
Steve dan Fiona pergi ke suatu tempat yang sangat nyaman jauh dari keramaian tapi banyak keindahan yang bisa di lihat ,
Fiona yang sedang duduk sambil menikmati pemandangan langsung menengok saat Steve memanggil nya ,,
"fi,,,," ucap Steve
Steve memegang tangan Fiona ,Fiona hanya tersenyum saja saat Steve memegang tangan tapi dia juga merasa aneh dengan tatapan Steve padanya saat ini,
"fi,,aku akan bercerita tentang keluarga ku" ucap Steve
Fiona hanya mengangguk dia sebenarnya tidak pernah memaksa Steve untuk terbuka pada nya saat ini, walaupun hati nya sejak lama ingin tau tapi dia tahan sampai Steve sendiri yang bercerita pada nya ,
"aku adalah anak pertama,kau pasti juga sudah tau kalau mama ku sudah tidak ada" ucap Steve
"dia meninggal saat aku duduk di bangku sekolah SMA,mama saat itu selalu diam di kamar ,dia seperti seseorang yang kehilangan tujuan hidup nya " ucap Steve sambil membayangkan kejadian di masa lalu saat mama nya masih ada
"apa kau tidak pernah bertanya pada nya Steve" tanya Fiona
"entah sudah berapa kali aku bertanya ,mama hanya menjawab ,dia tidak papa "ucap Steve
pada suatu hari saat aku baru pulang kerumah aku mendengar papa dan mama ku bertengkar,,
flashback,,,,
saat itu mama dan papa Steve sedang bertengkar hebat di dalam kamar ,,,
"mas sebenarnya kau dari mana saja" tanya mama Steve pada papa Steve
"itu bukan urusan mu" jawab papa Steve
"mas ,,aku ini istri mu sebenarnya apa yang kau lakukan di luar sana" tanya mama Steve dengan mata yang mulai berair
"kau sudah tau kan,sejak kita menikah aku tidak pernah mencintai mu" ucap papa Steve sambil memegang pundak istri nya
"tapi mas,aku mencintaimu "ucap mama Steve sambil menangis apalah daya ,dia sangat mencintai papa nya Steve walaupun dia tau hati suami nya bukan lah untuk nya dari dulu hingga sekarang
"cinta ku hanya untuk satu wanita dari dulu hingga saat ini, asal kau tau jika bukan paksaan dari ayah dan ibu ku ,aku tidak akan mau menikah dengan mu"Ucap papa Steve mulai melangkah pergi
saat dia tau suami nya akan pergi dia langsung memegang tangan suami nya
"mas ,kau mau kemana lagi" ucap mama Steve sambil menangis
"aku merasa muak ada di rumah ini" jawab papa Steve
"mas aku mohon jangan pergi" ucap mama Steve memohon pada suami nya
__ADS_1
"lepas" ucap papa Steve sambil melepaskan tangan istrinya
mama Steve langsung memegang kaki suami nya ,,
"aku mohon maaf jangan pergi,aku tidak bisa tanpa mu mas" ucap mama Steve bersujud kepada suami nya sendiri
jujur saja saat itu Shane papa nya Steve tersentuh tapi saat bayang-bayang wanita nya muncul dari langsung menepis rasa kasihan itu
Shane terus berusaha melepaskan tangan istrinya,,
"mas aku mohon masssss,aku mohon jangan pergi mas ,aku tidak bisa tanpa mu mas" mama Steve terus memohon pada suaminya
"mas ,aku janji aku akan melakukan apa pun yang kau minta mas ,aku tidak akan mengulangi kejadian seperti dulu lagi " ucap
"kau bilang apa hah,aku kira aku akan percaya ,maaf Sovia aku tidak akan pernah percaya padamu lagi,cukup sekali aku melakukan kesalahan karena lebih mempercayai mu " ucap Shane papa Steve
Sovia mama nya Steve terus memegang erat kaki Shane suami nya sambil terus memohon,,
dengan kasar Shane melepaskan tangan istrinya dan langsung pergi keluar,,,
"MASSS,,,,,,,," teriak Sovia tapi percuma Shane sudah pergi menggunakan mobil nya
"mas,,,,,jangan tinggalkan aku " Sovia menangis dengan tergeletak di lantai
Steve yang melihat itu membuat hati nya teriris,semenjak kejadian itu dia menaruh dendam pada papa nya sendiri
"ma ,,,ayok bangun ma,disini dingin ma,,," ucap Steve dengan mata yang sudah mulai berkaca-kaca tapi dai menahan itu karena dia tidak ingin mama nya semakin sedih jika melihat nya menangis
"Steve jangan tinggalkan mama ya,,,," mama Steve memohon pada steve ,dia merasa sangat hancur saat ini tapi dia juga tidak ingin kehilangan putranya
"ma,,, steve gak akan pernah ninggalin mama, Steve bakal ngomong sama papa,supaya papa pulang " ucap Steve memberikan semangat pada mama nya , jujur saja di hati kecil nya mengatakan tidak mungkin dia bisa membawa papa nya pulang karena mendengar pertengkaran mama nya dengan papa nya tadi membuat dia mengerti kenapa papa nya selalu cuek dengan mama nya tapi tidak seharusnya papa nya juga bersikap seperti itu pada mama nya ,
"kamu benar nak" tanya sang mama dengan mata berbinar dan dengan penuh harap
Steve sungguh tak tega dengan keadaan Mama nya yang seperti ini ,hati nya bagai teriris pisau,mama nya yang selalu ceria dan selalu tersenyum pada nya dulu sekarang sudah tidak ada lagi ,,,
akhirnya sang mama mau di ajak berbaring ke ranjang Steve memberi mama nya makan dan obat ,,,
"nak mama percaya padamu" ucap sang mama sebelum Steve pergi
Steve hanya tersenyum pahit ,dia merasa bersalah dengan mama nya karena menjanjikan sesuatu yang belum pasti,
Steve pun pergi meninggalkan mama nya saat dia merasa mama nya sekarang sudah mulai tenang dan dia juga tadi sudah memberikan beberapa obat yang bisa membuat mama nya lebih tenang ,
Steve duduk di balkon ,dia terus berpikir bagaimana cara agar papa nya pulang ,
__ADS_1
"halo pa,,,," ucap Steve lewat panggilan handphone
"iya kenapa Steve" tanya pak Shane
"pak boleh kah kita bertemu" tanya Steve
"baiklah,papa menunggu mu di cafe biasa" ucap papa Steve
"baiklah pa" jawab Steve langsung mematikan telpon nya
Steve langsung pergi ke tempat yang di maksud ,
sesampai nya disana dia melihat papa nya sedang duduk,
"pah,,,," ucap Steve langsung mendekat ke arah papa nya
saat Steve sudah duduk di kursi di dekat papa nya
"ada apa kau ingin menemui papa" tanya papa Steve
"pa, Steve mohon pulang pa ,mama menunggu papa" jawab Steve dengan tangan memohon
"tidak nak ,papa tidak bisa pulang " jawab papa Steve
"pah , Steve mohon pa ,mama sakit-sakitan terus sejak papa tidak di rumah " ucap Steve pada sang papa dia berharap papa nya akan tersentuh
"maaf nak ,papa tidak bisa " ucap pak Shane sambil berdiri dan berniat pergi
"pa,apa salah mama sampai papa seperti ini , Steve mohon pa apapun kesalahan mama di masa lalu maafkan mama pa" ucap Steve mulai berdiri
"papa tidak bisa memaafkan mama mu lagi , apapun yang terjadi pada mama mu papa tidak peduli lagi" ucap pak Shane
" ,,kenapa papa seperti itu pada mama,mama sangat mencintai papa" ucap Steve yang mulai geram karena papa nya sangat keras kepala
"tapi papa sudah tidak peduli lagi" ucap pak Shane melangkah pergi
Steve tidak bisa mengatakan apapun lagi ,dia merasa sia-sia mengatakan pada papa nya karena papa nya sangat lah keras kepala,
3 bulan kemudian,,,,,,,,
Steve yang sedang mengerjakan tugas di rumah teman nya tiba-tiba mendapat telpon dari rumah ,
"APA,,MAMA KENAPA BI" teriak Steve di telpon
-
__ADS_1
-