
Fransis Yardley atau biasa dipanggil Frans adalah seorang pengusaha tampan dan seorang pemain bola terkenal walaupun tampan dan terkenal tetapi ia masih saja di khianati oleh kekasih-kekasihnya. Hingga menjomblo bertahun-tahun.
"Huhh jaman Sekarang Mana Ada Cewe Yang Setia Palingan mereka Hanya Menginginkan Hartaku saja" ucap Frans
"Jangan Bicara Seperti itu anak Konyol Pokoknya ibu Tidak Mau Tau Kau Harus Mencarikan Menantu Untuk ibu" ucap ibu frans
Ibu Frans, Selalu mengharapkan seorang menantu Agar bisa Menemaninya Kelak.
*Melerai Pembicaraan*
"Yah aku pergi Dulu" ucap Frans dan Berbalik pergi
"Heii anak Konyol Aku Belum Selesai Bicara Dengan mu, ini sudah Malam Kau Mau kemanaa" teriakan Ibu
"Mencari Menantu untuk ibuuu" ucap frans Dengan tawaan
"Owhh Kau Manis Sekali Anak ku ibu akan Menunggunya" teriakan ibu Frans Dengan Tersenyum gembira
"Huh dasar mana mungkin aku akan mencari jodoh tengah malam begini", ucap Frans Dengan perasaan gelisah
"Bos Kemana Kita akan pergi" ucap Richard
Richard Adalah Tangan Kanan Dari Frans ia Selalu Mendampinggi Dan Menemani Layaknya Seorang Teman.
"Pikiran ku sedang tidak enak Aku inggin pergi ke bar tetapi aku akan terlihat biasa saja agar tidak ada orang yang mengenaliku, sungguh aku inggin merilekskan pikiranku" ucap Frans
"Baik bos aku akan Antarkan bos Pada BAR terlaris dan terbaik" ucap Richard
"Yah terserah yang penting aku bisa menenagkan pikiran ku" ucap frans
*Di satu sisi*
"Anak tidak Berguna lebih baik Kau Mati Saja Dasar Pelacur" ucap ayah Karlin
"Hahaha Rasain" suara hati ibu tiri karlin
Karlin adalah seorang Gadis Tomboy Yang hanya lulusan SMA.
Ayah Karlin adalah Seorang pengusaha Tetapi ia Sama Sekali Tidak Memikirkan masa depan karlin dan hanya Memperdulikan anak tirinya dibandingkan anak kandungnya.
ibu tiri karlin adalah iblis penghasut yang selalu mengaduh setiap perbuatan yang tidak dilakukan oleh karlin untuk menjatuhkan karlin dan untuk memprioritaskan anak kandungnya.
"Hahhh akan aku buktikan bahwa aku berguna, bay lebih baik aku pergi saja"ucap karlin dengan kesal
__ADS_1
"Baik aku pegang kata-kata mu, jika Kau Belum berguna bagi Kami, maka segera angkat kaki dari rumah ini. Pergi sana aku tidak peduli dengan mu" ucap ayah karlin dengan amarah dan keterpaksaan
"Baik kita lihat nanti" ucap karlin dengan emosi yang hampir meledak
"Kau dasar Anak Sialan" ucap Ayah Karlin Dengan Penuh Amarah
"Sudahlah Sayang Jangan Terlalu keras padanya lebih baik kau tenangkan dirimu Nanti penyakitmu bisa Kambuh Lagi" ucap ibu tiri karlin Dengan Tawa Kegembiraan Dalam Hatinya
"Iyah makasih Sayang Kau Selalu menemaniku" ucap Ayah karlin
"Hump dasar Penyakitan siapa Juga Yang ingin terus bersama-sama Dengan mu, aku hanya Membutuhkan Hartamu" suara hati ibu tiri karlin
Terpaksa karlin pergi untuk merileksan pikirannya di suatu bar.
Saat hendak bersaintai seorang Cowo datang Menganggunya.
"Heii Cantik, apakah kau sendirian?, Maukah mau seranjang deganku" ucap Cowok mesum
"Lebih baik Kau Enyahla Dari Hadapan ku Aku tidak punya urusan dengan mu" ucap karlin dengan tatapan sinis
"Dasar Cewe Pelacur Ternyata Mau Jual Mahal yah!, Katakan berapa Yang Kau ingginkan" ucap Cowo mesum
"Ku bilang enyahla Dasar Bajingann" teriakan Karlin dengan penuh amarah
"Heh dasar cowo pecundang itu bisa-bisanya mereka suka menggoda cewek aku Bantu Apa Ngak yah?(ragu-ragu) hahhh sudahlah bukan urusanku aku kesini hanya Untuk bersantai" ucap Frans Dengan Mata yang Terus Menengok Ke Arah Kejadian.
"Heh Bisa-bisanya Kau Membantahku, (menjambak), asal kamu Tau Cewe sepertimu mungkin tidak laku di luar sana" ucap Cowo Mesum dengan kesal
"Apa kau Bilang(melirik Dengan Mata Jahat), katakan Sekali Lagi" ucap Karlin. dengan Amarah Yang Telah Meledakk
"Heh Kau Mau Bermain-main denganku yah Dasar Pelacurr" ucap cowo mesum dengan amarah
*Plak-plakk, bump, satu tendangan maut pada organ fital dengan amarah sang wanita*
'Suara Ayam Berkokok'
"Aduhh rasanya Telurku ingin Pecah, dasar sialannn" ucap Cowok mesum Dengan Rasa Sakit Yang Diterima
"Bukankah Sudah Ku katakan Enyahlah Dari hadapan ku sialannnn!!" Teriakan Amarah Dari Karlin
"Tunggu aku Dasar wanita sialan aku akan membalas mu" ucap cowo mesum dan berlari dengan tergesa-gesa
Frans Yang Melihat itupun terkejut "wah Ternyata Cewe ini cukup manarik" ucap Frans dengan tatapan Yang tak bisa Berpaling
__ADS_1
*Melihat balik*
"Apa Yang Kau lihat disini dasar semua cowok sama Saja" ucap Karlin Dengan kesal
Karlin Yang Sangat Stres Dan Penuh Amarah pun hilang kendali Dan membuat Kekecauan ia Menghancurkan perabotan-perabotan Dalam Bar ituh.
"Hump Galak Sekali" suara Hati Frans
Tiba-tiba Segerombolan Cowok Datang
"itu dia, dia Yang Membuat kekacauan ini" ucap Cowo Mesum Yang Ditendang Karlin Tadii
"Heehh cewe Cantik ternyata Kau Yang Membuat Kekacauan Di Bar ku inii!. Hukuman Apa Yang Pantas untuk mu sayang?" ucap pemilik Bar dengan rada yang tak tertahankan
"Sebaiknya kita tangkap dia dan perkosai dia" bisikan Para Cowo mesum
"Hump ide bagus, oke kalo Begitu apakah kau ingin seranjang dengan ku sayang atau aku akan memberi hukuman yang lebih Ganas untuk mu" ucap Pemilik Bar ituu
"Aku tidak ingin menerima hukuman apapun dari cowo sampah seperti mu Sialann!!" Teriakan karlin dengan tatapan sinis penuh amarah
"Heii dasar wanita tidak tau diriii!!, Aku akan memberimu pelajaran dan tempat agar kau tau posisimu, Semua Tangkap Dia" ucap pemilik Bar
"Sial mereka Sangat Banyak, bagaimana ini" Saat karlin hendak melangkahkan kakinya segerombolan cowo itu langsung menerkamnya ia sama sekali tidak bisa Berbuat apa-apa hanya amarah yang melonjak dan pemberontakan yang bisa ia lakukan
"Hahaha Dasar cewe sialan sudah ku peringatkan kepada mu, mungkin ini saat nya Kau merendahkan dirimu dihadapan ku, Semua Bawa Dia" ucap pemilik Bar
"Lepaskan aku Dasar Pecundang, sampah, menjijikan, bajingan, kau sialaann" teriakan karlin dengan penuh amarah dan khawatir
"Percuma saja Kau Berteriak Tidak Akan Ada Orang Yang Menyelamatkan mu" ucap pemilik Bar
*Plak-plak, bump-bammm*
Terkaman Frans Pada para cowo mesum dan Langsung Menarikk Tangan Karlin sambil berlarii.
"Heii sialan, Cepat kejar Mereka" perintah pemilik Bar
"Baik Boss"
Mereka pun Saling Kejar Mengejar Hingga Akhirnya karlin Dan Frans Bisa Menyembunyikan Diri Dan Lolos Dari Pengejaran.
"Huh capek sekali akhirnya kita bisa lolos" ucap Frans
"Uhem sekarang Sudah Lolos jadi lepaskan Tangan ku" ucap karlin
__ADS_1
"Hah dasar tidak tau Beterimakasih" ucap Frans Dengan tatapan Dingin