Takdir Hidup Wanita Buruk Rupa

Takdir Hidup Wanita Buruk Rupa
chapter 2


__ADS_3

"tapi aku malu mah buat nyeritain nya "ujar Dira


"lah kenapa harus malu,,kan mama ini, ibu kamu sendiri, jadi usah malu lah nak"kata mama


"tapi mama pasti gak akan percaya,,aku juga kaget sumpah tapi bagaimana pun ini itu benar benar nyata "ucap Dira


"emangnya kamu dapet kalung itu dari mana nak?"tanya mama


"di kasih jodohku ma"jawab Dira


mama dira( kaget)"Lah,, kamu udah ketemu sama jodohmu?"


"udah ma"


"kalian ketemu dimana?"tanya mama


"di dalam mimpi ma"jawab Dira


"ah kamu ma,, jangan suka ngaco deh kalau ngomong"ucap mama Dira(beliau tidak mempercayai ucapan Dira).


"hmm,,tu kan udah ku duga,,mama pasti gak akan percaya Sama aku"ucap Dira(agak kecewa)


"bagaimana mama mau percaya,, bukannya mama gak mau percaya sama kamu, tapi ceritamu itu benar-benar gak masuk akal Sama sekali "ujar mama


"hmm,,iya sih ini itu memang gak masuk akal banget, tapi ini tuh bener-bener nyata ma"ucap Dira (menyakinkan mamanya)


"hmm,,mama masih gak percaya dengan ucapan mu itu,,mana ada coba,ada orang yang ngasih sesuatu barang dalam mimpi,dan barang itu bisa menjadi nyata, kamu tuh jangan banyak ngehalu lah nak"ucap mama


"yaudah deh kalau mama gak percaya "ucap Dira(mulai ngambek),Dira pun ia beranjak dari tempat duduknya,lalu Dira langsung membawa tas nya.


"kamu mau kemana nak?"tanya mama


"mau berangkat sekolah"


"lah,,ko pagi pagi banget"


"gak apa apa,, males juga kalau ada lama lama di rumah,gak di percayai terus"ucap Dira sambil langsung pergi.


Dira pun ia berangkat ke sekolah dengan naik angkot.


di dalam angkot,Dira ia terus menggerutu.


"kenapa sih ya Allah, gak ada yang percaya sama omongan aku, padahal aku mah ber kata jujur,gak pernah ngebohong tapi Masi aja gak di percaya"gerutu Dira dalam batinnya.


beberapa saat kemudian.dira pun akhirnya ia sampai di sekolah,dan Dira pun ia langsung turun dari angkot tersebut.


"makasih ya pak,,ini ongkos nya"ucap Dira sembari menyodorkan uang ongkos ke pak supir.


"wah neng,,ada uang kecil gak?,,ini saya belum ada uang kembaliannya"ucap pak supir

__ADS_1


"gak apa apa pak,, kembalian nya,,buat bapak aja"ucap Dira


"tapi neng ini kebanyakan loh "


"gak apa apa pak,,saya ikhlas kok"ucap Dira sembari tersenyum ramah


"wah,, kalau gitu,, makasih banyak ya neng, semoga Allah membalas semua kebaikan neng melipat-lipat ganda"


"iya pak ,,,aamiin"


"bapak pamit dulu ya,, assalamualaikum "


"wa'alaikumsallam "


setelah itu Dira pun ia melangkahkan kakinya ke gerbang sekolah . namun saat di gerbang. Dira ia tak sengaja bertabrakan dengan seorang siswi yang tak Dira kenal .


"aduh,,Lo punya mata gak sih"ucap siswi tersebut agak marah


"maaf ya mbak,,saya gak sengaja"ucap Dira merasa bersalah


"lu itu kalau jalan pake mata,,udah jelek,bikin mata sakit tau gak"ucap siswi tersebut dengan songongnya.


namun Dira ia tetap sabar,dan ucapan siswi tersebut tak Dira masukan ke hati.


"hmm,,dir sabar dir,, tenang aja kamu masih punya Allah ,,,biar Allah saja yang membalasnya"gumam Dira dalam hati.


"minggir Lo"ucap siswi itu,sambil menyenggol Dira,Sampai Dira terjatuh.


Dira ia sungguh ia merasa sangat malu sekali.


"liat tuh,,dia jatuh,,lu tolongin gih"ucap salah siswa yang ada di sana.


"ogah anjirr harus nolongin anak monyet kayak dia"ucap salah seorang siswa


"hahahaha,,,iya njirr gua juga ogah,, nolongin dia,,mukanya aja macam babi tau gak"ucap siswa tersebut, sembari tertawa dan tidak merasa bersalah sedikitpun tentang apa yang barusan ia lontarkan.


Dira ia sungguh merasa amat sakit hati dengan ucapan mereka,dira pun ia berdiri,dan langsung berlari menuju ke kelasnya sambil menangis.


saat di kelas,Zahra sahabat terbaik Dira kaget melihat Dira menangis.zahra pun ia menghampiri Dira.


"dir kamu kenapa?"tanya Zahra sambil memeluk nya


Dira ia tidak menjawab apapun,Dira ia terus terusan menangis.


"hmm,,dir,,cerita dong sama aku,,,kamu kenapa?"tanya Zahra(penasaran)


"aku dikatain anak monyet zah,,aku sakit hati banget,,terus tadi juga ada yang ngatain katanya muka aku ini macam babi"ucap Dira


"wah sungguh kejam sekali mulut orang yang mengucapkan hal itu,ia benar benar tidak punya hati"ucap Zahra(ikutan marah ketika mendengar sahabat terbaiknya di hina).

__ADS_1


"emangnya aku ini buruk rupa ya zah?"tanya Dira merasa minder dan insecure.


"gak ko Ra,,kamu itu adalah gadis yang cantik,kamu itu cantik luar dalam"ucap Zahra


"terus kenapa,,Mereka pada ngehina fisikku"


"hmm,,kamu jangan dengerin ucapan mereka, mereka itu cuma sirik sama kamu, percayalah sama aku Ra,,,kamu adalah wanita yang cantik, ucapan mereka itu tidak lah benar, Kamu adalah manusia mana mungkin kau mirip sama babi"ucap Zahra


"hmm,,iya juga sih"


"udah ya Ra,, jangan nangis lagi ya,, aku gak mau liat kamu nangis,aku jadi ikutan sedih"ucap Zahra merasa ikutan terharu.


Dira(mengangguk)


beberapa saat kemudian..bel pun berbunyi,dan pelajaran pun di mulai.


"selamat pagi anak anak"ucap bu Aisyah di depan semua murid muridnya.


"selamat pagi Bu"jawab murid murid


"bisa di mulai,, belajar nya?"


"bisa dong Bu"jawab semua murid.


"oke,,hari ini ibu akan,,, memberikan materi tentang seni tari"


Bu Aisyah menjelaskan materi nya........


"oke,,itu saja yang bisa ibu sampaikan,,oh iya kalian ibu kasih tugas praktek ya"ucap Bu Aisyah setelah menjelaskan semua materi tentang seni tari.


"praktek apa Bu?"tanya celsie,salah satu siswi.


"ya praktek nari dong,,tapi sebelum itu ibu akan membagi kelompok untuk memperaktekanya"ucap Bu Aisyah


"celsie kamu sekelompok sama dara ,Widya dan Tania,,,,dan putry kamu sekelompok sama farel,Silva dan Dira"


"maaf Bu"ucap Silva sembari mengacungkan tangan nya.


"iya Silva kenapa?"tanya Bu Aisyah


"saya tidak mau Bu sekelompok sama si Dira"


"Lah kenapa?"


"malu Bu,,dia kan buruk rupa"ucap Silva


Lantas semua siswa mentertawakan Dira.


"iya Bu,,saya juga gak mau sekelompok sama si gadis buruk rupa itu,udah jelek,dekil,cupu lagi,, hahahaha"ucap farel sembari tertawa

__ADS_1


"sudah sudah,,cukup farel,Silva,,kalian jangan suka ngehina Dira,,Dira itu kan temen kalian sendiri"ucap Bu Aisyah (menasehati mereka)


__ADS_2