
Jam menunjukkan pukul 8 lewat 4 menit zam bergas menggunakan pakaian yang akan digunakan untuk santai dan nongkrong di salah satu kafe yaitu "star cafe" salah satu kafe tempat nongkrong kaum millenial.
Malam itu juga Riska keluar untuk membeli cemilan di supermarket yang kebetulan supermarket tersebut bersebelahan dengan kafe tempat zam nongkrong.
Riska belanja beberapa cemilan yang disukai, beberapa roti tawar dan tidak lupa pula minuman.
Setelah bayar di kasir Riska bergegas keluar dari supermarket tetapi dia penasaran mengenai kafe yang berada adi samping supermarket tempat ia belanja tadi, sekalian juga kan mengenal lebih jauh kota baru yang tempat Riska tinggal sekarang.
Riska memasuki kafe dan tanpa sengaja bertemu dengan zam. Yang kebetulan juga mereka bertemu di kafe yang sama.
" Zam : loh dek Riska ngapain di sini dan sama siapa? tanya zam"
"Riska : Oh iya kak zam tadi Riska dari supermarket untuk beli beberapa cemilan samping kafe ini tapi Riska penasaran dengan kafe ini kak jadi Riska ke sini deh, kak zam sendiri di sini sama siapa", tanya balik Riska.
" Zam : sendiri, Ohh iya kita cari tempat duduk yahh agar lebih enak ngobrolnya, sekalian dek Riska coba Coffee di kafe ini pasti dek Riska suka".
Riska dan Zam kemudian mencari tempat duduk. setelah menemukan tempat yang las, Zam memanggil pelayan cafe untuk memesan coffee untuk Riska.
"Zam: mengangkat tangan kepada pelayanan menandakan bahwa ingin memesan sesuatu".
"Pelayan kafe : Iya kak mau pesan apa, tanya pelayan kafe kepada zam".
"zam : oh iya kak pesan coffee mochaccino latte dua yah kak sama banana roll yahh kak".
Pelayan kafe : Baik kak di tunggu yahh pesanannya"
Beberapa saat kemudian setelah pesanan mereka sudah datang dan dipersilahkan oleh pelayan kafe untuk mereka cicipi.
" Zam : oh iya dek Riska ke sini sama siapa tadi? " tanya zam.
" Riska : sendirian kak naik ojek online ".
__ADS_1
" Zam : Emang dek Riska tidak takut keluar malam sendirian dan apa orang tuanya tau kalau dek Riska keluar? ".
"Riska : Riska menunduk, tadi dia keluar tanpa pamit kepada ibu dan ayahnya".
"Zam : Dek Riska kenapa kok diam? "
"Riska : mohon maaf kak saya tadi lupa memberi tahu orang rumah kalau saya keluar untuk ke supermarket".
" Zam : kalau begitu dek Riska minuman dan cemilannya dihabiskan dulu, sudah itu nanti zam yang antar pulang".
"Riska : Tidak usah kak zam nanti saya pesan ojek online "
"Zam : Tidak papa lagian mana tega zam biarkan dek Riska naik ojek online malam- malam, nanti kalau tukang ojeknya macam-macam sama dek Riska gimana?".
"Riska : Riska terdiam sejenak memikirkan apa yang barusan zam ucapkan, kemudian Riska menerima tawaran zam untuk mengantarnya pulang, iya deh kak Riska ikut ".
Sebelum pulang zam memesan dua porsi banana roll di bungkus untuk di bawa pulang. Zam dan Riska menuju ke parkiran, Zam memakai helm dan tidak lupa pula memakaikan Riska juga. Dalam perjalanan pulang zam sedikit melajukan kendaraan bermotor karena takut kedua orang tua Riska kawatir.
"Zam : dek Riska pegangan yang kuat yahh".
sampainya di depan rumah Riska, betul saja orang di rumah Riska semuanya panik karena Riska tidak ada di rumah, ayah Riska hampir saja menelfon pihak yang berwenang.
"Ibu Riska : nak kamu dari mana saja ibu dan ayah sangat kawatir tau".
"Riska : Riska minta maaf tah bu, sudah buat ibu dan ayah kawatir.
" Ayah Riska : iya nak lain kali kalau mau keluar ijin dulu sama ibu atau ayah, agar ibu dan ayah tidak kawatir seperti ini.
" Riska : iya ayah. oh iya bu ini zam yang antar Riska pulang, tadi Riska tidak sengaja bertemu tadi di cafe selepas Riska dari supermarket".
" Ibu Riska : eh nak zam terimakasih yah sudah antar anak kesayangan ibu pulang, sambil melihat ke arah Riska dan sedikit tersenyum.
__ADS_1
"Zam : iya tante, zam minta maaf kalau sudah lancang antar Riska pulang tanpa izin dari om dan tante".
Ibu Riska : tidak apa apa nak zam. tante dan om yang harus minta maaf sudah merepotkan nak zam".
" Zam : oh iya om, tante ini ada sedikit cemilan untuk tante dan om, zam menyodorkan banana roll cemilan yang iya pesan tadi.
Ibu Riska : wah terimakasih nak zam".
" Zam : Sama-sama tante. sekalian zam pamit pulang dulu om tante".
" ibu Riska : nak zam tidak mampir masuk dulu di rumah tante?"
"ayah Riska : iya nak sama masuk dulu "
" zam : tidak papa tante, om lain kali saja, lagian juga sudah larut malam takutnya mengganggu waktu istirahat om dan tante".
zam kemudian mencium tangan dan sekalian pamit ke ayah dan ibu Riska.
"Zam : om, tante dan juga dek Riska saya pamit pulang dulu, assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh"
"ayah, ibu dan Riska : menjawab salam zam secara bersamaan, Walaikumussalam warahmatullahi wabarakatuh, nak zam hati hati di jalan yah ucap ibu Riska.
"Zam : iya tente".
zam menyalakan kendalanya melaju ke jalan raya menembus dinginnya angin malam menuju ke rumahnya. setelah kepergian zam ayah Riska dan ibunya tidak berhenti membicarakan perilaku zam yang begitu perduli dan sangat sopan kepada orang tua sambil berjalan masuk ke dalam rumah dan menuju kamar masing-masing untuk beristirahat dikarenakan ayah Riska besok harus kerja dan Riska juga segera istirahat agar tidak terlambat ke sekolah esok hari.
Zam yang sudah sampai di rumah memarkirkan kendaraan dan masuk ke dalam rumah bergegas ke kamarnya beberes, dan melakukan ritual sebelum tidur cuci muka dan gosok gigi.
Mohon maaf yah jarang upload karena sibuk dengan tugas kuliah. saya usahakan untuk selalu upload yahh dan jangan lupa dukung aku agar selalu semangat untuk up.
kalian juga jangan lupa untuk jaga kesehatan dan istirahat yang cukup yah
__ADS_1
...tunggu kelanjutannya...
...see you...