Terjebak Cinta Murid Baru

Terjebak Cinta Murid Baru
Bagian 7 sebuah penjelasan dari zam


__ADS_3

kejadian tadi pagi membuat zam tidak fokus mengerjakan pekerjaannya yaitu membuat rekapan Pelanggaran mingguan siswa siswi yang akan Diserahkan kepada bagian kesiswaan.


Pikiran zam terus teringat tentang kejadian tersebut sehingga pekerjaan yang dilakukan zam tidak juga kunjung selesai. Hal ini yang membuat zam Akhirnya menghentikan pekerjaannya bergegas untuk memantau kegiatan anggota OSIS.


Bel pulang pun berbunyi menandakan bahwa kegiatan hari ini selesai. zam bergegas mencari riska untuk menjelaskan kejadian yang terjadi pagi tadi. Namun zam tidak dapat menemukan Riska, dikarena Riska sengaja menghindari zam.


Zam yang tidak kunjung menemukan Riska Akhirnya memutuskan untuk pulang ke rumah, zam akan menemui Riska untuk menjelaskan kesalahpahaman tentang Rima yang mengaku jadi pacarnya.


Sesampainya di depan rumah zam disambut oleh ibunya namun zam tidak menyadari keberadaan ibunya, yang sedang berdiri di depan pintu.


" zam, Ada masalah yang dipikirkan Sampai-sampai ibu yang berdiri di depan pintu tidak zam sapa. Tanya ibu zam yang membuyarkan lamunan zam".


" eh ibu assalamualaikum bu, zam langsung menyalami tangan ibunya, zam minta maaf bu karena tidak menyadari kalau ibu Ada di depan pintu sedari tadi, ucap zam".


" Memangnya Ada masalah apa zam kayaknya masalah besar, apa Ada masalah OSIS zam, tanya ibu zam".


" Tidak Ada kok bu cuma Ada masalah sedikit tapi tidak usah di pikirkan. oh iya, ibu masak apa hari ini soalnya zam lapar, tanya zam kepada ibunya".


"Tuh masakan kesukaan kamu sambal tempe Dan tumis kangkung ibu sudah siapkan di meja makan, ganti baju dulu baru itu makan".


" Baik bu zam ke kamar dulu yahh".


" iya nak, ucap ibu zam".


setelah ganti baju Dan zam langsung menuju meja makan untuk mengisi perutnya yang sudah mulai keroncongan.


usai makan zam meminta izin kepada ibunya untuk keluar sebentar. Setelah minta izin zam kembali ke kamar untuk mengambil Hoodie Dan tidak lupa pula mengambil helm Dan kunci motor, berpamitan ke ibu Dan menyalakan sepeda motor bergegas ke rumah Riska.


Sesampainya di rumah Riska zam mengetuk pintu rumah Riska sembari mengucapkan salam.


" Assalamualaikum ucap zam "

__ADS_1


" wa'alaikumussalam jawab yang si empunya rumah, terdengar langkah kaki yang menghampiri pintu".


cekrek begitu kira-kira suara pintu di buka, yang membuka pintu adalah ibu zam.


" Ehh nak zam Ada perlu apa yahh datang ke rumah tante, apa Ada masalah lagi tentang Riska anak tente di sekolah, tanya ibu Riska".


" Tidak tante saya ingin menemui Riska itupun kalau tante izinin, ucap zam".


" ibu Riska, Boleh kok nak zam sebentar yah tante panggil Riska dulu, oh iya nak zam masuk Dan duduk dulu".


" iye tante terimakasih, jawab zam".


" nak zam Mau minum apa biar tante bikinin tawar ibu Riska".


" Tidak usah repot-repot tante, sebelum ke sini zam sudah minum Dan juga makan".


" oh iye sebentar yahh saya panggil Riska, ucap ibu Riska".


"Ada apa kak zam datang ke sini?, apakah saya melakukan kesalahan?. Tanya Riska".


"Saya mau menjelaskan tentang masalah tadi pagi, tentang Saya Dan Rima, ucap zam". Riska hanya diam tanpa menanggapi perkataan dari zam.


" Oh iya apa boleh kita bicara di taman dekat sini, tanya zam kepada riska".


" Saya harus minta izin dulu ke ibu, apakah riska Boleh keluar atau tidak, jawab Riska".


"ohh iya, ucap zam".


Riska menemui ibunya untuk meminta izin keluar sebentar ke taman. ibu Riska mengizinkan keluar tapi pulang jangan larut malam. setelah itu Riska Dan ibunya menemui zam.


" ibu Riska keluar sebentar yahh, ucap Riska".

__ADS_1


" iya jangan pulang larut malam yah nak. zam ibu titip Riska yahh jangan pulang larut malam Dan kalau Ada apa-apa segera hubungi ibu, ucap ibu Riska".


" iya tante Saya izin keluar sebentar Sama Riska pamit zam".


setelah berpamitan zam Dan Riska keluar rumah, zam menyalakan sepeda motor Dan menuju ke taman dekat rumah Riska. sesampainya di taman mereka kemudian mencari tempat duduk untuk ngobrol Dan mereka memilih tempat dekat dengan penjual siomay.


"Bang Mau dong siomaynya, tanya zam ke kang siomay".


" siap dek, ucap kang siomay ".


zam bingung harus mulai dari mana, dan Akhirnya zam memberanikan diri untuk memulai obrolan dengan Riska.


"emhh zam minta maaf yah dek Riska, tapi dek Riska harus tau kalau zam Dan Rima itu tidak Ada hubungan apapun, soal kejadian tadi pagi itu semua tidak benar".


" kak zam kenapa harus minta maaf, Riska hanya takut merusak hubungan kak zam dengan rima, jawab Riska".


" Tapi zam tidak Ada hubungan dengan Rima, Soalnya zam menyukai orang lain, ujar zam".


" ohh gitu yahh, soal kejadian tadi siang lupakan saja kak, Riska juga tidak Mau ambil pusing kok, ujar Riska".


" jadi dek Riska tidak marah nih?, tanya zam".


" iya lupakan saja kak zam, mending kita makan siomay daripada membahas masalah yang seharusnya sudah tidak perlu di bahas, ucap Riska ".


zam dan Riska menyantap siomay yang mereka pesan tadi, tanpa Riska sadari saos dari siomay sedikit Belepotan di mulut Riska, zam mengambil tissue dan membantu Membersihkan, kedua mata mereka saling memandang Dan Seketika buyar oleh suara benda pipih dari dalam tas kecil milik Riska. Riska mengangkat telfon dari ibunya menyuruh untuk pulang karena sepertinya akan turun hujan.


Setelah mengangkat telfon Zam membayar siomay yang mereka pesan tadi Dan bergegas menuju ke parkiran, zam Menyalakan Kendara motornya untuk mengantar pulang Riska.


sesampainya di rumah Riska zam mengucapkan terimakasih kepada ibu Riska karena sudah di izinkan untuk keluar, Sekaian zam izin pamit pulang kepada Riska Dan ibunya.


zam melajukan Kendaraannya menuju kediamannya, dalam hati zam lega karena masalahnya dengan Riska sudah selesai.

__ADS_1


......terimakasih kepada teman teman yang sudah setia Menunggu episode dari Novel Saya, jangan lupa selalu dukung Saya Dan tinggalkan komentar kalian mengenai bagaimana novel saya, tetap semangat dan jangan lupa untuk selalu Bersyukur sampai bertemu di episode selanjutnya see you......


__ADS_2