Ternyata Dia Bosku

Ternyata Dia Bosku
#8


__ADS_3

#flashback


di tempat kerja Burhan sedang merayakan hari jadinya perusahaan ,,semua karyawan diharapkan hadir dalam acara tersebut tak terkecuali. Burhan pun ikut dalam acara itu dan pulang dalam keadaan mabuk. ia yang sudah kehilangan kesadaran dan sampai diantar pulang teman sekantornya , mereka pun mengetok pintu rumah Burhan, tidak lama pembantu rumahnya bernama Asri membukakan pintu karena Vera istri Burhan sore tadi berangkat liburan bersama teman arisan nya selama 2hari


'' permisi '' kata salah satu teman Burhan


'' iya '' Asri jawab langsung melirik kearah tuan nya yang dirangkul


'' ya ampun bapak,,kenapa dia pak '' Asri kaget


'' ini pak Burhan terlalu banyak minum mbak tolong bawa masuk ''sambil menyerahkan Burhan ke Asri


'' iya terima kasih pak '' jawab Asri


sepeninggal temannya Burhan ,, Asri yang badannya lebih kecil dari Burhan agak kesulitan membawa tuannya.. sampai di kamar Asri yang hendak keluar kamar tuannya malah di tarik hingga ia jatuh di pelukan Burhan .


Burhan yang sudah dalam pengaruh alkohol tidak sadar dengan apa yang dia perbuat ,, Asri mencoba melepaskan pelukannya namun tidak bisa,,malam itu sebagai saksi Burhan mengambil paksa apa yang paling berharga dalam hidup Asri.


jam 3 pagi Burhan yang kehausan bangun dari tidur nya,, betapa kagetnya dia melihat Asri meringkuk kesakitan,,ia pun mencoba mengingat kejadian kemarin namun hanya sekelebat bayangan dia menodai asri yang dia ingat,,ia pun merasa bersalah atas apa yang terjadi tadi malam.. Asri yang merasa ada gerakan di belakang nya langsung refleks menarik selimut sampai keatas dan bangun dalam posisi duduk ke pojokan.

__ADS_1


'' Asri maaf tadi malam saya tidak,,''burhan tidak bisa melanjutkan kata-katanya,, sedangkan Asri hanya bisa menangis..


'' saya akan bertanggungjawab atas perbuatan saya,,,saya minta maaf asri '' Burhan mengakui kesalahannya.


'' dengan cara apa bapak akan bertanggungjawab ??'' tanya Asri sedikit gemetar


'' jika kamu hamil saya akan mengakui anak tersebut sebagai darah daging saya tapi maaf asri saya tidak bisa menikahi kamu,,kamu tau kan kalau saya sudah ada istri dan anak ''sesal Burhan


3minggu setelah kejadian itu benar saja Asri hamil.


Asri pun tambah sedih memikirkan ke depannya .. tapi mencoba tegar dalam menghadapi semuanya itu.asri diam-diam memberi tau Burhan atas kehamilannya.


'' baik saya akan mengakui anak tersebut,, tapi maaf saya tidak bisa memberi tau istri saya kalau itu anak saya ,,saya mengaku saya brengsek Asri tapi tolong mengerti saya..anak saya baru umur 1tahun '' mohon Burhan


'' saya akan membelikan apapun yang nantinya kamu mau makan saya akan membelikan nya asri '' imbuhnya


Asri hanya diam tidak bisa berkata lagi ..


dan dari hari itu asri lebih banyak diam ia pun mengundurkan diri dia memutuskan pergi dari rumah itu ..setelah 8 tahun lamanya ia mengidap kanker stadium akhir,, umurnya tidak lama lagi..ia pun menghubungi Burhan untuk mengambil pertanggungjawaban nya yg katanya akan mengakui anak .. menjaga dan merawatnya .. Burhan bersedia.. setelah mendengar jawaban Burhan Asri pun menghembuskan nafas terakhirnya.

__ADS_1


Burhan mengajak Anya kerumahnya dan mengakuinya di depan istri yang lagi mengadung dan anaknya Renata tidak terima jika ia memiliki adik lain..Vera pun marah besar dan sampai sekarang ia masih melampiaskan amarahnya ke Anya.


#flashback off


Anya bangun seperti biasanya.. melakukan aktivitasnya sebelum berangkat kerja.. walaupun mata nya membengkak karena menangis semalam terlalu lama.


tepat jam setengah tujuh dia pun berangkat kerja karena takut ibunya melihat dia dan marah lagi.sebisa mungkin Anya menghindari masalah.


tiba di kantor,,Meri menyambut nya dengan mengagetkan nya dari belakang


'' darrr ''


'' ehh ya ampun Meri ,,seneng banget sih kasih kaget orang '' kesal Anya


'' hehe lagian Lo ngapain nunduk aja jalannya ,,eh tunggu mata lo kenapa ,, jangan bilang Lo nangis semalaman ,,jangan bilang Lo di marahin nenek Lampir lagi ??'' tanya Meri beruntung.


Anya hanya tersenyum mendengar pertanyaan sahabatnya itu.


'' udah nggak usah dipikirkan ,,ayo masuk entar telat lagi kan nggak lucu sudah di depan kantor begini telat ''anya coba mengalihkan pembicaraan.

__ADS_1


__ADS_2