
Di kamar apartement
"Cacaaa" teriak Emma saat membangunkan Caca
"Ca ayo bangun mau ikut jogging gak nih? Yandra sama sepupunya ngajak" kata Emma
"5 menit lagi ya" kata Caca dengan mata yang masih tertutup
"enggak ada 5 menit. ayo keburu kesiangan ini dan gak enak sama Yandra dan sepupunya yang udah nunggu ditaman apartement" jelas Emma sembari menarik tubuh Caca agar bangun
"kamu ini perempuan masak bangunnya siang terus nanti jodohnya diambil orang gimana?" cicit Emma
"iya ini udah bangun" kata Caca sembari mengucek mata dan berjalan menuju ke kamar mandi
15 menit kemudian
Caca keluar dari kamar mandi dengan mengenakan pakaian joggingnya
"ayo" ajak Caca
"cepet amat mandinya?" tanya Emma
"ya elah aku tau kalo lagi ditunggu makannya cepet-cepet mandinya. nanti kalo aku lama pasti kamu akan gedor-gedor pintu" kata Caca
"eh bentar" kata Caca berjeda
"nanti kamu joggingnya sama yandra lah aku sama siapa? masak harus jadi racun nyamuk lagi" tanya Caca cemberut
"telinga kamu ini kemana sih? kan sudah aku bilang. yandra sama sepupunya. tenang aja nanti kamu sama dia" kata Emma menjelaskan
"kalo sepupunya gak mau gimana?" tanya Caca cemas
"tenang aja sepupu yandra itu baik pokoknya the best deh" kata Emma sembari berjalan menyusuri lorong apartement
"emang kamu udah pernah ketemu terus ngobrol gitu?" tanya Caca
"ya udah lah. kan dia calon sepupu aku" kata Emma bangga
"iiihhh jangan kepdan dulu deh" kata Caca sembari menonyor Emma
"yee emang bener. btw keren abis loh sepupu yandra. kalo jalan sama kamu cocok deh" kata Emma menerawang
Ditaman
"kemana sih pacar mu itu?" tanya Affa pada Yandra yang sudah lama menunggu
"bentar lagi. tadi dia bilang susah bangunin temennya" kata Yandra
"eh itu mereka" kata Yandra sembari menunjuk kedua gadis yang sedang berjalan kearahnya tapi Affa sedang fokus dengan hp nya
"sudah lama ya? maaf menunggu. bocah ini ni susah banget kalo dibangunin" kata Emma
"enggak lama kok" kata Yandra yang sudah tau kelakuan Caca
"enak aja aku yang disalahin. salah kamu gak bilang dari semalem terus gak bangunin aku dari tadi" kata Caca
"iya udah deh aku mah salah terus sama kamu Ca" kata Emma yang malas berdebat dengan Caca
"hehe maaf Emma ku sayang" kata Caca sembari memeluk Emma
"oh iya kenalin ini sepupu aku" kata Yandra sembari menunjuk laki-laki bertopi yang sedang menunduk asyik dengan hp nya
Laki-laki yang ditunjuk pun langaung mendongakkan kepalannya dan betapa terkejutnya Caca saat melihat Affa
"Affa" kata caca terkejut
"Caca" kata affa yang tidak kalah terkejutnya
Mereka masih saling memandang
"ehemm" deheman dari yandra membuyarkan tatapan mereka
__ADS_1
"jadi kalian sudah saling kenal?" tanya Emma
"emm iya" kata Caca
"oh jadi ini teman baru yang kamu ceritain waktu itu" kata Emma
"hehe iya emma" kata Caca
"wah kebetulan sekali ya ternyata Caca temannya Emma" kata Affa
"ya udah ayo keburu siang ini" ajak Yandra
Setelah asyik lari pagi Caca, Emma, Yandra dan Affa duduk di taman sambil bercerita ria
"Malam nanti kalian ada acara nggak?" tanya Affa disela-sela mereka bercerita
"enggak ada tuh" jawab Caca
"iya gak ada. emang kenapa?" tanya Emma
"kita dinner sekalian nonton yuk" ajak Affa
"wah ide bagus tuh" kata Yandra
"supaya kita makin akrab juga" kata Emma
"ya aku setuju. kalo gitu kita sarapan dulu yuk laper nih" rengek Caca
"baru lari dikit udah ngeluh laper" ejek Affa sembari mencubit hidung Caca
"Affa sakit tau" kata Caca sambil mengusap hidungnya yang memerah
"sarapannya di apartement kita aja yuk nanti kita masakin" kata Emma
"Emma aku kan gak bisa masak" kata Caca
"ya kamu bantui aku aja lah seperti biasa katanya mau bisa masak" kata Emma
"ya udah ayo" kata Yandra merangkul Emma
"yuk" ajak Affa sembari menggenggam tangan Caca
Sampainya di apartement
Affa belum melepaskan genggaman tangannya dan Caca pun belum menyadarinya karena dia merasa tidak terganggu dengan hal itu. sedangkan Emma dan Yandra yqng menyadari itu hanya bisa saling bertatap-tatapan dan berdehem setelah nya
"ehemm gandengan aja, kaya mau nyebrang ya ay" kata Yandra
"iya nih, padahal jalanan sepi ini" sindir Emma sembari tersenyum penuh arti pada Yandra
Affa dan Caca pun akhirnya menhadari itu
"eemm maaf Ca" kata Affa
"eemm iya Fa" kata Caca canggung
"yaudah ayo kita masak yg cowok biar bantu bersih-bersih ya?" kata Emma
"ok siapp" kata Yandra
Affa hanya menganggu dak tersenyum
Di dapur
"ciee kayaknya ada yang lagi fall in love" kata Emma sembari menoel pipi Caca
"Emmaa.. iihh apaan sih" kata Caca cemberut
"apa? udah lah semua cowok itu gak sama dan aku lihat kamu sangat cocok sama dia" kata Emma
"apaan sih Emma jangan ngaco deh. mana mau dia sama aku kaya gini" kata Caca cemberut
__ADS_1
"berarti kalo dia mau kamu mau ya?" kata Emma sembari memasak
"ya tergantung dianya tulus apa enggak. aku akan mencoba membuka hati untuk cowok lain" kata Caca
"iya Ca kamu bener kamu harus membuka hati. karena tidak semua cowok itu sama dan hilangkan rasa trauma mu" kata Emma
"Iya Emma. makasih selalu ada buat aku" kata Caca sembari memeluk Emma
"iya sama-sama Caca ku sayang" kata Emna sembari membalas pelukan Caca
"aduhh enaknya yang peluk-pelukan pengen juga nih" kata Yandra sembari merentangkan tangannya
pletak
satu jitakan mendarat di dahi Yandra
"apaan sih kamu ay masak aku di jitak, kan aku mintanya dipeluk" kata Yandra dengan manja
"peluk-peluk emangnya teletubist" kata Emma
"kamu gak sayang ay sama aku" kata Yandra dengan nada pura-pura ngambek
Caca dan Affa hanya terkekeh geli melihatnya
"Sarapan udah siap ayo kita makan keburu dingin" sela Emma
"ayo" kata Caca
Setelah selesai sarapan para cowok kembali ke apartement nya dan para cewek sibuk dengan membersihkan diri masing-masing
Di apartement Affa dan Yandra
"Affa" panggil Yandra
"hemm" jawab Affa hanya deheman saja
"Kamu suka ya sama Caca?" tanya Yandra yang membuat Affa langsung menoleh kearahnya
"eemmm ituu.. aku belum tau dengan perasaan ku sendiri tapi aku merasa ingin selalu menjaga dan merasa nyaman saat aku didekat Caca" kata Affa yang sesang berbicada jujur terhadap perasaannya saat ini
"aku cuma pesan sama kamu jangan sampai kamu nyakitin hati Caca. karena Caca memiliki masa lalu yang membuat trauma terhadap cowok" kata Yandra sembari mengingat-ingat kejadian saat dia SMA dulu
"iya. aku malah merasa ingin selalu didekatnya dan selalu ingin menjaga dia membuat dia nyaman juga" kata Yandra sembari membayangkan senyuman manis Caca
"ya udah ah ngomong sama orang yang lagi fall in love kaya ngomong sama orang gila" kata Yandra bergidik melihat kelakuan sepupunya itu yang senyum-senyum sendiri
"Affandi cepetan mandi keburu ciwi-ciwi nunggu kelamaan" kata Yandra mengingatkan Affa
"cewek itu lama kalo dandan. udah lah santai aja dulu" kata Affa
"iya juga ya. apalagi pilih baju super lama" kata Yandra sembari tertawa
Di apartement Caca dan Emma
"Caca aku harus pakai baju yang mana ini?" kata Emma sembari menunjukkan beberapa dress miliknya
"bagaimana kalo warna peach ini sangat cocok" kata Caca
"oh iya kalo aku yang mana ya? bingung nihh. padahal yang ada pasangan kamu tapi aku kok jadi ikut bingung ya" kata Caca sembari melihat-likat koleksi dress miliknya
"ehh yang marron ini bagus deh coba dulu" kata Emma
"enggak terlalu terbuka ya?" tanya Caca
"enggak itu cuma diatas lutut dan tidak berlengan kata Emma meyakinka Caca
"ok kalo gitu aku pakai ini" kata Caca
Terimakasih para readers yang masih setia membaca cerita ini
Maaf jika banyak typo dan kurang nyambung bahasanya
__ADS_1
Jangan lupa vote, like dan komen ya. Berikan kritik serta saran terhadap cerita ku iniππ