
"iya deh Bu"kata mereka berdua sembari memutar kedua bola matanya.
Dira ia sungguh merasa sangat sakit hati, dengan ucapan mereka. "ya Allah,, kenapa sih aku di bully terus, di hina terus,, padahal kan aku terlahir begini, bukan karena kehendak ku,namun takdir ini darimu"gerutu Dira dalam batin.
beberapa saat kemudian.. ...
tringgggggg!!
akhirnya bel istirahat pun berbunyi.
"hmm anak anak karena bel sudah berbunyi,, kalian silakan sekarang boleh istirahat,ibu akhiri dulu pembelajaran sampai di sini "ucap Bu Aisyah sembari melangkahkan kaki keluar dari ruang kelas.
setalah Bu Aisyah sudah keluar dari ruang kelas.
Silva menghampiri Dira
"woy anak monyet"ucap Silva sembari memukul meja dengan keras.
Dira ia (kaget),karena memang Dira ia tak bersalah .
"ada apa sil?"tanya Dira dengan lemah lembut.
"pura pura bego,,ya lu monyet"teriak Silva sambil menatap dira dengan kebencian.
"hmm,, perasaan aku tu gak punya salah apa apa sama kamu sil,, tapi ko kamu marah marah gak jelas sih"ucap Dira sembari mengerutkan keningnya.
Silva memukul kembali meja dengan keras,lalu menatap kedua mata dira dengan tatapan sinis. "heh,, manusia sok suci, lu bener bener enggak tahu diri banget ya"teriak Silva Dira(menghela nafas)"hmm,,sil aku gak tau diri apa?,, perasaan aku dari tadi gak bikin masalah sama kamu, tapi kok kamu datang tiba-tiba terus marah-marah sama aku"ujar Dira. "iya nih,,kamu kenapa sih sil,, marah marah gak jelas sama Dira"ucap Zahra sembari menghampiri mereka.
"ini lagi satu,, jangan coba coba ikut campur lu,ini urusan gua sama Dira"
"iya tau sil,, emang urusan kamu sama Dira,tapi aku sebagai sahabatnya Dira, aku gak rela melihat dira di bentak-bentak terus, padahal dira gak salah apa-apa sama kamu"ucap Zahra
"udah lah zah,,gak usah kamu belain Sahabat kamu itu, kok kamu mau sih temenan sama si Dira,udah jelek,kamu itu cantik loh zah,,nanti kalau kamu temenan terus sama si Dira, kamu ketularan jelek kayak dia"ucap farel.
"mau aku temenan sama Dira kek,, mau enggak kek,,itu bukan urusan mu,, lagian kau siapa berani ngelarang ngelarang aku"
"kan aku pacar kamu"
"dih najis banget punya pacar kayak kau,, kau itu cowok gak punya hati "ucap Zahra
"yaudah yok Ra,, kita kantin aja, males kalau lama-lama di kelas"ajak Zahra ke Dira
"iya yok"jawab Dira
Dira pun ia beranjak dari tempat duduknya...
__ADS_1
saat Dira akan melangkahkan kakinya tibak tibak kaki Silva menghadang kaki Dira yang lagi berjalan,dan akhirnya Dira pun ia terjatuh.
"hahahaha,,makannya hati hati kalau jalan dasar monster "ucap Silva
"mau lu apa sih sil,,lu bisa gak sih jangan gangguin Dira mulu,kasian dia"ucap Zahra
"udah udah zah,,biarin aja"ucap Dira menenangkan Zahra "tapi dir,,kan dia udah "
"suttt,,udah , aku gak apa apa ko,yaudah yok kita ke kantin, katanya tadi mau ke kantin"ucap Dira sembari tersenyum ke Zahra.
Zahra dan Dira mereka berdua keluar dari ruang kelas dan mereka langsung menuju ke kantin.
"aku sebel banget sumpah sama si Silva"ucap Zahra (masih kesal) "udah udah,,maafin aja dia,lagi pula kan manusia pasti punya kekurangan masing masing"ucap Dira "hmm,,kamu itu baik banget ya dir" "Lah aku?,,,aku baik apanya?" "kamu itu udah di hina , habis habisan sama si Silva ,tapi kamu masih tetap berbuat baik sama dia aku salut banget sama kamu dir"ucap Zahra takjub dengan akhlak Dira.
"astaghfirullah,,kamu jangan salut sama aku,aku ini cuman manusia biasa dan aku pun pernah berbuat dosa, aku ini cuma memahami doang prilaku dia,,dia pantes ko memperlakukan aku kayak tadi, apalah aku ini , aku hanyalah seorang gadis buruk rupa"ucap Dira merasa rendah diri.
"cukup dir,,kamu jangan menghina diri kamu sendiri, ketahuilah dir sesungguhnya Allah telah menciptakan manusia dalam bentuk sebaik-baik nya"
Dira(menghela nafas)"iya zah aku tau ko kalau soal itu"
"makannya kamu jangan suka menghina fisik diri kamu sendiri, karena itu sama saja kamu menghina karunia yang telah Allah berikan kepadamu"
"astaghfirullah,,iya zah aku khilaf"ucap Dira
Dira (mengangguk)
...
"ngomong ngomong kamu mau jajan apa dir?"tanya Zahra
"aku lagi pengen jajan rujak sih"jawab Dira "kenapa ko,kamu tumbenan pengen rujak" "ya Gak tau kenapa,,hari ini aku lagi pengen yang seger seger"ucap Dira "oh gitu "
.
tak lama kemudian Zahra melihat kalung yang di pake Dira ,dan ia sangat takjub dengan keindahan kalung itu.
"eh dir,, ngomong ngomong itu kalung yang kamu pake itu kalung kamu yang baru ya?"tanya Zahra Dira(mengangguk)"iya zah"jawab Dira
"Kalungnya cantik banget,, kamu beli kalung itu di mana?"
"aku gak beli kalung ini"
"terus kamu bisa dapet kalung itu darimana?,, bikin sendiri kah?"tanya nya
"gimana ya susah buat nyeritainnya"ucap Dira
__ADS_1
"cerita aja atuh dir"bujuk Zahra
"tapi ceritanya panjang banget"
"yaudah ceritanya di singkat aja"
"jadi gini,,aku semalem mimpi"
"mimpi apa?"
"mimpi ketemu jodoh aku"
"oh ya?"
"iya,, jodoh aku itu ganteng banget sumpah"
"seganteng apa?"
"susah buat ngejelasinnya,, pokoknya badan dia itu tinggi dan Maco,hidungnya mancung kayak orang arab, rambutnya panjang dan gondrong, kulitnya putih bersih, pokonya ganteng deh"
"wah,,jadi penasaran aku,,dia itu seganteng apa,,tapi kamu yakin ,kalau yang ada di mimpi kamu itu bener bener jodoh kamu?"
"hmm,, sebenarnya aku sendiri masih ragu sih,,tapi aneh banget sumpah tapi ini bener bener nyata " "aneh kenapa?"
"jadi gini,,di dalam mimpi itu dia memasangkan kalung ini di leher ku ,dan pas aku bangun, kalung ini benar-benar aku pakai"
" Ma sya Allah sungguh keajaiban "ucap Zahra seakan akan tak percaya dengan cerita Dira.
"tapi itu bener bener terjadi kan?,,kamu gak ngarang?"tanya Zahra
"aku serius zah,, ya udah kalau kamu gak percaya"ucap Dira
"iya iya deh aku percaya sama kamu, lagi pula kamu itu gak pernah ngebohong sama aku,tapi ini bener bener keajaiban yang di luar nalar banget "ucap Zahra
"iya ,,aku sendiri juga Bingung, ini semua benar benar yang terjadi"
"semoga kamu segera bertemu dengan jodohmu itu ya"ucap Zahra
"iya zah,,,aamiin"
"aamiin"
....
tak lama kemudian, seorang siswi yang tadi pagi bertabrakan dengan Dira di depan gerbang, siswi itu tak sengaja berpapasan dengan mereka berdua.
__ADS_1