Takdir Cinta Terlarang

Takdir Cinta Terlarang
saling merasa aneh


__ADS_3

setelah selesai acara kompetisi tadi ,semua orang langsung bubar dari ruangan di mana acara di laksanakan,,,,


Fiona yang sedang mengganti pakaian di ruang ganti ,,


"fi,,,,," ucap loret dari luar


"ada apa " tanya Fiona dari dalam


"cepat,kita di tunggu yang lain ,katanya ada yang harus di bicarakan sama kita semua yang ikut kompetisi " ucap loret agak berteriak


"ya,,,sabar" jawab Fiona langsung mengganti baju dengan cepat dan keluar dari ruangan ,,,


loret tetap setia menunggu di depan pintu ,,


ayok " ucap Fiona pada loret


mereka semua langsung berlari ke ruangan yang di maksud loret


sesampainya di ruangan sudah banyak orang di sana dan ada bapak kepala sekolah juga sedang berdiri ,


Fiona melihat-lihat ke arah bangku yang kosong dan betapa sial nya dia hanya ada satu bangku yang kosong,,,


bangku yang bersebelahan dengan Steve,,,


"cepat Duduk nak" ucap salah satu guru di situ


"iya Bu,,,," jawab Fiona mau tidak mau duduk di bangku itu


Steve hanya diam tak melirik atau berbicara sedikit pun ,,,,


tanpa sepengetahuan Fiona Steve melirik ke arah Fiona saat Fiona tidak melihat ke arah nya ,,,


biasa lah cuek tapi mau🤣🤣🤣🤣


bapak akan memberitahu pada kalian untuk merayakan kompetisi yang berjalan baik tadi ,,bapak akan mengadakan pesta bersama nanti malam ,bapak harap kalian tidak ada yang menolak " ucap pak kepala sekolah dengan harapan besar


semua orang mengiyakan rencana guru mereka ,setelah para guru selesai semua orang bubar tapi saat Fiona akan bangkit tiba-tiba tangan nya di pegang oleh seseorang,,


hey lepas " ucap Fiona sambil mencoba melepaskan tangan nya


Steve yang melihat itu hanya diam , Steve Fiona dan pria itu lah yang terakhir keluar ,saat Steve berjalan lebih dulu baru beberapa langkah kaki nya berjalan entah kenapa melihat Fiona ada yang mengganggu membuat langkah nya terhenti,


Hay gadis manis ,kau tau saat acara tadi kau sangat cantik " ucap pria itu tak melepaskan tangan Fiona


boy adalah pria cap kadal Yang ada di kampus itu ,pria dengan sejuta kata manis dan gadis mana yang belum pernah menolak nya bisa di bilang ke tampanan nya 11 ,12 dengan Steve tapi tetap Steve lh yang paling tampan ,


Fiona merasa sangat risih dengan perlakuan boy ,dia juga tidak begitu mengenal boy ,


baby kenalkan nama ku boy orang tertampan di kampus ini" ucap boy menebarkan pesona nya dan melirik sekilas ke arah Steve yang masih diam


FIONA,,,," teriak Steve

__ADS_1


eh iya ada apa ,," tanya Fiona langsung bangkit


cepat ikut dengan ku ,kau lupa jika kau masih berhutang dengan ku" ucap Steve mendekat ke arah Fiona dan menarik tangan Fiona sebelah kanan karena tangan kiri Fiona di pegang oleh boy ,,,


hey ,kenapa kau mengganggu wanita ku " ucap boy menarik Fiona ke arah nya


akhirnya terjadi lah adegan tarik menarik 🤣🤣🤣🤣gak kebayang gimana rasanya jadi Fiona di tarik kanan kiri sama cogan


cepat lepas atau kau akan menyesal boy " ucap Steve dengan nada dingin


kalau bukan karena Steve anak pemilik kampus sudah pasti boy akan melawan nya , akhirnya boy melepaskan tangan fiona dan Steve langsung menarik Fiona dan mengajak nya keluar ,,,


siapa gadis itu untuk Steve sebenarnya,baru kali ini aku merasa tertantang dengan wanita " ucap boy dengan senyum licik di wajah nya


apa kau berencana menjadi wanita murahan" ucap Steve ketus


Fiona hanya diam ,menjelaskan panjang lebar pun percuma ,nyatanya Steve juga tau semua yang terjadi padanya tadi


Fiona bingung dengan tingkah Steve padanya,kenapa Steve tadi membantu nya pergi dari boy , sungguh membingungkan


begitu juga yang Steve rasakan dia pun bingung dengan dirinya, sebenarnya ada apa dengan dirinya ,kenapa saat melihat Fiona di dekati pria lain selalu membuat nya ingin membunuh orang itu


Steve memegang tangan Fiona sampai ke parkiran,,


eh tunggu,kenapa kita kemari" tanya Fiona saat dia tau dia ada diparkiran untuk para bangsawan


Steve mengambil mobil nya dan langsung mendekat pada Fiona


Fiona merasa bingung ,jika dia masuk dia hanya akan berdebat dengan orang di sebelah nya nanti ,tapi jika tidak pria tadi akan menggangu nya lagi


akhirnya mau tidak mau Fiona ikut bersama Steve


mereka pergi bersama di mobil yang sama ,tapi tidak ada satu pun dari mereka yang mengeluarkan suara ,,


aku merasa seperti sedang di pengadilan, sungguh menyebalkan " Fiona menggerutu dalam hati sambil terus mengeluh


karena merasa bosan Fiona melirik ke arah Steve, Steve sebenarnya tau jika Fiona melirik nya dengan tajam tapi dia tetap berpura-pura tak tau dan tetap diam ,,


tunjukkan dimana rumah mu" ucap Steve


Fiona pun memberitahu jalan ke rumah nya ,,,,


rumah yang sederhana dan juga Indah,,,



saat mobil Steve sudah terparkir di halaman depan rumah Fiona ,dia pun langsung bergegas turun dan menghampiri Fiona


saat Fiona akan melangkah pergi meninggalkan Steve tanpa mengucap kan terimakasih dan menyuruh Steve untuk istirahat dulu tiba-tiba ,,,


fi,,kau sudah pulang nak" ucap wanita paruh baya

__ADS_1


dia adalah ibu nya Fiona


Steve yang melihat ibunya Fiona hanya diam ,dan tersenyum saja


halo Tante " ucap Steve menyapa mama nya Fiona


iya nak ,kau teman nya Fiona nak ,mari lah masuk nak" ucap mama Fiona mengajak Steve masuk


fi,, ajak teman mu masuk nak" ucap mama Fiona


masuklah ,ibu ku menyuruh mu masuk" ucap Fiona berlalu pergi


Steve akhirnya ikut masuk ,,,


diam melihat - lihat di dalam rumah fiona sangat lah terkesan sederhana tapi setiap barang tersusun dengan sangat rapi ,,


mama Steve langsung mengambilkan minum untuk Steve dan setelah itu dia duduk bersama ,,,,


"nak ,apa kau sekolah yang sama dengan Fiona nak" tanya mama Fiona


"iya Tante kami satu kampus hanya berbeda jurusan saja" jawab Steve


"kau sangat tampan nak" ucap mama Fiona


"terima kasih Tante" ucap Steve dengan senyum kebanggaan nya


"cih tampan dari mana nya,apa mama sudah buta" Fiona menggerutu dalam hati


"siapa nama mu nak,Tante sampai lupa menanyakan nama mu" tanya mama Fiona


"Steve Tante " jawab Steve


"nama yang bagus,yasudah Tante tinggal ya" ucap mama Fiona langsung pergi meninggalkan mereka berdua


"baiklah aku pamit pergi" ucap Steve pada fiona


"ya,, terima kasih" ucap Fiona


"untuk" tanya Steve seolah- olah tak mengerti


"karena kau telah mengantar ku" jawab Fiona


"hm,," Steve hanya menjawab dengan berdehem saja


Steve pun pulang ,saat Fiona melihat kepergian Steve,dia pun langsung kembali ke dalam rumah ,


entah kenapa mengingat mama nya dan Steve berbicara santai tadi membuat nya bahagia,,,,


"is ,gua kenapa sih,,," ucap Fiona pada dirinya sendiri yang tiba-tiba memikirkan Steve


-

__ADS_1


-


__ADS_2