
Arga dan Anya yang kaget langsung salah tingkah mereka, suasana jadi canggung,,sepi dalam pikirannya masing-masing..
''*****emm*****'' mereka barengan ingin bersuara
'' ladies first '' kata Arga
'' bisa minta air minum nya nggak,,aku haus '' tanya Anya
'' oh iya saya lupa ,,nih '' jawab Arga menyerahkan airnya
'' makasih '' ucap Anya yang diangguki Arga
disisi lain ,,Meri yang berada di hotel semakin gelisah takut terjadi apa-apa dengan Anya,,ia pun sudah menghubungi pihak hotel untuk mencari keberadaan Anya di sekitaran hotel namun hasilnya nihil,,Anya tidak ada ..ia pun ingin berinisiatif ingin keluar sendiri mencari sahabat nya itu.meri yang baru akan keluar dari lift menuju lobby depan hotel dia bertabrakan lagi dengan seseorang..
__ADS_1
'' aduh ,, punya mata nggak sich ?'' kesal Meri
'' elho lagi '' kata si penabrak..Meri yang mendengar itu langsung menoleh menatap si penabrak,,dia melotot melihat nya.. siapa lagi kalau bukan Eza.
'' ya ampun sial banget sih gue selalu ketabrak nih onta ,, emang nggak punya mata kali nih onta ya ?'' gerutu Meri
'' eh apa Lo bilang '' kata eza
'' maaf gue buru-buru lain kali aja lanjut berdebat nya '' ujar Meri yang memang buru-buru ingin keluar mencari keberadaan Anya,,tapi dengan cepat Eza menarik lengan Meri.
'' bukan urusan Lo gue mau kemana '' jawab Meri dengan melepas tangannya Eza
'' Lo nggak liat hujan di luar itu lebat sekali,, jarak pandang saja hanya beberapa meter '' kata Eza sedikit peduli.
__ADS_1
'' gue nggak peduli,,temen gue lebih penting untuk sekarang ini,,gue nggak tau sekarang bagaimana dia,, dimana dia sekarang,,gue mau cari dia sekarang juga '' ungkap Meri sedikit gemetar takut terjadi sesuatu pada Anya
'' temen Lo yang cantik itu ya,,?? tapi tetap aja Lo nggak bisa keluar untuk saat ini,, pihak hotel juga sudah menutup akses keluar karena cuaca yang tidak terlalu baik ,,jadi Lo sabar dulu,,mungkin setidaknya tunggu sampai hujan nya agak reda '' kata Eza panjang.
Meri yang diam ,,dia memikirkan semua perkataan Eza tadi,,
'' ada benarnya juga sih nih onta ,,gue cari Anya juga percuma karena cuaca yang tidak memungkinkan ini,,di tambah ada petir ,,gue kan takut petir juga,, nanti bukan nya gue yang cari Anya ,,malah gue yang ngerepotin orang,,gue tunggu aja deh di lobby dalam hotel '' kata Meri dalam hatinya
'' woy di ajak ngomong malah melamun Lo '' ucap Eza yang dapat pelototan dari Meri karena dia kaget.
'' siapa yang melamun ,, dasar onta,,'' kata Meri sambil balik badan mau berjalan ke lobby tengah namun dia berbalik lagi..
'' oh ya makasih atas saran nya,, tapi gue penasaran Lo ngasih tau gue di depan sudah ditutup emang Lo tadi mau kemana ??'' tanya Meri
__ADS_1
'' gue juga tadi mau cari temen gue,,dia juga belum balik sampai sekarang makanya gue keluar tadi tapi dihadang sama pihak keamanan hotel sini kasih tau kayak yang tadi gue info ke elho '' jawab Eza yang di jawab oh oleh Meri .. mereka pun memutuskan tunggu bersama di lobby dalam hotel saja sambil menunggu hujan reda.
kembali lagi ke Anya dan Arga ,, setelah kecanggungan tadi sekarang mereka sudah terbiasa lagi,, mereka berdua bercerita tentang apapun itu sambil menunggu hujan reda namun sayangnya sampai tengah malam,, hujan masih saja terus turun lebat akhirnya Anya yang sudah mengantuk pun tertidur,, Arga yang melihat Anya tidur kasian dengan posisi tidurnya yang agak kesusahan jadi dia memposisikan dirinya agar Anya tidur di atas pahanya sedangkan dia tidur posisi duduk.