
sedangkan di kamar yang Arga dan Anya masuki ,, arga yang merasa mereka sudah aman langsung menidurkan Anya ke tempat tidur ,,tapi baru ia akan menarik tangan nya dari tubuh Anya ,,ia baru sadar ternyata wajah Arga tepat berada di dada Anya ,,ia hanya bisa menelan ludah nya ,,
entah karena pengaruh obat atau alkohol atau nafsu,,ia pun semakin berani menatap wajah Anya yang sedikit setengah sadar namun badan nya lemas ,,ia pun membuka matanya merasakan hawa nafas seseorang di dekat wajah nya ,, mereka pun akhirnya saling bertatap muka ,,mata bertemu mata ,,
pelan tapi pasti Arga pun mendekat wajah nya ke wajah Anya,,dan bibir mereka pun akhirnya bertemu,, untuk pertama kalinya bibir mereka bersentuhan,, awalnya hanya menempel ,,tapi lama-lama berubah jadi *******..
Anya dan Arga yang baru pertama kali berciuman masih terasa kaku ,,hanya mengikuti naluri mereka saja ,, sampai terdengar suara Anya yang mendesah membuat Arga yang memang dalam pengaruh obat tidak terkendali lagi ,,dan ya mereka melakukan yang tidak semestinya mereka lakukan,, mahkota yang dia jaga hilang sudah..
hingga berulang kali mereka melakukan nya ,,sampai mereka dua benar-benar kelelahan dan tertidur dalam posisi Arga yang memeluk pinggang Anya dari belakang..
salsa yang juga kelelahan menunggu Arga tidak datang-datang sampai tertidur disana ,,kak Rena yang juga yang sudah sangat-sangat mabuk ,,Bayu yang kelelahan mencari keberadaan Anya ,, rencana mereka tiga gagal total.. entah besok paginya apa yang terjadi..
Anya yang terganggu karena sinar matahari yang masuk ke celah-celah gorden akhirnya terbangun,,ia pun kaget dengan suasana kamar berbeda ,, belum selesai dengan kaget nuansa kamar berbeda ,ia di kagetkan dengan tangan kekar yang melingkar di perut nya,, pelan-pelan ia berbalik ke belakang dan betapa kagetnya ia melihat wajah laki-laki tampan yang ia lihat lebih dulu ..
'' ya ampun ,,Arga ,,kenapa bisa kita tidur berdua ??'' belum sempat ia melepaskan tangan Arga ,,ia pun melihat ke dalam selimut dan betapa kagetnya saat melihat dirinya tidak memakai sehelai benang pun di tubuhnya,,
__ADS_1
ia pun menutup mulutnya agar tidak bersuara,,ia mencoba mengingat kejadian semalam,,hanya ada ingatan ia minum terlalu banyak dan terakhir mengingat saat mereka bertatapan dan berciuman,, selanjutnya ia tidak mau mencoba mengingat lagi karena sudah tau akhirnya..
ia pun mencoba bangun perlahan agar Arga tidak bangun,,ia begitu malu melihat dirinya saat ini ,,saat ia memakai pakaiannya semua tanpa sengaja ia melihat dirinya di depan cermin,, rambut yang acak-acakan,,baju lusuh,,belum lagi bekas ****** di lehernya yang sangat banyak,,Anya pun mempercepat memakai pakaiannya dan langsung keluar dari kamar tersebut.. walaupun ia merasa aneh di sela-sela kakinya ..
Anya langsung masuk kamar dan melihat Meri yang masih tertidur pulas di atas kasur ,,ia pun buru-buru masuk kamar mandi dan membersihkan diri,,cukup lama ia di kamar mandi,,ia teringat lagi kejadian kemarin malam walau samar-samar..ia bingung bagaimana cara menghilangkan bekas ****** di lehernya..
'' kenapa aku bisa lepas kontrol begini ,,aku harus bilang apa sama ayah nanti ,,dan aku harus bersikap bagaimana nantinya dengan mereka terutama Arga '' ia pun masih memikirkan sikap nya ke depannya ..
sedangkan Arga yang baru bangun dan langsung duduk,,ia memegang kepalanya yang masih pusing dan sakit,,ia pun langsung teringat kejadian kemarin malam dan melihat kesebelah nya ,tapi Anya sudah tidak ada,,hanya bekas darah saja yang ada di atas sprei..ia merasa bahagia karena ia yang pertama untuk Anya tapi di sisi lain ia sedih kenapa harus dalam keadaan tidak sadar diri begini ..
saat mandi ia melihat lengannya bekas cakaran,, mungkin Anya yang membuat nya ,,ia pun mengingat lagi pertempuran nya dengan Anya,,
'' maafkan saya Anya ,,saya tidak sadar telah melakukan nya '' ucap Arga merasa bersalah,,ia pun buru-buru menyudahi mandi nya dan keluar saat sudah habis memakai pakaiannya,,Arga pun langsung menuju kamar Anya ..
sedangkan salsa yang kaget saat bunyi handphone nya langsung bangun dan kecewa saat melihat di sekeliling nya tidak menampakkan sosok yang di nantikan nya ,,ia pun pergi dari kamar tersebut dengan perasaan marah ,,kecewa ..lain halnya dengan kak Rena,,ia kaget saat membuka matanya,,ia melihat wajah laki-laki di depan nya ,,ya dia Bayu ..
__ADS_1
Bayu yang semalam sudah bingung mencari keberadaan Anya langsung mencari kak Rena ,, namun saat ia sudah menemukan nya kak Rena sudah dalam keadaan mabuk berat,,jadi ia mengajak nya ke kamar kak Rena dan entah siapa yang lebih dulu ,, mereka juga melakukan hal yang semestinya tidak dilakukan..
'' aaaaaaa ,,,Bayu ngapain kamu disini ??'' teriak kak Rena,,Bayu yang terusik mendengar teriakkan kak Rena langsung terbangun..
'' ada apa sih Lo teriak-teriak,,bikin telinga gue budek aja tau nggak '' ucap Bayu yang masih belum sadar sepenuhnya
'' bangun nggak kamu ,, ngapain kamu tidur di sini,,dan apa kita melakukan nya ??'' tanya kak Rena takut ,,Bayu yang mendengar itu langsung bangun duduk..
'' ia kemarin kita melakukan nya ,,dan Lo nggak usah histeris gitu juga kali,,Lo juga sudah nggak perawan kan ??'' ucap Bayu
'' brengsek,,kamu harus tanggung jawab '' ujar kak Rena
'' ini kan bukan pertama Lo ,, jadi jangan sok deh Lo ,,minta tanggung jawab lagi ,,lagian kemarin Lo juga nikmatin kan ,,'' jawab Bayu santai
'' brengsek,,bukan masalah saya perawan atau nggak,,ini masa subur saya ,,saya takut hamil ,,saya juga belum mau hamil '' ucap kak Rena takut
__ADS_1
'' oh gampang,,Lo tinggal minum obat pencegah kehamilan aja '' jawab Bayu menyarankan nya untuk meminum obat pencegah kehamilan,, akhirnya mereka pun selesai bersiap-siap pergi dari sana dan langsung membeli obat itu ..