
'' sial ,, kenapa harus begini sih ,,aku nggak peduli,,mau dia sudah menjadi suami atau apapun itu,,Arga harus tetap menjadi milik aku ,,, kalau aku tidak bisa mendapatkan Arga ,, perempuan itu juga tidak bisa mendapatkan Arga,,hahhhh''
ternyata orang yang berada di luar pintu tadi adalah Salsa,,iya yang seminggu ini selalu mengikuti kemana pun Arga pergi,,
dia pun menelepon seseorang disana ..
'' hallo ,,kita harus bertemu secepatnya,,ada kerjaan buat kalian dua ..'' ucap Salsa ke seberang telepon dan langsung mematikan sambungan telepon nya..
'' kita lihat ga ,,aku atau perempuan itu yang nantinya akan menjadi pendamping seumur hidup kamu ..'' ucap Salsa tersenyum licik..
mereka bertemu janji di klub tempat biasa mereka mengatur rencana jahat nya ,,dan di sinilah mereka tiga sekarang Salsa,,Robi dan kak Rena berkumpul ,,
Salsa sengaja mencari tempat duduk yang agak jarang di lalui ,, Salsa yang sudah di selimuti rasa iri dan cemburu menjadi gelap mata ,,ia menyusun rencana yang akan membuat dia kalah seterusnya,,
'' saya mau tanya ke kamu ,,apa benar kamu sudah pernah menodai gadis itu..??'' tanya Salsa yang baru meragukan ucapan Robi dulu ..
'' sudah dong '' ucap Robi bangga
__ADS_1
'' yakin ..??'' tanya Salsa
'' yakin lah ,,malam itu kan gue menghabiskan malam dengan nya '' jawab Robi sambil menoleh ke arah kak Rena..
'' berarti itu bukan anak nya Arga dong '' gumam salsa tersenyum
'' kamu ngomong apa barusan..??'' tanya kak Rena mendengar gumaman Salsa
'' perempuan itu sedang hamil ,,saya kira itu anak nya Arga ,, calon suami saya,, ternyata bukan ,,kamu harus cari perempuan itu,, karena dia lagi hamil anak kamu ,,agar dia tidak menjadi kan anak kamu sebagai jalan untuk mengikat Arga ,, mengerti..'' ucap salsa
kak Rena dan Robi yang mendengar itu langsung kaget..
'' saya tau sendiri,, dengar sendiri juga,, mereka ngebahas itu ,,dan nggak mungkin gue salah dengar,,soal nya gue juga lihat alat kemahilan di tangan perempuan itu..'' ucap Salsa yang masih belum tau jika kak Rena adalah kakak tirinya Anya ..
kak Rena pun langsung bangun dari tempat itu dan mencari alasan untuk pergi dari sana secepatnya..ia harus menyusun rencana sendiri agar Anya di usir dari rumah..
'' emm saya pulang dulu ya,,ibuk saya nyuruh saya pulang secepatnya..'' ucap kak Rena
__ADS_1
'' mau gue antar..??'' tanya Robi
'' nggak usah ,,kamu disini saja ..'' jawab kak Rena dan langsung pergi dari sana.. sedangkan mereka dua lanjut minum sampai mabuk ,, karena salsa cukup lega dan senang mendengar kalau itu bukan anak Arga .. berarti hilang satu penghambat kepemilikan Arga ..
kak Rena langsung berjalan tergesa-gesa ke ruangan ayah nya ,,ia harus mencari test pack itu sebagai alat untuk menghancurkan Anya ..
sampai di depan pintu ruangan ayahnya ia mencoba menenangkan diri dan merapikan rambut dan pakaian nya yang mungkin berantakan baru ia masuk ..
Anya dan Arga yang memang masih berada di sana menoleh ke arah pintu yang terbuka..
'' kalian bisa pergi dulu ,,saya ingin berdua dengan ayah ..'' ucap kak Rena yang melirik sedikit sudut ruangan tersebut..Arga dan Anya pun langsung keluar tanpa banyak bicara lagi ..
kak Rena langsung memanfaatkan waktu yang ada untuk mencari test pack itu ,,ia mencari ke semua sudut ruangan tanpa terkecuali,, namun beberapa menit mencari alat itu tidak ada ,,ia hampir menyerah dan duduk di atas sofa ,,ia melihat ada tas Anya disana..
ia mencoba keberuntungan mencari di dalam tas itu mungkin ada ,,dan benar saja saat ia mengeluarkan isi barang yang ada di tas itu ia melihat 3 alat test pack itu dan tersenyum..
'' ketemu,,ini dia ..'' ucap kak Rena bahagia,,ia pun memfoto itu semua..ia pun buru-buru memasukkan lagi barang Anya,, agar Anya tidak curiga..
__ADS_1
setelah ia mendapatkan apa yang ia cari ,,ia pun pergi dari sana tanpa melihat kondisi ayah nya sekarang.. kebencian kak Rena tentang kesalahan ayah nya dulu membuat nya gelap mata ..