teman. Karena kebanyakan dari mereka berteman hanya memandang apa yang kita miliki, sering memanfaatkan kekuasaan orang tuanya dan suka memandang rendah orang yang ekonominya rendah darinya.
Aku hanya memiliki satu teman yang sudah aku anggap sebagai saudara aku sendiri. Namanya Emma, dia adalah teman yang tidak pernah memandang tinggi rendahnya orang. Aku senang berteman dengannya. Emma selalu mengajari aku akan hal-hal yang sekecil apa pun yang tidak pernah aku lakukan di rumah seperti mencuci piring, memasak dan sebagainya. Aku senang sekali. Oh iya Emma bukan berasal dari keluarga yang berada. Emma hidup hanya dengan ibunya yang merupakan pegawai di butik mommy ku. Ayahnya sudah meninggal sejak Emma berusia 10 tahun. Sejak saat itulah Emma sering mampir ke tempat kerja ibunya ketika pulang dari sekolah. Sejak saat itulah aku berteman dengan Emma dan mommy juga tidak membatasi pertemanan ku dengan Emma. Mommy malah mendukung semua aktivitasku dan mommy malah senang ketika aku berteman dengan Emma karena aku terlihat lebih mandiri.
#
"Sayang bangun ini sudah siang loh" kata mommy saat membangunkanku.
"Mom ini kan hari libur. Caca masih ngantuk mom" kata ku yang belum membuka mata. Memang kalau hari libur seperti ini aku susah untuk dibangunin enggak hanya hari libur juga sih hari biasanya juga seperti itu hehe
"Anak gadis kok kelakuannya kayak gini. Ayo cepetan bangun Caca" perintah mommy tapi aku tetap bergelung dengan selimut kesayangan ku tanpa membuka mata
"Belum bangun juga Caca nya mom?" tanya daddy
"Belum nih susah banget ini anak buat dibangunin" kata mommy tampak kesal
"Caca sayang ayo bangun nak" kata daddy dengan lembut sambil memeluk tubuh ku dan mengelus kepala ku
"Bentar lagi dad, Caca masih ngantuk" kata ku yang belum membuka mata
"Sayang katanya kita hari ini mau quality time karena besok kamu kan sudah mau berangkat ke Inggris tapi kamunya belum bangun padahal haru sudah siang" kata daddy dengan nada sedihnya yang membuat aku gak bisa untuk tetap memejamkan mata
"Hemm iya iya daddy Caca bangun ini" kata ku sambil membuka mata
"Gitu dong anak deddy yang paling cantik" kata daddy sambil mengelus kepala ku
"Morning dad" sapa ku sambil mencium pipi daddy
"Morning too sayang" balas daddy
"Morning mom" sapa ku sambil mencium pipi mommy
"Morning too sayang" balas mommy
"Ayo cepetan mandi terus siap-siap habis ini kita berangkat buat jalan-jalan" kata daddy sambil beranjak dari tempat tidurku
"baik dad" kata ku
"ayo buruan ke kamar mandi nanti kamu malah tidur lagi" kata mommy
"Ihh mommy" teriak ku kesal
Setelah mommy dan daddy keluar dari kamar aku langsung bergegas bersiap untuk pergi jalan-jalan. Karena besok aku akan berangkat ke Inggris untuk melanjutkan studi aku disana bersama dengan Emma di Oxford University. Emma awalnya tidak ingin melanjutkan studinya karena dia tidak mau membebani ibunya yang sendirian untuk mencari nafkah. Tapi aku memaksanya dan meminta mommy dan daddy untuk membantu Emma dan mommy daddy ku menyetujuinya karena dengan cara ini juga mereka akan tenang ketika melepaskan aku dinegeri orang ya walaupun aku disana ada yang menjaga yaitu orang suruhan daddy.
__ADS_1
"Mommy daddy aku sudah siap" kata ku sambil menghampiri mereka yang sedang asyik nonton tv
"kamu gak sarapan dulu sayang?" tanya mommy sambil mengelus-elus rambutku
"sudah minum susu mom, lagian ini juga sudah mau jam makan siang" kata ku sambil tertawa kecil
"makanya kalo bangun itu jangan siang-siang nanti kalo kamu tinggal di negeri orang gimana?" kata mommy menasihati ku
"kan ada Emma mom yang selalu ngingetin aku" kata ku santai
"tapi kan aktivitas kamu dan Emma gak selalu sama sayang" kata daddy
"iya dad nanti Caca akan belajar banyak dari Emma" kata ku
"gitu dong sayang biar nanti ketika sudah menikah kamu sudah terbiasa" kata daddy
"Iihhh daddy" ucap ku manja pada daddy
"udah ayo nanti keburu kesorean" kata mommy mengingatkan
Hari ini hari terakhir aku berada di negara ini karena besok aku akan berangkat ke Inggris bersama Emma yehhh maka dari itu aku akan menikmati waktu ini bersama mommy dan daddy. Mungkin dengan cara aku melanjutkan studi diluar aku bisa melupakan Dia.
Keesokan harinya
"Sayang sudah siap?" tanya mommy sambil mengetuk pintu kamar ku
"Ayo sayang Emma dan bu Dewi sudah menunggu di bawah" kata mommy oh iya bu Dewi itu ibunya Emma ya
"yuk mom" kata ku sambil memeluk pinggang mommy
Di Bandara
"Sayang jaga diri baik-baik ya di sana" kata mommy sambil memeluk tubuh ku
"iya mom" kata ku sambil membalas pelukan mommy
"jangan kecewakan mommy dan daddy ya" kata daddy
"iya pasti daddy" kata ku sambil memeluk daddy
"Emma mommy titip Caca ya? Tolong selalu ingatkan Caca kalo Caca suka lupa" pesan mommy kepada Emma sambil memeluk Emma
"iya mom. Emma akan selalu mengingatkan Caca" kata Emma sambil membalas pelukan mommy
"Emma jaga diri baik-baik juga ya di sana" pesan daddy sambil mengicap pucuk kepala Emma
"iya dad" kata Emma sambil tersenyum
"Emma jangan kecewakan daddy dan mommy yang sudah menyekolahkan kamu ya nak" pesan nu Dewi sembari memeluk Emma
__ADS_1
"iya bu Emma janji dan Emma juga tidak akan membuat ibu kecewa" kata Emma sembari memeluk bu Dewi
"Caca hati-hati dan jangan lupa jaga kesehatan ya nak" kata bu Dewi sembari memelukku
"iya bu" kata ku sembari memeluk bu Dewi
Setelah berpamitan kami pun langsung masuk ke bandara karena sebentar lagi penerbangan ke London akan berlangsung.
Sampainya di bandara London kami dijemput oleh Yandra. Oh iya Yandra ini teman satu SMA kami yang lebih tepatnya pacar Emma. Yandra di London tinggal bersama Om dan Tantenya. Tantenya menetap tinggal disana karena menikah dengan orang orang asli sana.
"Yandra nya mana ma?" tanya ku pada Emma
"Sebentar aku aktifin hp dulu" kata Emma
"kita duduk disana dulu aja ma" kata ku sambil menunjuk salah satu kursi tunggu
5 menit kemudian
"Hai sudah lama nunggunya?" tanya cowok yang sudah dipastikan itu suara Yandra
"enggak terlalu kok dra" jawab Emma
"oh iya katanya kamu mau jemput bareng anaknya tante mu" kata Emma
"oh iya, tadi pagi dia ada urusan ke univ terus mau urus masalah apartement yang mau kami tinggalin disana" jelas Yandra
"oh" Emma ber oh ria
"Lah kok dia tinggal di apartement segala? kenapa gak pp aja?" tanya ku
"Ya Ca perjalanan dari sini ke Univ kita itu membutuhkan waktu sekitar 2 jam an itu juga kalo dari bandara kalo dari rumahnya itu bisa 2 jam setengah sampai 3 jam" jelas Yandra
"oh" kami pun ber oh ria
"yaudah yuk pasti kalian capek mau langsung dianter ke apartement kalian apa ke rumah om dan tante ku dulu?" tawar Yandra
"langsung ke apartement aja lah nda" jawab Emma
"ya udag yuk. nanti kalo sempet aku ajak sepupu aku buat gabung ya. gak papa kan?" tanya Yandra
"kalo aku sih gak papa. gimaba kalo kamu Ca?" kata Emma
"aku malah seneng bisa dapet temen baru disini. ajak aja gak papa" jawab ku penuh semangat
Emma dan Yandra pun tersenyum bahagia ketika melihat Caca bisa tersenyum tanpa beban lagi, tidak seperti beberapa minggu yang lalu ketika pelepasan kelas 12. Itu merupakan hari yang sangat membuat Caca terpuruh dan merasa hancur.
Sekian dulu ya ceritanya. Mohon dukunganya ya guys. Maaf jika kata-katanya banyak yang typo. Jangan segan-segan untuk like dan beri kritik sarannya ya.
Terimakasih 😊
__ADS_1