
🎉 Happy reading Readers...
Selamat datang di cerita Terjebak Cinta Pria yang Ku Benci.
Aku sangat berterima kasih jika kakak-kakak memberi karya tulis ku komentar dan 'Like'...Terima kasih 😘
-*-*-*-
(Aily POV)
Detik mendebarkan berlalu,saat ku berhasil menyatakan perasaan ku yang telah lama ku pendam pada pria yang ku cintai.Aku pun gelisah menunggu jawaban pria yang berdiri dihadapan ku,saat ini.
"Aily,kamu sadar?,dengan apa yang kamu bilang?.Kamu menyukai ku!,dalam keadaan mu yang seperti ini?.Lihat! dirimu di cermin,Lily.Apa yang menarik darimu?".Cinta pertama ku tak sempurna,saat pria yang ku cintai menolak ku dengan cara yang sangat menyakitkan,dan menatap ku dengan remeh,seolah menghina kondisi fisik ku yang tak menarik.
Aku pun merasa,Cinta memang tak ada yang sempurna,dan itu nyata saat aku merasakannya sendiri,detik ini.
"A'aku,aku...".Tanganku gemetar karena gugup mendengar hinaan Arken dan tercekat.Bahkan pupil ku sudah menimbun air mata,hingga tak berani menatap Arken.
Aku memang bodoh dan tak tau diri sudah berani menyukai Arken dan menyatakan cinta pada Arken yang sempurna dimata wanita,karena suatu alasan yang sederhana.Alasaannya karna Arken pria yang baik dan selalu sudi menolongku,saat aku dirundung teman sekampus karna kekurangan ku ini.
Ketika ku di tertawakan teman-teman saat terjatuh dilantai yang basah dan licin,hingga tubuh gempal ku membentur ubin dan sulit berdiri,Arken datang mengulurkan tangannya dan membantu ku bangkit.
Ketika ku diledeki teman-teman dengan memanggilku 'Bayi Beruang',Arken membusungkan dada nya dan membela ku.Sehingga Aku pun menjadi terbiasa,selalu berlindung dibalik kebaikan dan keberanian Arken.Tapi kebaikan Arken itu telah menjerat ku ke dalam pusaran cinta.
Aku pun dari keluarga biasa hingga teman-teman menjauhi ku.Pekerjaan Bapak ku menarik angkot,tapi belakangan ku dengar,angkot Bapak akan dijual untuk biaya kuliah ku yang tidak sedikit,dan Bapak akan mencari pekerjaan lain.
"Dengar Aily!.Kamu jangan tertipu oleh sikap ku.Aku baik pada mu,bukan karena aku menyukai mu.Seharusnya kamu mengerti,tanpa perlu ku jelaskan".Arken kembali menyuarakan isi hati nya,hingga kuping ku panas dan memerah.Bahkan tatapan nya begitu mengintimidasi ku saat melintas ku,usai mengoyak hati ku yang rapuh ini.
Aku hanya menangis,sambil memandangi pria yang ku cinta pergi.Ku pikir,Arken akan membalas perasaanku,tapi aku salah dan terlalu percaya diri jika Arken akan menerima ku.
Ya,aku menyadari jika memang tak layak di sukai Arken.Tubuhku yang gempal dan berkulit eksotis,tentu tak mampu memikat Arken.Wajahku yang bulat terlihat mengembung karna kacamata tebal ku.
Tapi,bukan jawaban seperti itu yang ingin ku dengar dari bibir Arken,sebagai penolakannya.Cukup katakan 'Aku tidak menyukai mu Aily',kurasa itu lebih enak didengar tanpa melukai hati ku.
"Tidak apa-apa, Ly,tidak apa-apa".Sungguh,penolakan Arken membuatku sedih dan frustasi.Tapi,aku tetap menguatkan hati ku yang tidak baik-baik saja,dan menghapus air mata yang membasahi pipi tembam ku.
Aku melangkah dengan lunglai menembus teriknya matahari,dan enyah dari rooptoop kampus yang menjadi saksi atas ketidak sempurnaan cinta pertama ku.
-*-*-*-
__ADS_1
Tiga tahun kemudian.
Pesawat terbang jenis Boeing,dengan penerbangan dari London,baru saja tiba dan mendarat dilandasan pacu Bandara Soekarno-Hatta.Penumpang bermunculan keluar dari dalam kabin pesawat dan melintasi tangga.
Arken menerobos kerumunan awak penumpang yang menghalanginya,seolah tak sabar ingin segera pulang dan bertemu keluarganya yang sudah menunggu nya di rumah.Tangannya yang kokoh menyambar koper-koper besar sebelum Arken melangkah menuju pintu Exit dengan tergesa.
Dua tahun lebih tak pulang saat mengenyam pendidikan S2 nya di universitas perbankan di London,sehingga rindu nya tak tertahankan pada orang tua nya.Arken kini telah kembali dari lnggris,dengan membawa gelar Sarjana Magister yang bisa diselesaikan nya dalam waktu Dua tahun.Jabatan Direktur Utama pun di Bank,sudah ada didepan mata.
"Pak ldam!".Arken melambai pada sopir yang menjemputnya dan yang berjalan kearahnya.
"Mas Arken,apa kabar?".Idam mau menyalami Arken,tetapi dibalas Arken dengan pelukan seperti pada kawan sejawatnya.
"Baik,pak.Aku rindu bapak.Ayo kita pulang".Arken melepas ldam dan mengajak ldam memasuki mobil setelah meletakkan kopernya di bagasi.
"Aduhhh mas.Ini jalan tol toh,bukan sirkuit Sentul.Pelankan saja toh?!".Mobil sport hitam yang Arken minta dibawa ldam ke Bandara,Arken kendarai dengan kecepatan maksimum,hingga adrenalin Idam terpacu dan tangannya mencengkeram bahu Arken.
"Baiklah.Kencangkan sabuk pengaman bapak!.Aku salip mobil didepan dulu,baru ku kurangi kecepatannya".Arken malah menyalip dan mendahului Jeep didepannya bukan mengurangi kecepatan,hingga pengemudi Jeep itu membunyikan klakson panjang.
ldam yang sudah ketakutan dibuat frustasi dikerjai Arken."Maaasss,eling mas!.Anak bapak masih belum menikah dan istri bapak baru satu.lstigfar masss!".Idam memandangi Arken yang mahir menaklukan lintasan.
"Ha,ha,ha....".Arken malah tertawa dan tawanya menggelegar saat menatap Idam yang terlihat begitu histeris.
Suasana jalan yang macet,panas dan berpolusi begitu menyita perhatian Arken.Ilusi yang sangat nyata,saat Arken melihat bumi pertiwi yang dipijak nya.Seakan Arken masih tak percaya jika sudah ada di negara maritim dan tropis ini.
"Tidak ada yang berubah,Pak.Masih saja macet dan panas.Kurasa aku harus beradaptasi lagi dengan cuaca disini".Perubahan iklim membuat Arken sedikit khawatir akan kesehatannya.
Ketika di London,Arken menghadapi musim dingin yang suhu nya mencapai minus sampai lebih dari 10 derajat dan mulai turun salju,kini Arken harus menghadapi suhu diatas 10 derajat celsius.
"DiLondon sedang turun salju,Pak.Itu sangat menyenangkan dan paling ditunggu turis disana.Tapi,tinggal di negeri sendiri lebih nyaman daripada tinggal bersama orang asing".Arken yang populer karna parasnya yang tampan,cerdas dan putra milyarder,tetap mencintai negara nya meski lama menetap di London.
"Benar mas.Di London tidak ada yang menjual nasi uduk kesukaan mas.Wajar saja kalau mas tidak kerasan disana,ha, ha, ha...".Idam masih sempat menggoda Arken dan menertawai Arken meski tenaga nya sudah terkuras karna panik,takut dan histeris tadi.
"Itu benar Pak.Ha,ha, ha...".Arken masih bisa tertawa bersama ldam meski kesal terjebak macet hingga laju mobilnya melambat dan merayap,tetapi tak menyurutkan kebahagiaannya akan kembali ke rumah dan berkumpul bersama orang tua nya.
Arken pun begitu menikmati kebersamaannya bisa melewati itu ditemani ldam.Rindunya pada tanah air dan orang terdekatnya sedikit terbayarkan.
Idam tak bisa menyembunyikan haru nya bisa tertawa bersama Arken,hingga pelupuk matanya meneteskan air.Walaupun Arken pewaris tunggal dari seorang Banker,dan la hanya seorang sopir tetapi Arken tak memasang jarak dengannya.
-*-*-*-
__ADS_1
(Aily POV)
Sepulangnya dari Tour ke puncak dengan mas Rei saat akhir pekan,sedikit terganggu karna ulah orang tak waras yang mengendarai mobil semaunya,dijalan tol.
"Ahhh,dasar berandal".Mas Rei sampai mendumel dan membunyikan klakson peringatan ketika mobilnya disalip dari arah belakang oleh mobil sport hitam yang entah siapa pengemudi nya.
"Sudah mas,abaikan saja.Tidak perlu diladeni.Pikirkan saja keselamatan kita".Aku menenangkan Rei dan mengelus lengannya.
Sebagai calon istri Rei,sudah seharusnya meredam hati Rei saat marah.Aku bahagia,tak lama lagi Aku resmi di sunting mas Rei dan menyandang status istri.Nama ku pun menjadi Silvira Aily Ramandika,istri dari Reifan Adrian Ramandika,Branch Manager KCP Bank Piramida,dan aku Customer Service di kantor pusat.
Aku sempat tak percaya ketika mas Rei bilang 'Aku mencintai mu dan akan menikahi mu'.Tapi itu terealisasi dengan cincin yang tersemat di jari manis ku.Padahal sebelumnya aku begitu terpuruk dan nyaris trauma akan cinta di masa lalu ku.
"Aku mengerti.Oya,sayang.Sudah fitting baju pengantin nya?,di butik Vanny?".Mas Rei mengingatkan hal yang hampir ku lupakan dan amat penting.
"Masih belum sempat,mas.Mungkin besok jika tidak lelah.Awal bulan,gerai dikunjungi banyak nasabah.Aku pun kewalahan dalam menangani pengajuan proposal yang membludak,dan belum di acc".Aku membuat alasan itu sesuai dengan yang selalu setiap awal bulan.
Nasabah,pemohon dan yang mengambil jatah pensiun,kerap memadati gerai.Sehingga Teller dan Customer Service sampai kewalahan.Tapi akan berbeda jika mas Rei dan Aku satu area,mas Rei akan dengan senang hati membantu Ku saat darurat.Lima bulan lalu,mas Rei di mutasi ke KCP lain,karna ada peraturan yang melarang pegawai terlibat cinta lokasi.
"Bertahanlah sebentar lagi,Sayang.Setelah kita menikah,buatlah surat pengunduran diri.Jadi,kamu punya banyak waktu luang untuk istirahat,dan untuk ku".Ucapan Rei membuatku tersenyum.
"Kurasa itu ide bagus,mas.Tapi,aku masih mau bekerja.Boleh kan?".Aku memohon dan menatap mas Rei,berharap mas Rei mengabulkan keinginan ku.
Kupikir walaupun statusku berubah menjadi seorang istri,tapi hak ku akan ku gunakan sebaik mungkin.Wanita tak hanya harus mengurusi rumah, dan suami tapi juga bisa bekerja jika suami mengijinkan.Aku pun merasa bisa mengatur waktu ku,untuk mas Rei dan pekerjaan.
"Baiklah.Kita bicarakan lagi nanti.Akan ku pikirkan keinginan mu".Mas Rei sangat pengertian dan begitu terlihat mencintai ku hingga mau memikirkan permintaan ku.
Aku pun senang dan memberi mas Rei senyuman yang manis.Jemari lentik ku menggenggam tangannya dan menatap netra mas Rei yang isyarat akan cinta."Terima kasih,Mas".
Aku yang pernah merasakan getirnya cinta dan patah hati,patut bahagia bersama mas Rei,bukan.Pria ini datang disaat aku nyaris trauma akan mencinta dan tak sanggup melupa.Mas Rei pun melebihi dari yang ku pikirkan selama ini.Tidak hanya baik,mas Rei juga pengertian dan jujur dalam segala hal.
"Ayo!,kita makan dulu sebelum pulang".Mas Rei merapatkan mobilnya di Parking Lot Restoran Turki.
"Itu ide bagus!,dan Aku suka makanan ala Turki.".Aku dan mas Rei pun turun,dan dengan tangan saling bertaut,melangkah bersama ke Restoran,tuk santap siang.
Aku cukup bahagia bersama mas Rei,walaupun cinta ku belum sempurna untuk mas Rei,karna cinta sempurna ku tertinggal pada pria di masa lalu.Tapi cinta mas Rei sedikit mengobati luka dihati ku yang belum mengering,yang telah pria masa lalu ku,torehkan.
_-!-_
Episode pertama nya sampai disini saja ya.Mohon dukungan nya dengan meninggalkan jejak dan komentar.Terima kasih dan sampai sampai jumpa lagi di episode selanjutnya...
__ADS_1