Takdir Hidup Wanita Buruk Rupa

Takdir Hidup Wanita Buruk Rupa
chapter 4


__ADS_3

"eh,,rupanya elu"kata siswi itu sembari menunjuk ke arah Dira.


"kamu yang tadi pagi ya?"celetuk Dira sembari tersenyum ramah.


"jangan so ramah deh,,, wahai gadis buruk rupa yang jeleknya tiada tandingan"


Dira pun ia seketika terdiam ,senyum yang ada di bibirnya pun memudar.hatinya begitu sakit mendengar ucapan nya.


"jaga ucapan mu ya,,wahai gadis gak punya atitude "ucap Zahra sembari melotot ke arah Siswi tersebut.


" lu jangan ikut campur,,muka kayak Tante Tante aja lu belagu "


"lah mendingan gua kayak Tante Tante,,lah lu punya muka cantik tapi hati busuk"


"ya ,,yang penting cantik kan?,,,jadi banyak yang suka"ucap siswi tersebut menunjukkan kenarsisannya .


"percuma banyak yang suka,,kalau murahan"


"lah gua gak murahan ya,,gua ini cewek mahal"


"Iya iya deh terserah lu"


"lu iri kah?"tanya siswi tersebut dengan PD nya


"lah buat apa juga gua iri"


"makannya kalau punya muka itu di rawat biar cantik,,lu mah masih mendingan sih,,tapi temen lu itu dia jelek banget anjirrr,ko dia masih kuat ya hidup dengan muka jelek kayak gitu"ucap siswi tersebut menyindir Dira.


Dira pun ia merasa tersinggung dengan ucapan siswi itu.


"siapa juga sih yang gak mau cantik,,semua wanita pasti ingin terlahir cantik begitu pun dengan diriku,aku juga ingin terlahir cantik seperti mu,namun Allah telah menakdirkan ini semua kepadaku dan mau gak mau aku harus menerima takdir ini dengan lapang dada"ucap Dira sembari menangis.


"lah ko lu nangis sih,, kesinggung ya ,,,hahaha "ucap siswi itu sembari tertawa dan tidak merasa berdosa sedikit pun.


"sudah cukup,,lu jangan gitu sama dira"ucap Zahra marah ketika sahabat terbaik nya di hina.


"lu jangan ikut campur ya Kunti"


"udah zah udah,,jangan di ladenin"ucap Dira sembari terisak Isak.


"tapi dia ini udah keterlaluan dir"ucap Zahra


"sudah biarin aja,,aku ini kan yang dia hina bukan kamu"


"tapi dir,,aku sedih banget kalau liat sahabat aku di hina"


"aku gak apa apa ko zah,,ayok sebaiknya kita kembali ke kelas aja yok"ajak Dira


"gak ah,,males ketemu sama si Silva"


"kenapa?,, kamu masih marah kah sama dia?"tanya Dira


"tentu aja dong"

__ADS_1


Dira menghela nafas "hmm,,jangan gitu dong zah,,maafin aja kesalahan dia,sanggakeun Sagala na KA Allah ta'ala"ucap Dira


"sanggakeun itu apa?,, sagalana itu apa?"tanya Zahra yang tak mengerti Dengan ucapan bahasa yang Dira gunakan.


"hadehh,,maksud ku,,serahkan aja semuanya ke Allah,biar Allah aja yang membalas perbuatan nya,kita mah gak usah ikut ikutan membalas"ucap Dira


"hmm,,iya deh"


"yok atuh ke kelas"ajak Dira


"yok"jawab Zahra setuju.


Mereka berdua pun berjalan menuju ke kelas mereka.


saat dalam perjalanan mereka berdua tak sengaja berpapasan dengan satria(cowok terganteng dan terpopuler di sekolah mereka).


Zahra ia tersenyum ke satria ketika berpapasan ,namun berbeda hal nya dengan Dira yang malah memalingkan wajahnya.


setelah satria sudah pergi......


"eh dir"


"iya kenapa Zah?"


"ko kamu tadi malah buang muka sih,,padahal si satria itu ganteng banget,udah itu ramah lagi,aku aja tadi di senyumin balik sama dia"ucap Zahra salting.


"iya emang ,,dia itu emang ganteng,,tapi aku sadar diri, aku takut dia gak bakalan suka sama aku, yang ada dia malah risih ketika liat muka aku yang buruk rupa ini"ucap Dira(sedih)


"hmm,,mulai deh kamu mah"


"kata siapa aku paham ko perasaan kamu"


"aku tu insecure banget zah,,aku minder banget sama wajah aku yang buruk rupa ini"ucap Dira


"hmm,,kamu mah jangan insecure, percayalah Kamu itu cantik di mata orang yang tepat"ujar Zahra menyakinkan nya


"tapi aku gak cantik di mata siapa pun Zah"


"menurut ku Kamu itu cantik ko dir"ucap Zahra


"kamu bicara seperti itu karena kamu sahabat ku"ucap Dira


"tapi kamu beneran cantik kok di mata aku"ujar Zahra


"makasih ya zah ,,kamu udah mau jadi sahabat aku"ucap Dira


"gak usah berterima kasih,, aku sendiri juga senang banget malahan punya sahabat kayak kamu"ucap Zahra


"kamu jangan pernah pergi ya dari aku, kalau kamu pergi aku sedih banget"


"ya gak akan lah dir,,tenang aja, kita berdua akan sahabatan sampai nenek-nenek"ucap Zahra


"janji ya zah"

__ADS_1


"iya dir aku janji"


Dira pun ia tersenyum.


beberapa lama saat kemudian.....


akhirnya sekolah pun telah usai.


saat di rumah......


"assalamualaikum mah"ucap Dira


"wa'alaikumsallam nak,,gadis nya mamah udah pulang "


"iya mah udah "ucap Dira sembari Salim ke mamanya.


"Dira masuk kamar dulu ya mam"ucap Dira


mama pun mengangguk.


saat di dalam kamar......


"aduh lelah banget hari ini"gumam Dira sembari langsung tiduran di kasur.


"hmm,,aku sedih banget deh hari ini, kenapa sih hari hari ku harus penuh dengan cacian dan penghinaan,aku memang udah terbiasa dengan hal ini,tapi lama lama aku capek juga di perlakukan buruk kayak gini, aku pengen juga ngerasain rasanya jadi orang cantik, pasti aku akan bahagia"gerutu Dira sambil memejamkan matanya.


"kapan ya ,,,oh ya Allah aku ingin cantik"


"biar di hargain sama orang"


"capek jadi jelek,,di perlakukan kayak binatang mulu sama orang orang"gumam Dira


beberapa saat kemudian.


Dira pun ia menangis.


"salah ku apa oh ya Allah, kenapa aku harus tercipta kayak gini, kenapa aku harus punya wajah buruk rupa "gerutu Dira sembari menangis.


tibak tibak mamah masuk ke dalam kamar. dan ia sangat terkejut ketika melihat Dira menangis .


"nak kamu kenapa?"tanya mamanya Dira sembari menghampiri nya.


"aku ko jelek sih mam"ucap Dira sembari terisak Isak dalam tangis


"lah kata siapa kamu jelek, Kamu itu cantik kok nak"ucap mama


"mamah boong,,kalau aku cantik gak mungkin aku terus terusan di hina sama orang, aku malu mam, aku capek di hina terus, semua orang di dunia ini kayak benci sama aku hanya karena aku punya wajah buruk rupa"


"bersyukur aja nak,, apa yang telah Allah berikan kepada mu, sesungguhnya ini semua adalah ujian bagi diri mu"ucap mama


"hmm,,iya mam, aku udah berusaha sabar bertahun tahun, tapi terkadang aku juga merasa lelah mam dengan semua ini,apa aku mati aja mam"


"eh nak ,,,kamu jangan berbica seperti demikian "

__ADS_1


"percuma juga hidup mam,,kalau di giniin terus sama orang orang"ucap Dira curhat ke mamanya


__ADS_2