
"Caca ayo bangun kita makan malam dulu" panggil Emma
"Caca ayo kamu dari tadi belum makan. Kalo kamu sakit gimana?" kata Emma lagi
"Iya iya sebentar 5 menit lagi ya. Aku capek banget Emma" kata ku tanpa membuka mata
"Cantik cantik tapi tidurnya kayak kebo kamu ini Ca" kata Emma mengejek
"Terserah lah aku masih ngantuk" kata ku tak perduli
"Ya udah cumi saus asam manisnya aku habisin ya" kata Emma
Aku pun spontan membuka mataku saat mendengar cumu asam manis karena itu makanan favorit ku
"Emma iya iya aku bangun. Jangan dimakan dulu aku mauu" teriak ku
"Iya buruan mandi aku tunggu di meja makan" teriak Emma
15 menit kemudian
" Eh Yandra mana ma? kok gak ada" tanya ku pada Emma
"Iya dia balik ke apartementnya. Oh iya ternyata kita satu gedung loh sama Yandra bahkan tetanggan" kata Emma dengan penuh semangat
"Hah yang bener? Seru dong kalo gitu kita bisa main bareng. Eh iya kamu yang enak bisa berduaan sama dia lah aku hemm" kata ku lesu setelah kegirangan
"Kita mainnya sama-sama nanti dia ajak sepupunya juga. kan Sepupunya lebih tau daerah sini" kata Emma menghiburku
"Hemm iya juga ya" kata ku
"Masakan mu emang paling top dek ma" puji ku
"Enak apa emang kamu doyan?" ejek Emma
"Dua duanya lah" jawabku dengan tawa kecil
"Oh iya ma nanti ajarin aku masak ya. sedikit-sedikit lah biar aku bisa juga" kata ku pada Emma
"ok siap bos. tapi bangunnya harus pagi kalo gak nanti kita bisa telat" kata Emma
"Ok uhhh makin sayang deh sama Emma. Makasih ya ma kamu sudah mau berteman baik sama aku" kata ku sambil memeluk Emma
"Segarusnya aku yg berterimakasih pada kamu dan keluargamu yang mau menerima keluarga ku" kata Emma sembari membalas pelukan ku
"Emm kan jadi sedih gini. Kita kan keluarga" kata ku dan kami pun tertawa bersama
Keesoka harinya
"Morning Emma" sapa ku pada Emma
"Morning too Caca" balas Emma
"Pagi ini kita masak apa ma?" tanya ku dengan antusias
"Nasi goreng seafood aja ya, bagaimana?" tanya Emma
"Hemm ok siipp itu pas sekali" kata ku sambil mengacungkan kedua jempol tangan ku
"Oh iya aku pagi aku harus mengurusi berkas di univ. kamu mau ikut apa tinggal di apartement sendiri?" tanya Emma
"Hemm aku di apartement aja lah. soalnya aku dapet jadwal siang untuk mengurus berkasnya" kata ku
"ok kalo gitu. kalo ada apa-apa kamu langsung hubungin aku atau Yandra ya" pesan Emma
"ok siapp" kata ku
__ADS_1
Setelah memasak kami langsung sarapan bersama. Aku senang sekali bisa belajar memasak apa lagi Emma sangat sabar dan telaten saat mengajari ku memasak.
Setelah sarapan Emma bersiap-siap berangkat dan tinggallah aku sendiri di apartement.
"Sendirian gini rnaknya ngapain ya?" kata ku saat bosan sendirian di apartement
"oh iya mendingan nonton tv aja lah" kata ku sembari menyalakan tv
Siang harinya
"Ya ampun jangan sampai telat ini ngumpulin berkasnya" kata ku sembari menutup pintu apartement ku
Saat aku berbalik aku bertabrakan dengan seseorang yang memiliki postur tubuh yang sangat tinggi
"Sorry, I did not mean it. I'm in a hurry so I don't see" katanya sambil membantu ku merapikan berkas yang berceceran
"Yes, no problem" jawabku sembari tersenyum
"Apakah kamu orang Indonesia?" tanyanya dengan bahasa Indonesia akan tetapi logatnya logat Inggris
"Iya, apakah kamu orang Indonesia juga?" tanya ku
"Oh tidak. Ibu ku yg berasal dari Indonesia kalau aku lahir dan di besarkan di London" jawabnya
"Hem kenalin nama aku Affandi" katanya sambil mengulurkan tangan pada ku
"Emm aku Claresa pangil aja Caca" kata ku sembari tersenyum manis
"Ngomong-ngoming kamu mau kemana?" tanyanya
"Oh iya aku hampir saja lupa. Aku mau mengantar berkas di Oxford University" kata ku sambil menepuk jidat
"Kalau begitu sama, aku juga mau kesana. Ayo berangkat sama aku" kata nya menawari ku
"Emm gimana ya? Kamu emang gak papa berangkat bareng sama aku?" tanya ku
Jantung ku rasanya deg degan saat Affandi memegang tangan ku
"Maaf" katanya saat sudah didepan pintu mobil
"Iya gak papa" jawab ku dengan malu-malu
"Oh iya kamu mahasiswa baru ya di sana?" tanyanya
"Emm iya" jawab ku
"Jangan canggung biasa aja kalo sama aku" katanya
"Kamu sendirian disini apa ada saudara?" tanyanya lagi
"Aku kesini sama teman dekat aku ya bisa dibilang sudah seperti keluarga tapi dia ngumpulin berkasnya pagi" kata ku menjelaskan
"Ohh ternyata gak sendiri. Kalo butuh bantuan kamu bisa hubungin aku kalo gak kamu pencet aja bell kamar aku" katanya menawarkan bantuan dan sambil memberi kartu namanya
"Iya terimakasih maaf merepotkan" kata ku
" Jangan terimakasih dulu. aku belum membantu mu" katanya dengan senyuman manisnya
"hemm iya maaf" kata ku menunduk
"ehh kok maaf kan aku enggak marah dan kamu juga gak salah. Jangan terlalu formal dengan ku. Aku yakin umur kita gak bedah jauh walaupun kamu masih dibawahku. Tapi aku lihat kamu seumuran dengan sepupuku dia dari Indonesia juga" katanya
"oh ya? enak kalo gitu. Lapan-kapan kenalin ya? biar aku tambah teman disini" kata ku kegirangan
"ok kalo gitu" katanya sembari tersenyum melihat tingkah ku seperti anak kecil
__ADS_1
"Sekali lagi terimakasih ya sudah mau berangkat bareng aku. Maaf kalo merepotkan" kata ku
"Iya sama-sama. Jangan canggung sama aku kita kan sesama manusia harus saling tolong menolong. Dan seharusnya aku yang minta maaf karena tadi sudah membuat berkasmu jatuh" katanya
"Iya gak papa. Ya udah aku kedalam dulu ya Affa" kata ku pamit
"Iya hati-hati" katanya sambil tersenyum kearahku
Setelah selesai mengumpulkan berkas aku langsung menghubungi Emma. Ternyata Emma dari tadi menghubungi ku tapi aku tidak tau.
"Hallo Emma kamu dimana?" tanya ku saat sambungan telpon telah diangkat
"Aku di taman kampus ini. Kamu dari tadi kemana aja? dari tadi aku hubungi gak diangkat-angkat. aku takut kamu telat ngumpulin berkasnya" crocos Emma
"Maaf aku tadi ada kendalah sedikit nanti lah aku ceritain. sudah dulu ya aku otw ke sana nih" kata ku dan langsung menutup sambungan telpon
Saat dijalan aku tidak sengaja berpapasan dengan Affandi
"Hai Caca" sapa Affa
"Hai Affa. Kamu habis dari mana?" tanyaku
"Oh itu aku habis menemui dosen ku. Kamu sendiri sudah mengurusi berkasnya?" kata Affandi
"Hemm iya sudah Affa" kata ku
"Eh kamu dari tadi kok panggil aku Affa ya?" tanya Affandi
"Emm kamu gak suka ya? Habisnya panjangnamanya" kata ku gak enak hati
"Aku suka kok kamu panggil itu. Tapi beda aja gitu disaat semua orang manggil aku Fandi kamu sendiri yang manggil aku Affa" kata Affa sambil tersenyum sangat manis kepada ku dan deg jantungku serasa terpacu sangat cepat
"Oh gitu ya. Tapi gak papa kan aku panggil kamu Affa? Soalnya aku sudah nyaman sama panggilan itu" kata ku sembari tersenyum
"Iya gak papa aku malah seneng banget berarti aku spesial dihati kamu" katanya sembari mengacak acak pucuk rambutku
"Iihh Affa kamu nyebelin" kataku mode manja on hehe
"Ternyata selain cantik kamu ngegemesin juga ya" katanya sembari mencubit pipiku
"Iihhh Affa kamu nakal banget ya" kata ku sambil memukul-mukul lengannya yang besar
Affa malah ketawa tawa saat aku pukul bukanya kesakitan huftt
Disela aku memukuli lengannya tiba-tiba Affa menarik tangan ku dan memeluk tubuhku. Aku pun kaget saat dia memeluk tubuhku. Tapi aku merasa nyaman saat berada dipelukannya seperti pernah merasakannya dulu tapi aku lupa dengan siapa itu. Sesaat kemudian
"Emm maaf" kata Affa sembari melepas pelukannya
"Emm iya gak papa" jawab ku canggu setelah kejadian itu
"Oh iya kamu mau kemana ini?" tanyanya
"Aku mau ketaman menemui teman ku" kata ku
"Kalau begitu cepat temuilah sepertinya temanmu sudah terlalu lama menunggu mu" kata Affa
"Oh iya sampai lupa. Bye" kata ku sambil melambaikan tangan saat aku jalan meninggalkannya
Pov Affa
"Kenapa aku merasa deg degan ya setiap bertemu dengan Caca seperti sudah pernah bertemu sebelumnya. Saat didekatnya pun aku merasa nyaman. Sampai-sampai aku tadi kelepasan untuk memeluknya. Aduhh untung Caca gak marah sama aku. Caca caca ternyata kamu memiliki sifat manja yang menggemaskan seperti Dia yang selama ini aku tunggu hemm" gumam ku dalam hati
"Ehh aku kok malah mikirin Caca terus sih dari tadi" kata ku sambil tersenyum-senyum sendiri membayangkan wajah imut Caca
Sekian dulu ya guys ceritanya. Semoga dapat menghibur teman-teman semua.
__ADS_1
Tetap jaga kebersihan dan kesehatan ya guys. Stay at home 🤗😊
Jangan lupa like ya guys dan berikan komentar kritik saran kalian terhadap cerita ini biar bisa jari referensi kedepannya🤗