
*pak herman melihat langkah alvian dari kejauhan, sampai tidak terlihat,
apa yang sebenar nya terjadi dengan kamu tio? kok kamu bisa tinggal di dairah sini?
***
*sehabis makan, rido dan joni pulang, tapi sebelum nya mereka mau mapir ke rumah alvian yang dulu, mereka masih penasaran kenapa rumah nya tutupan, hingga akhir nya rido melihat sebuah tulisan yang menempel di depan pintu, mereka mengambilnya, mereka berdua kaget setelah membaca isi tulisan nya ^rumah ini di sita^
"bisa bisa nya alvian tidak cerita dengan kita apa yang telah terjadi, di mana alvian tinggal sekarang?
"pantesan alvian sedikit berubah, ada yang sedang di tutup tutupi!! jadi ini alasan nya!!
\=\=\=
"vin kamu sudah pulang sayang....? kamu kenapa, kok muka kamu pucet sekali? kamu sakit?
"dari mana saja kamu nak? kamu ngapain saja di luar sana?
"gak ngapa ngapain kok mah, ya sudah mah alvian ke kamar dulu.
*batin alvian^ maafin alvian mah, alvian cuman gak mau nambah beban mamah, dalam kondisi papah yang sekarang ini!
"sebenar nya apa yang sedang kamu lakukan di luar sana nak, besok mamah harus ikutin kamu.
*keesokan hari, alvian berangkat, dia menaiki ojol.
*dari belakang, luna mengikuti nya dengan menaiki ojol juga,.
*sesampai nya di restoran, alvian langsung masuk, dia sama sekali tidak mengetahui kalau mamah nya mengikuti nya!!
*kenapa kamu masuk ke restoran besar ini vin, gak mungkin! air mata luna mulai menites, apakah kamu kerja di sini vin?? luna mulai mendekati restoran itu, dia ragu, bahkan tubuh luna mulai lemes, luna mulai masuk, dia melihat ke sekeliling nya, karna ini masih pagi, jadi masih sepi, hanya ada beberapa kariawan yang sedang mengelap meja.
"selamat pagi bu, salah satu kariawan menyapa luna.
mohon maaf bu, restoran nya baru buka, dan masih siap siap, mau nunggu apa gimana?
"saya mau ketemu alvian, bisa di panggil, dengan nada yang gemeteran?
*dari dalam ruangan, pak herman melihat luna yang sedang berbicara dengan kariawan nya.
kemudian pak herman mencari keberadaan alvian, di mana alvian?
"seperti nya dia ke toilet pak, kata nando teman alvian.!
*sebelum kariawan itu menjawab pertanyaan luna, pak herman lebih dulu memotong penbicaraan mereka.
"luna.... kamu luna kan?? apa kabar?
sudah kamu kembali ke belakang sana, pak herman memerintah kariawan nya.
"kamu siapa?
__ADS_1
"ya ampun luna, sudah lama kita gak ketemu, sampe sampe kamu lupa!!
"aku tidak ada urusan dengan kamu, aku sedang mencari anakku, apa dia kerja disini?
"siapa nama anak kamu?
"alvian, cepat suruh dia keluar.
tadi aku lihat dia masuk kesini!!
"di sini tidak ada yang nama nya alvian, kamu salah lihat mungkin??
"gak mungkin aku salah lihat, aku yakin dia disini!
"kamu bener gak ingat siapa aku luna?
"aku gak ada waktu untuk mengingat mu, yang ku butuhkan adalah anakku!!
kalau gak mau panggilin dia, biar aku saja yang mencari nya ke dalam, luna melangkah ke arah belakang, luna mencari keberadaan alvian tapi tidak di temukan juga.
"terpaksa luna pergi meninggalkan tempat itu, dengan kecewa luna melangkah pergi.
*sebelumnya alvian yang mengetahui bahwa mamah nya ada di sana, dia bersembunyi di toilet, sampai akhir nya mamah nya pergi.
*pak herman menghampiri alvian, dia menatap wajah alvian dengan tatapan penuh pertanyaan??
"kenapa bapak melihatku seperti itu?
tidak baik kalau kamu menyembunyikan sesuatu dari dia!! mamah kamu sangat menyayangimu, dia sangat menghawatirkanmu!!
sebaik nya kamu jujur sama mamah kamu!
"baik pak, nanti aku coba ngomong sama mamah, makasih ya pak.
\=\=\=
hidup itu harus kita jalani dengan ikhlas, meskipun cobaan sedang menimpa kita, jangan lah kita menyalah kan takdir, dengan di beri cobaan kita tetap harus bersyukur, karna dengan kita di beri cobaan, maka kita akan ingat pada sang pencipta!!
kadang kita lupa pada sang pencipta, di saat kita di beri kekayaan yang melimpah!
padahal di saat itulah cobaan terberat kita!!
bisakah kita menjaga harta itu dengan baik!?
bisakah kita menggunakan harta itu di jalan yang benar pula??
harta itu adalah titipan dari sang pencipta, jadi sepantas nya kita menjaga dan menggunakan nya di jalan yang benar!!
jangan sampai kita terlalu terpesona dengan kekayaan itu, dan kita lupa untuk menjalankan nya ke jalan yang benar, karna harta itu bisa habis dalam waktu sekejap.
begitupun dengan seorang anak, anak itu termasuk titipan bagi dua insan yang sudah menjalin hubungan dengan tali yang kuat, yaitu akad nikah!!
__ADS_1
\=\=\=
"kapan kamu mau menemui anak mu? apa kamu gak mau kita hidup bersama?
tania sekarang tambah dekat sama mas anton, meskipun dia tau kalau mas anton bukan ayah kandung nya!!
"sekarang tania sudah berani terang terangan membela mas anton di depanku, kalau begini caranya, posisi kamu tambah sulit untuk mengambil hati tania.
di tambah lagi, papah sekarang tambah benci sama kamu!!!
"pasti anton yang telah menghasut tania!!!
tapi kamu tenang saja, aku pasti membuat perhitungan dengan anton. jelas jaka pacar nya gita.
"tapi mas, kemarin aku sempat bikin papah marah sama mas anton!!
"marah? kok bisa, apa yang kau lakukan?
mata jaka melotot saking penasaran nya!!
"iya mas aku bilang kalau lusiana itu anak nya mas anton dengan selingkuhan nya.
"waaahhhh pinter banget kamu sayang, padahal kita yang telah mencuri anak itu dari orang yang sangat anton cintai.
"jadi ini kelakuan kalian??
"gita dan jaka melihat ke arah sumber suara tersebut, seketika mereka ber dua kaget minta ampun, wajah mereka ber dua sampai pucet!!
"paaaa___ pah!!
"om di____to
"ngapain kalian di sini?
berapa kali aku harus ingetin kamu gita, jangan pernah berhubungan lagi dengan laki laki yang tidak bertanggung jawab ini!! kamu lupa? apa yang terjadi dulu sama kamu?
"tapi om kali ini aku akan menikahi gita, aku sangat mencintai nya!
"buang jauh jauh angan angan kamu itu, karna semua nya sudah terlambat,
andai waktu itu kau tidak lari dari tanggung jawab, pasti aku akan merestui dan menikah kan kalian, tapi nyatanya kau tidak lain hanya seorang banci yang berkeliaran di pinggir jalan!!
*tangan jaka mengepal, dia tidak terima di hina seperti itu, apa lagi ini tempat umum, jaka hendak memukul nya!
*gita yang mengetahui hal tersebut, langsung menahan nya,
"kamu yang sabar mas!! jangan emosi dulu!!
"kenapa? kamu marah? kamu tidak terima?
aku lebih jauh tidak terima kau menyi nyiakan anakku dan meninggalkan nya begitu saja.
__ADS_1