Terpaksa Putus Sekolah

Terpaksa Putus Sekolah
ep 14 pukulan pereman


__ADS_3

*setelah obrolan panjang antara alvian dan mamah nya, akhir nya alvian tetep di perbolehkan bekerja, asalkan tidak boleh sampai kelelahan.


alvian pun berjanji, dia tidak akan mengecewakan mamah nya, dia pun bekerja, hanya untuk tidak ber malas malasan, selama dia tidak melanjutkan sekolah, dan dia pun berjanji akan membantu papah nya untuk mencari siapa yang telah mensabotase perusahaan papah nya!!!


untuk kesehatan tio sekarang sudah tambah lebih baik.


_____


*hari ini anton mau ke restoran, sudah lama dia tidak mengecek nya, anton mempercayai herman untuk mengurus nya, karna herman adalah saudara sepupu nya anton.


*sesampai nya di restoran, anton menuju ruangan nya herman.


sebebum ke ruangan nya herman, anton begitu senang melihat pengunjung yang begitu ramai,


tatapan anton tertuju ke 1 kariawan baru nya, yang mana baru kali ini dia melihat nya, anak itu begitu cekatan, sangat ramah cara melayani pengunjung!!


*siapa anak itu, kok aku baru lihat ya?


wajah nya gak begitu asing?


*karna merasa di perhatiin, alvian memilih untuk menghampiri nya saja, bapak itu siapa ya, dari tadi kok perhatiin aku terus?


"pagi pak, ada yang bisa di bantu? atau mau pesen apa?


"eh gak usah, aku mau ketemu herman, dia sudah datang?


"sudah pak, pak herman ada di ruangan nya!


mau saya panggilin pak?


"gak usah, biar saya ke ruangan nya saja.


kamu anak baru di sini ya?


"iya pak


"ya sudah, lanjutin kerjaan mu.


*****


"anton... tumben kesini?


"gak pa pa, gimana, aman? ada masalah gak selama ngurusin restoran?


"gak ada ton, malahan sebenjak ada anak baru itu, pengunjung tambah ruame!!!


"anak baru?? maksud kamu?


"belum 1 bulan ini, anak itu kerja di sini,


"apa dia gak sekolah, kok ambil sif pagi?

__ADS_1


seharus nya dia mulai kuliah, tapi dia memilih untuk bekerja dulu, karna tidak mau merepot kan orang tua nya, dia anak yang sangat pintar rajin,


bahkan di sekolah nya dia siswa yang berprestasi!!!


"kok kamu bisa tau semua nya man? apa dia keponakan kamu??


"bisa di anggap begitu!!!


"maksud kamu man??


"kamu bener gak ngenalin dia ton?


"ngak!!


"dia alvian. alvian angga bramantio.


"oooo bener dia keponakan kamu?


"herman geleng geleng kepala, ternyata anton bener bener lupa, batin herman.


"eh tunngu man, maksud kamu, dia anak nya,,,,,,,, tio?


pandangan anton sangat serius.


"herman menjawab dengan anggukan,


"berarti dia anak nya luna?


"tadi nya luna tidak mengijin kan dia bekerja, tapi alvian yang memaksa nya, dari pada nganggur di rumah, akhir nya luna mengijinkan walaupun berat!! tapi luna tidak tau kalau restoran ini milik kamu.


sama aku saja luna masih lupa!!


"tapi kenapa dia memaksa ingin bekerja? bukan nya perusahaan tio???


kemarin aku sempat ketemu luna di rumah sakit, tapi aku belum sempat tanya siapa yang sakit, gità datang bikin ribut, dia mengira aku masih berhubungan dengan luna!!


"kamu masih cinta sama luna?


"pertanyaan kamu tuh aneh aneh saja man.


mana mungkin aku mencintai orang yang sudah bersuami!


"tapi ton aku curiga, apa yang sebenar nya terjadi dengan perusahaan nya tio?


"mimang nya apa yang terjadi dengan tio?


"perusahaan nya ada yang mensabotase, semua aset aset tio di sita bank, termasuk rumah yang di tinggali nya dulu. sampai akhir nya tio drop dan masuk rumak sakit!! jelas herman.


"maksud kamu rumah tio di sita? terus sekarang mereka tinggal di mana?


"serius banget kamu ton, dah lah gak usah ngelak, kamu masih cinta kan sama luna?

__ADS_1


"apaan sih kamu man, mimang nya kamu tidak bisa membedakan, antara cinta dan peduli??


"ok ok aku tau maksud kamu, luna sekarang tinggal di rumah yang begitu kecil.


tolong.... tolong.... tolong.....


tok tok tok


pak..... pak herman...


nando ada apa? kok kamu panik banget???


ada apa, apa yang terjadi di luar sana?


kok ada suara ribut ribut??


Alvian......alnvian


"ya kenapa dengan alvian, pak herman mulai panik!!


"Alvian pingsan di pukul preman!!!


"kok bisa? di mana dia?


"di luar pak.


*herman dan anton lari menghampiri alvian.


"vin..... kenapa jadi begini vin, maafin rido vin, kenapa kamu harus nolongin rido vin, berapa hari kita tidak bersama, tapi kamu malah mau ninggalin rido lagi vin....!!


"doo kamu ngomong apaan sih, alvian gak bakal kenapa kenapa, dian akan baik baik saja!!


*rido yang duduk di sebelah alvian, dia morang maring tak karuan, lantaran alvian pingsan gara gara nolongin rido.


"ada apa ini, kenapa alvian bisa pingsan, apa yang telah kalian lakukan?


"maafin rido om, ini semua gara gara rido, preman itu mukulin alvian!!


*beberapa menit sebelum nya.


*rido dan joni hendak mampir ke restoran, sesampai nya di depan resto, mereka ber dua di hadang oleh 2 preman.


"halo bocah bocah, apa kabar?


"do mereka pereman yang kemarin di danau!!


habis lah kita do!!


*alvian yang melihat nya dari dalam,


dia coba mendekat, hingga akhir nya preman itu hendak menghajar rido dan joni, tapi alvian malah menghadang nya, dan pukulan pereman itu kena alvian.

__ADS_1


*oyo cepat kita bawa ke rumah sakit!!


__ADS_2