Takdir Hidup Wanita Buruk Rupa

Takdir Hidup Wanita Buruk Rupa
chapter 7


__ADS_3

Tak lama kemudian akhirnya sore hari pun tiba..


selesai melaksanakan salat asar berjamaah, semua para santri wan dan para santri wati.


harus mengikuti majelisan taklim di madrasah.


saat di madrasah......


semua para santri yang ada di pesantren semuanya ber kumpul di dalam madrasah.


tak lama kemudian.....


Gus bintang dan Gus Habibie mereka berdua memasuki madrasah.


dan baru aja memasuki madrasah.gus bintang ia langsung menghampiri Dira,lantas semua mata tertuju kepada mereka,dan para santriwati yang mengagumi Gus bintang,mereka menatap sinis ke arah Dira.


"assalamualaikum ya ukhty"ucap gus bintang menatap Dira sembari tersenyum.


melihat gus bintang bersikap seperti itu ke Dira membuat semua para santri wati yang mengagumi Gus bintang, jadi benci terhadap Dira .


"wa'alaikumsallam Gus"jawab Dira sembari tersenyum balik ke Gus bintang.


"Kamu udah sehat mus?"tanya Gus bintang


"Alhamdulillah sekarang saya udah agak mendingan Gus"


"padahal mah kamu istirahat aja di asrama sementara waktu ini,kan kamu baru aja pulih, aku gak mau kamu sampai kenapa-napa"ucap gus bintang(khawatir terhadap Dira)


"cie cie ekhem ekhem"ucap gus Habibie sembari tersenyum melihat mereka.


"yaudah yuk,,aku anter kamu ke asrama,,biar kamu istirahat dulu aja,, nanti kalau udah pulih baru kamu bisa ikut majelisan "ucap gus bintang menatap Dira.


"tapi aku gak apa apa ko Gus"ucap Dira menolak ajakan Gus bintang.


"ayok aja,,aku gak mau sampai kamu kenapa napa"


"yaudah deh ayok"jawab Dira pasrah.


Gus bintang dan Dira pun mereka berdua keluar dari madrasah.dan 2 orang santriwati bernama Amelia dan Lilis mulai menyimpan rasa kebencian terhadap Dira karena iri melihat Dira bisa dekat dengan gus bintang.


"ih,,gua sebel banget sama tu cewek,dia centil banget anjir,, bisa-bisanya dia deketin gus bintang, padahal muka dia itu jelek banget, kalau Cantik mah masih mendingan,inimah udah jelek gak sadar diri lagi"ucap Amelia berbisik ke Lilis.


"iya gua juga sebel banget sama tu cewek,,muka udah kayak taik aja masih aja berani-beraninya dekat-dekat sama gus bintang"ucap Lilis berbisik balik ke Amel .


saat di asrama .......


gus bintang dan Dira mereka berdua ,berduaan di dalam asrama.


"yaudah kamu istirahat aja ya"ucap gus bintang


"iya gus"jawab Dira sembari mengangguk.


namun tibak tibak kalung Dira terlepas dari lehernya.


gus bintang pun mengambilkan kalung itu.

__ADS_1


"ini kalung kamu Mus?"tanya Gus bintang


"oh iya itu kalung aku"jawab Dira


"hmm"ucap gus bintang sembari menatap kalung itu,dan Gus bintang mengerutkan dahinya seperti ada sesuatu pada kalung itu.


"kamu dapet kalung ini darimana Mus?"tanya Gus bintang


namun karena dira ia hilang ingatan membuat Dira lupa segalanya,bahkan pada laki-laki yang ada di mimpinya itu.


"aduh,,aku juga tidak tahu"jawab Dira sama sama merasa bingung.


"yaudah,,kamu istirahat aja dulu ya,jangan mikirin apapun"ucap gus bintang mengingat kan Dira.


Dira pun menganggukan kepalanya.


"ya udah kalau begitu,,saya tinggal dulu ya Mus"ujar gus bintang


"Na'am Gus"jawab dira


"assalamualaikum"


"wa'alaikumsallam"


Gus bintang pun pergi meninggalkan Dira.


Dira pun ia tiduran di kasur sembari melamun.


"ko,, aku kayak ingat sesuatu ya, tentang kalung yang ku pakai ini, kayak ada sesuatu gitu yang mengganjal dan tak asing bagi ku. tapi aku sama sekali gak tau itu apa"gumam Dira dalam lamunan nya.


dalam mimpinya ,Dira ia lagi lagi berjumpa dengan laki laki yang waktu ada di mimpinya .


dalam mimpinya..


Dira ia sedang berada di sebuah gunung,lalu laki laki tersebut datang menghampiri Dira,laki laki itu mengenakan jubah hitam .dan laki laki tersebut membawa seikat bunga mawar merah yang sangat indah.


"assalamualaikum calon istri ku"ucap laki laki itu menatap dira sembari tersenyum.


"wa'alaikumsallam,,eh kamu?"ucap Dira sembari menunjuk ke arah laki-laki itu dengan tatapan melongo


"iya aku,,kamu kangen gak sama aku?"tanya laki laki itu


"aku kangen banget sama kamu"jawab Dira sembari memeluk laki laki itu ,dan sembari menangis bahagia.


"ini untuk mu"ucap laki laki itu sembari menyerahkan se ikat bunga mawar merah yang ada di tangannya kepada Dira.


Dira pun menerima mawar merah itu.


"makasih ya"ujar Dira sembari tersenyum


"iya sama sama oh cinta ku"ucap laki Iaki itu.


"oh iya,,kamu tau gak"ucap laki laki itu


"tau apa?"

__ADS_1


"aku sudah berada di sekitarmu"jawab pria itu.


"maksudnya?"tanya Dira bingung dengan ucapan pria itu.


"aku tidak bisa menjelaskan nya, yang pasti kita berdua sudah dekat di dunia nyata"jawab laki laki itu menatap Dira sembari tersenyum.


lalu laki laki itu mencium kening Dira,lalu laki laki itu beranjak dari tempat duduk nya dan pergi meninggalkan dira.


"kau mau kemana?"teriak Dira memanggil laki laki itu.


namun kali laki itu tidak menyaut dan pergi begitu saja.


tibak tibak Dira pun ia terbangun dari tidurnya.


"subhanallah"ucap Dira setelah terbangun.


Dira pun melihat ke arah jam,,dan ternyata sudah jam 5 sore.


Dira pun ia segera beranjak dari ranjangnya dan segera keluar dari kamarnya.


dan saat di luar kamarnya Dira ia bertemu dengan Nurul dan Zia.


"hai Nurul,,hai Zia"sapa Dira


"hai juga mustika"ucap mereka menyapa balik Dira.


"aku mau nanya sesuatu sama kalian"


"nanya apa?"


"kamar mandi ada di mana ya?"tanya Dira


"ada di belakang,,mau kita Antar?"


"hmm,, boleh"


nurul dan Zia pun mengantar Dira ke kamar mandi .


"makasih ya kalian berdua, udah mau nganterin aku"ucap Dira


"iya sama sama dir,, jangan sungkan sungkan kalau kamu butuh bantuan bilang aja ke kami"ucap Nurul


"iya Mus,,kami siap membantu kamu kok"ujar Zia


sejak saat itu mereka bertiga pun bersahabat,kemana mana selalu bersama setiap saat,tidak pernah terpisahkan.


1 bulan kemudian......


sudah 1 bulan lama nya .ayah dan ibu Dira mereka berdua sudah mencari Dira kemana mana,namun Dira tidak mereka temukan,Mereka sudah melapor ke polisi namun belum juga ada hasil .


hingga pada suatu ketika,saat di pasar,di saat Dira ia sedang menemani bi gina(Pembantu yang ada di pondok) belanja sayuran untuk makan para santri.


saat mereka sedang berada di tukang bayam,Dira dan BI gina mereka tak sengaja berpapasan dengan mama nya dira.


"Dira anak ku"ucap mama Dira dengan histeris. sambil memeluk dira sambil menangis bahagia.

__ADS_1


Dira ia kebingungan saat di peluk oleh mama nya sendiri, karena Dira ia sama sekali tidak mengingat mama nya.


__ADS_2