Terpaksa Putus Sekolah

Terpaksa Putus Sekolah
ep 16 kebersamaan


__ADS_3

*lusiana dan tania yang mendengar kabar kalau alvian masuk rumah sakit, gara gara di pukul oleh preman yang telah mengganggu lusiana di danau kemarin, mereka buru buru hendak menjenguk nya di rumah sakit, tapi setibanya di rumah sakit, ternyata alvian sudah pulang, karna kondisi nya gak begitu parah.


mereka bingung mau ke rumah alvian tapi tidak tau rumah nya.


*kita ke resto aja kak, kita tanya ke om herman, barang kali om herman tau, di mana rumah alvian,


tadi pas kejadian, alvian kan di resto papah!!


"tania mengiakan ajakan adik nya.


*tapi tiba tiba tania dapat tlp dari mamah nya, dia di suruh menemui nya di kafe terdekat, ada yang mau ketemu.


"mimang nya siapa kak yang mau ketemu kakak?


"gak tau juga, sebenar nya kakak males banget, tapi dari pada ribut sama mamah, mending kakak temui dulu aja,


kamu pulang aja dulu, kita tanya nanti ke om herman!!


____


hai sayang makasih kamu mau temui mamah di sini.


"ada apa mah? mamah mau ngomong apa? katanya ada yang mau bertemu tania, siapa mah?


"tunggu dulu sebentar sayang, bentar lagi dia datang, kamu mau makan apa, mamah pesenin dulu??


"gak usah deh mah, tania masih kenyang!!


"hai semua nya... sudah lama nunggu nya ya?


*tania menoleh ke arah sumber suara,


seorang laki laki yang ber otot, tinggi, tapi kulit nya agak hitam, tania yang melihat nya agak kurang suka.


"nggak kok mas, kita baru sampe!!


"kita?? maksud mamah??


jadi kita nungguin dia??


siapa dia mah?


pacar mamah


kenapa sih mah, mamah gak henti henti nya nyakitin papah, kurang apa coba dia mah, papah baik, tampan!!! sedangkan dia???

__ADS_1


tania melirik laki laki itu dengan sinis.


"jaga ucapan kamu tania, tidak sopan kamu berbicara seperti itu pada orang tua!!!


"tapi itu kenyataan mah.


"jaga ucapan kamu tania, kamu tau siapa dia?


"tania gak perlu tau, mendingan tania pergi dari sini, dari pada ganggu kalian.


"tania berdiri beranjak pergi meninggalkan mereka, tapi......


plak .......


*gita menampar tania


"demi laki laki ini, mamah tampar anak mamah sendiri, tania kecewa sama mamah.


"sayang.... kenapa kamu tampar anak kita???


mungkin tania belum siap dengan kenyataan ini, aku akan berusaha buat tania meneriku!!!


laki laki itu berusaha menenangkan gita.


"tania berbalik badan, mendengar ucapan laki laki itu, maksud nya anak kita???


"maafin mamah sayang, mamah gak bermaksud menampar kamu,


kenalin sayang,,,, ini andi papah kandung kamu.


DEG


"tubuh tania gemeteran,


tidak mah, papah tania cuman satu, yaitu papah anton, dia baik sangat baik malahan,


tidak akan ada papah lain buat tania, selain papah anton!!


tania pergi meninggalkan mereka berdua.


"kurang ajar, anton telah mempengaruhi tania,


"sudah lah sayang, kita harus bersabar.


______

__ADS_1


*di tempat lain, alvian sangat bahagia, dia sudah sembuh, dan dia sudah berjanji kepada ke dua teman nya, rido dan joni, hari ini alvian berjanji kepada mereka untuk nungkrong di kafe yang biasa mereka kunjungi dulu.


alvian berjanji untuk tidak ada yang harus di tutup tutupin lagi kalau ada masalah.


alvian sudah sampai duluan,


kemana mereka kok belum nungul?


alvian mau menuju meja di noner 9 saat mau melangkah tiba tiba tidak sengaja dia di tabrak oleh seseorang perempuan.


tubuh dia hampir jatuh, tapi untung nya alvian cepat menahan tubuh perempuan itu, seperti adegan romantis, alvian menatap wajah perempun itu, putih cantik manis..


sampai mereka ber dua terdiam.


di saat bersamaan, rido dan joni datang, merka berdua melikat adegan itu,


wahhh romantis banget kata joni


ehemmm rido berdehem, karna sepertinya rido menyukai perempuan itu!!


alvian gelagapan,


eh maaf kata alvian, salah tingkah.


susi....


"lusi kak...


"eh iya maksud kakak lusi hehe


kok kamu disini?


iya kak, maaf ya kak, tadi lusi gak sengaja!!


"oiya kamu ngapain disini, sama siapa?


"sendiri kak, lusi bosen di rumah sendirian, kak tania pergi gak tau kemana.


"ya udah kita gabung aja yok!!


"jadi kita di cuekin nih.....? kata rido


"kalian sejak kapan di sini,


"ya elah vin mimang nya kita jin dari tadi gak kelihatan??

__ADS_1


"mungkin, sambil berjalan menuju meja nomer 9


alvian ketawa karna sudah ngerjain teman nya.


__ADS_2