Takdir Cinta Nona A

Takdir Cinta Nona A
part 3 kenangan Andra


__ADS_3

"sayang kamu sudah siap belum?." Teriak Bu Mirna memanggil Aulia yang tengah bersiap-siap untuk berangkat ke pesantren. "Iya, bentar lagi Bun." Saut Aulia dalam kamarnya. Saat Aulia bersiap-siap ia tak sengaja menemukan foto dirinya dengan Andra beberapa bulan lalu, tepatnya saat ulang tahun Aulia yg ke-17 thn. Aulia mengingat kembali masa-masa romantisnya dengan Andra saat Andra memberikan kejutan ulang tahun untuk Aulia tanpa sepengetahuannya, momen paling sweet untuk Aulia.


_flashback ultah aulia_


Chat Andra dengan Aulia


"Ayy... (Pesan Andra).


"Iya ay kenapa? (Pesan Aulia)


"Hari ini kamu ada acara nggak? (Pesan Andra)


"Enggak ay, kenapa? (Pesan Aulia)


"Gpp cuma nanya aja, aku of dulu ya mau nongkrong (pesan Andra)


"Hmm, iya (pesan Aulia)


"Aku kira kamu inget sama hari ulang tahun aku ndraa!, Ternyata kamu malah sama sekali gak inget itu". Guman Aulia kesal lantaran Andra tak mengingat jika ini hari ulang tahun Aulia. "Padahal aku berharap dapat ucapan selamat ulang tahun dari kamu ndra, tapi kenapa kamu malah ga inget sih!". Batin Aulia kesal. "Cuma ucapan aja aku pasti udah senang kok". Gerutu Aulia sembari menatap foto Andra. Beberapa menit kemudian Bu Mirna memanggil Aulia.

__ADS_1


"Aulia, nak! Turun bentar sayang". Teriak Bu Mirna memanggil dirinya. "Iya Bun sebentar". Saut Aulia. Aulia pun segera menghampiri ibunya, alangkah terkejutnya ia saat melihat kotak kado yang begituuu besarrr terletak didepan pintu Aulia berpikir bahwa itu adalah hadiah dari ayah dan ibunya, karena penasaran dan agak sedikit ragu ia pun memberanikan diri untuk bertanya kepada sang bunda. "Bun, kotak hadiah siapa ini?". Tanya Aulia memegang kotak kado tersebut. "Bunda juga gak tau nak, tiba-tiba ada didepan pintu pas tadi ada bel bunyi". Jelas Bu Mirna


"Emm, aku buka aja ya Bun". Ucap Aulia memperhatikan kotak tersebut. "Iya.." jawab Bu Mirna. Saat hendak membuka kotak tersebut tiba-tiba Aulia melihat sepucuk surat dibagian samping kotak, Aulia pun segera mengambil surat tersebut dan membacanya didalam hati _isi surat_


..happy birthday cantikku, semoga sehat selalu panjang umur, dan semoga apa yang dicita-citakan cepat tersampaikan dan yaaa.. tetap jadi cantikku yaa jangan pernah berubah sayangg.. /TTD ANDRA. Aulia setelah membaca isi surat tersebut pun mulai tersenyum ia mengetahui bahwa yang mengirim kotak itu adalah Andra, setelah tau pengirimnya siapa Aulia semakin tak sabar ingin segera membuka kotak tersebut, saat ia membuka kotak tersebut alangkah terkejutnya Aulia mendapatkan sebuah koper dan boneka beruang yg sangat besar, disana juga terdapat kotak kecil yang sangat cantik Aulia pun mengambilnya dan membuka kotak kecil itu. Aulia sangat bahagia ketika mengetahui isi dalam kotak tersebut ialah kalung dan cincin yang sangat indah, ia juga mendapat surat lagi _isi surat_


..happy, happy birthday sayang!! Gimana suka ga sama hadiah dari aku? Jangan lupa dipake ya cantik! Dan yaa temuin aku dong dipohon beringin Deket air mancur jam 3 sore yaa, aku mau ngucapin secara langsung. I love u Aulia Sakinah...


"Andra kamu sweet banget sayang, aku kira kamu lupa ehh ternyata pura2 lupa buat bisa surprise in aku". Batin Aulia dalam hati. Setelah membaca isi surat tersebut Aulia kembali senyum-senyum sendiri, Bu Mirna yang merasa heran mengapa Aulia tiba-tiba senyum-senyum sendiri pun bertanya. "Aulia, hadiah dari siapa?". Tanya Bu Mirna. "Adadeh Bun, Aulia mandi dulu ya". Jawab Aulia bergegas pergi mandi. "Ehh, iya." Saut Bu Mirna.


"Hadiah dari siapa sih, kok Aulia seneng banget." Guman Bu mirna melihat-lihat hadiah tersebut. "Ah pasti dari temennya, udah ah aku mau nyuci lagi". Guman Bu Mirna yang mengira hadiah tersebut dari teman-teman Aulia.


Beberapa menit kemudian Aulia yang sudah selesai mandi dan berganti pakaian pun bergegas menuju pohon beringin, ia tak sabar mendapat ucapan ulang tahun secara langsung dari Andra. "Bunda!". Panggil Aulia


15 menit kemudian akhirnya Aulia sampai dipohon beringin yang Andra janjikan, namun saat Aulia sampai ia tak melihat adanya Andra disana Aulia pun merasa agak bingung "mengapa Andra tidak ada disini". Guman Aulia bingung. "Aku tungguin aja deh, siapa tau masih dijalan.." Aulia pun mulai menunggu Andra, tak selang beberapa menit tiba-tiba ada yang menutup mata Aulia dari arah belakang menggunakan sehelai kain. Aulia sontak terkejut ia pun mulai memberontak dan tak sengaja menginjak kaki orang yang menutup mata dengan keras sehingga membuat orang itu pun berteriak sangat keras, "argggggghhhh!!..." mendengar teriakkan orang tersebut Aulia seperti nya tak asing dengan suara itu, kemudian Aulia memaksa membuka kain yang menutup matanya alangkah terkejutnya Aulia mendapati Andra yang kakinya sedang kesakitan akibat diinjak olehnya. "Sayang?, Aduh maafin aku yaaa.." ucap Aulia meminta maaf kepada Andra. "Iya gpp ayy, salah aku juga surprise in kamu kayak gini.. auhhh.." jawab Andra sembari menahan kakinya yang sakit. "Masih sakit yaa?.." tanya Aulia khawatir. "Nggak terlalu.." jawab Andra. "maafin aku ya ayy.." ucap Aulia sedih, melihat mata Aulia yang mulai berkaca-kaca membuat Andra merasa bersalah. "Enggak-enggak aku yang salah, harusnya aku nggak surprise in kamu kyk tadi itu.." ucap Andra berharap Aulia tidak bersedih lagi karena menginjak kaki nya. "Maaf ya.." ucap Aulia tersenyum tipis. "Aku juga yaa, maaf.." saut Andra menata wajah Aulia. Mereka pun saling menatap satu sama lain, mata mereka saling bertemu. Beberapa menit kemudian Aulia terbuyarkan dari tatapannya pada Andra. "Ndraa, kamu nyuruh aku kesini ngapain?.." tanya Aulia membuang muka.


"Oh, iyaa aku nyuruh kamu kesini buat lihat ini.." ucap Andra kemudian ia berlari kebelakang pohon beringin. "Andra ngapain lari kebelakang pohon?." Batin Aulia dalam hati. 6 menit kemudian Andra keluar dari pohon beringin itu sembari mengenakan pakaian badut serta membawa balon dan kue ulang tahun. "Happy birthday to you.. happy birthday to you.. happy birthday... Happy birthday... Happy birthday to you.." nyanyian Andra mengiringi ia menghampiri Aulia. Aulia yang sangat bahagia mendapat kejutan dari seorang pria untuk pertama kalinya hanya bisa tersenyum bahagia, hatinya kini seperti sedang dipenuhi oleh banyak bunga. Andra menghampiri Aulia kemudian menatap mata Aulia, Aulia yang menyadari bahwa Andra tengah menatap dirinya pun membalas tatapan tersebut. "Happy birthday to you cantikku Aulia Sakinah.." lirih Andra sembari menatap mata Aulia. "thank you so much dear, this really makes me very happy.." jawab Aulia yang masih menatap mata Andra. Suasana menjadi romantis, beberapa detik kemudian mereka pun tersadar dari saling menatap satu sama lain. "Ini lilinnya sayang, tiup yaa.." guman Andra kepada Aulia. "Okey.." jawab Aulia sembari meniup lilin. "Pinter ayangku ini.." ucap Andra. "Aku happy banget draa, makasih yaa buat semua surprise kamu ini.." ucap terimakasih Aulia kepada Andra. "Iya sayang.." jawab Andra. Detik kemudian pikiran jail muncul dibenak Andra ia dengan sengaja mencolek krim kue dan mengusapkannya pada pipi Aulia, Aulia yang kesal akan kejahilan Andra pun ikut mencolek krim kue dan mengusapkannya pada wajah Andra, namun sayangnya krim tersebut tidak mengenai wajah Andra sehingga membuat Aulia merasa agak kesal. Andra mencolek kembali krim kue dan mengusapkannya pada wajah Aulia untuk kedua kalinya pun segera berlari setelah berhasil membuat wajah Aulia penuh dengan krim kue, tak tinggal diam Aulia mengejar Andra sembari membawa semua kue ia berharap kue itu mendarat sempurna diwajah Andra. mereka pun saling mengejar satu sama lain sembari tertawa lepas. "Awas kamu ayy.." teriak Aulia mengejar Andra. "Coba tangkap kalo bisa hahaha.." ledek Andra kepada Aulia. "Awas yaaa!!.." teriak Aulia mempercepat langkahnya. Beberapa menit kemudian setelah berlarian Andra dan Aulia pun mulai merasa letih akhirnya mereka berdua bersandar dibawah pohon beringin. "Hufffttt capek banget.." gerutu Andra


"Iyaa, capek banget hu..huh.." jawab Aulia sambil ngos-ngosan.

__ADS_1


Melihat Andra yang sangat letih, membuat Aulia ada kesempatan untuk mengotori wajah Andra dengan krim kue, ia pun mencolek krim kue dan mengusapkannya pada wajah Andra. "Ayyy!, Hahhah kamu yaaa tau aja ada kesempatan.." respon Andra setelah wajahnya diberi krim oleh Aulia. "wlekk.." ledek Aulia pada Andra. "Hahaha pinter2 ayangku, ay foto yukk.." ucap Andra mengajak Aulia berfoto. "Ayok ayy.." jawab Aulia gembira. "Bentar ya aku ambil kamera dulu dimobil.." jawab Andra. "Okey.."


"Udah ayy, ayo foto.." ucap Andra menunjukkan kamera yg telah ia bawa. "Oke ay, pose yang lucu-lucu ya nanti kita cetak.." ucap Aulia. "Iya ay, cissss.." berpose tersenyum lebar. "Oke lanjut cisss.." ucap Aulia menyuruh berpose dua jari.


"Udah ya ay dh banyakk.." ucap Andra kepada Aulia untuk cukup berfoto-foto. "Iya ay, eh jam berapa nih?.." tanya Aulia sambil mengecek hpnya. "Jam 5 sore ay.." jawab Andra sembari membereskan pakaiannya. "Aduh, kl gt aku harus pulang. Tapi aku bantuin kamu dulu ya.." ucap Aulia sambil membersihkan wajah Andra yang penuh dengan krim kue dan juga make up badut. "Iya ayy, makasih ya.." jawab Andra tersenyum tipis. "Iya.."


Beberapa menit kemudian mereka selesai membereskan semuanya , Aulia pun segera berpamitan kepada Andra untuk pulang. "Ayy aku pulang dulu ya.." panggil Aulia berpamitan kepada Andra. "Iya ay, mau aku antar pulang?". Ajak Andra. "Nggak usah ay makasih, aku jalan dulu yaaa byee!.." pamit Aulia pergi meninggalkan Andra. "Byee ." Jawab Andra. Melihat Aulia yg sudah agak jauh kini Andra pun bersiap untuk pulang ke rumahnya.


Kembali ke kenyataan..


"Kalo diingat-ingat indah ya ndraa.." lirih Aulia tengah memandangi fotonya dengan Andra. Aulia dengan lembut mengusap bingkai foto tersebut lalu menciumnya. "Sampai ketemu lagi ya ndra.." ucap Aulia mengelus-elus foto Andra.


"Aulia!! Sayang ayo berangkat.." terdengar suara Bu Mirna memanggil Aulia untuk segera berangkat menuju pesantren. Aulia yang mendengar itupun menyautnya "iya Bun sebentar lagi.." saut Aulia sembari meletakkan fotonya dengan Andra dilaci lemarinya. "Sampai ketemu 5 tahun lagi ndraa.." ucap Aulia menutup laci dan bergegas keluar dari kamarnya. "Ayo Bun, ayah.." ajak Aulia menuruni tangga.


"Ayo, kmu ngapain aja dikamar?.." tanya Bu Mirna. "Gpp Bun ayo berangkat.." jawab Aulia. "Udah Bun, Aulia pasti masih belum siap meninggalkan rumah ini. Makanya lama.." saut lah Hasan (ayah Aulia). "Iya deh, ayo lah berangkat.." saut Bu Mirna. "Ayo bunda ayo ayah.." ajak Aulia masuk kedalam mobil. "Iya ayo.." saut Bu Mirna naik kemobil. "Iya.." jawab pak Hasan. "Udah yaa?, Berangkat kita ni.." tanya pak Hasan. "Iya yah.." jawab Aulia. Okeee


Mereka pun berangkat menuju pesantren Aulia.


"Selamat tinggal Andra, sampai bertemu kembali.." batin Aulia dalam hati sembari mengingat Andra..

__ADS_1


"Aku harap kamu tetap setia sama aku meski kita jauh dan sudah putus.." batin Aulia


"Tapi, seandainya suatu saat nanti jika kamu dipertemukan dengan wanita yg lebih dari aku, dan kamu mencintainya maka aku rela melepasmu dengan ikhlas" batin Aulia dalam hati sembari melihat-lihat pemandangan dari jendela mobilnya.


__ADS_2