
*Hari ini adalah hari yang paling di nanti oleh alvian, dia di terima di suatu lestoran yang sangat besar, bagi alvian apapun pekerjaan nya asalkan halal dan jalani dengan ikhlas itu sudah cukup.
Alvian berjanji pada diri nya sendiri akan memulai dari awal, dan bisa menjadi kebanggaan kedua orang tuanya!!.
*Alvian sudah sampai di tujuan, dia di suruh masuk dan di kasih arahan,penjelasan,
dan dia di perkenal kan dengan salah satu kariawan di sana.
"Alvian,, perkenalkan ini nando, nando ini alvian,
nando ini nanti nya yang akan memberi tau kamu apa yang harus kamu lakukan!
"Baik pak terima kasih banyak.
*pengunjung resto hari ini cukup rame, alvian dan yang lain nya hampir kwalahan, tapi alvian menikmati pekerjaan nya tersebut,
waktu sudah menunjuk kan jam makan siang, tapi alvian tetep saja tidak mau istirahat, dan melayani pengunjung yang berdatangan.
"vin ayo makan dulu,
"bentar dulu, lagi nanggung nih!!
"kalau sudah waktunya makan, ayo makan dulu nanti kamu sakit, biar yang lain dulu yang melayani pengunjung!! jelas nando.
*pak herman atasan alvian, yang bertugas mengelola restoran tersebut, melihat dari kejauhan, sungguh semangat sekali anak ini, apa yang telah terjadi sehingga anak ini mau bekerja di restoran ini, bukan nya dia waktunya daftar kuliah?? bukan nya pak tio bisa mencukupi kebutuhan nya?? ah kok aku malah jadi bingung sendiri!!
*tania mengajak adik nya lusiana buat makan siang ke resto milik orang tuanya, dia kangen pengen makan siang di resto tersebut,
mereka berdua memilih tempat duduk di pojoan, sambil melihat pemandangan di luar.
"hai mbak tania mbak lusi, apa kabar? sudah lama gak mampir kesini?
"iya nan, kita berdua kangen masaksn di sini, gak ada masalah kan disin?
"gak ada mbak, di sini aman aman saja, tambah rami malahan!
"alhamdulillah kalau begitu!!
"o iya mbak, mau pesen seperti biasa nya?
"masih ingat kamu nan kesukaan ku?
__ADS_1
*sebenar nya nando sangat menyukai tania, tapi dia minyimpan nya dalam dalam, karna dia sadar, dia hanya kariawan orang tuanya.
*karna didikan nya anton, tania jadi orang yang sangat lembut, dia bersikap baik ke semua orang, tidak seperti gita ibu kandung nya!
*tiba tiba nando sakit perut, tapi dia berusaha berdiri untuk mengantar makanan nya tania,
"nan kamu kenapa?
"gak tau vin tiba tiba perutku sakit!!
"ya sudah biar aku saja yang anterin pesanan ini,
ini buat meja nomer berapa?
"makasih ya vin, di situ vin nomer 42.
"permisi mbak ini pesanan nya!
"looooohhh vin kok kamu di sini? kamu kerja di sini?
"alvian kager, tania susi...
"maaf vin, tania bukan bermaksud....
"bukan gitu maksud tania vin, tapi kenapa kamu harus kerja, orang tua kamu??
"sudah lah gak usah di pikirin!
"o iya vin, kamu kenal sama adek aku, lusiana?
"oh susi? sudah lama, ini adek kamu?
"iya susi, mereka tersenyum.
*tania melihat alvian dan susi bergantian.
dek.... kamu pacaran sama alvian??
"apaan sih kak, aku menganggap alvian sebagai kakak saja, dia baik kak.
*nando narik tangan alvian, dia bertanya,
__ADS_1
vin kamu kenal sama mereka berdua?
kamu tau gak siapa mereka?
mereka anak dari pemilik resto ini!!
"ooooo terus?
"loh vin kok kamu gak kaget?
"mimang kenapa harus kaget? kamu suka ya sama tania?
"ah sudah lah, tuh banyak pengunjung datang.
*tiba tiba alvian di kaget kan, dua sahabat nya memasuki resto tersebut.
"rido joni, kenapa kalian kesini?? apa yang harus aku lakukan, aku belum siap cerika ke mereka!!
"nando nepuk bahu alvian, seketika dia kaget,
kamu kenapa, kok bengong? tuh ada pelanggan!
"alvian menghampiri meja rido dan joni, mereka memilih duduk di meja nomer 25, tak lupa alvian memakai masker dan topi sedikit di majuin.
"selamat siang mas, silahkan mau pesen apa?
sambil menulis pesanan nya rido dan joni,
"sungguh akhir akhir ini kesal banget sama alvian, kemana sih tuh anak, biasa nya kita selalu bersama, tapi dia malah menghilang.
"maafin alvian do jo nanti kalau sudah waktu nya alvian akan cerita.
\=\=
*2 minggu sudah berlalu, alvian menikmati pekerjaan nya, beda dengan ke dua sahabat nya, merema ber dua siap sap untuk daftar kuliah di salah satu universitas ternama, mereka berangkat berdua saja, mereka lewat di depan restoran di mana alvian kerja, tapi tiba tiba joni melihat alvian yang barusan masuk ke resto tersebut,
"tunggu doo bukan nya itu alvian?
"itu masuk ke restoran itu,
"ah paling kamu salah lihat??
__ADS_1
"nggak do aku yakin banget, ayo kita kesana,
"tapi nanti kita terlambat, nanti saja, palingan kamu salah lihat.