Terpaksa Putus Sekolah

Terpaksa Putus Sekolah
ep 11 pingsan


__ADS_3

"dari mana saja kamu gita, baru pulang?


*tampa menjawab gita pun melangkah melewati suaminya,


"papah kamarin kesini, dia sudah tau kalau kamu masih berhubungan dengan laki laku itu!!


*langkah gita terhenti, wahh gawat, gimana nih papah pasti memarahiku!!


*mengetahui kedatangan gita, lusi keluar kamar dan langsung bersimpuh di kaki gita memohon,


"mah,,, lusi mohon kasih tau lusi, di mana orang tua kandung lusi? dengan air mata yang mengalir di pipi putih nya, lusi memohon.


"orang tua kamu sudah mati!!


gita meninggal kan lusi begitu saja.


DEG


tubuh lusi gemeteran,


"anton bantuin lusi bangun, sudah jangan nangis lagi.


"tapi pah, apa bener orang tuaku sudah meninggal? hati lusi mengatakan mereka masih hidup pah!!


"ikuti saja kata hatimu, nanti papah bantu cari, tapi papah sama sekali tidak mengetahui, dari mana gita menemukan mu dulu!!


"kalau mamah yang menolongku pah, kenapa mamah dari dulu sangat membenciku, memarahi bahkan kadang memukulku, seakan aku ini musuhnya.


"anton terdiam,, bener juga kata lusi, kenapa gita sangat membenci lusi, dari mana sebenar nya gita mendapat kan lusi!! pasti ada yang gak beres.


*bersamaan dito datang ke rumah anton, dia mendengar semua pembicaraan nya anton dan lusi.


"papah sudah mendengar semua nya, lusiana bukan anak kandung kamu anton? jadi gita hamil dengan laki laki itu lagi? bisa bisa nya gita hianatin kamu? setelah apa yang kamu lakukan!


di mana dia suruh dia keluar, kemarahan dito sudah tidak bisa di padamkan,.


"sabar pah biar anton jelasin!!!


*mimang dulu, gita dan anton bilang ke dito, kalau lusi adalah anak mereka, waktu itu dito di luar negeri beberapa tahun, karna dito tahu pernikahan mereka tidak berjalan mulus, dito sempat putus asa, dan ingin mengatan ke teman nya yaitu rangga, untuk memisahkan mereka saja, tapi mendengar kabar gita hamil, dito pun sangat bahagia, padahal itu hanya akal akalan gita saja.


"maafin anton pah, anton cuman ingin melihat papah bahagia dengan pernikahan anton, jadi anton terpaksa menyutujui permintaan gita,


"maksud kamu??


"sebenar nya lusiana ini bukan anak kandung kita!


"bukan anak kandung kita??? terus anak nya siapa?


"anton juga tidak tau pah,


lusi hanya bisa menangis!!!


*di mana gita sekarang??


"gita......

__ADS_1


"pa--pah


"plak....


"sudah berapa kali papah ingetin, jangan pernah temui laki laki itu lagi!! terus apa maksud kamu dengan mengatakan kalau lusi itu anak kalian??


anak nya siapa lusi??


"gita glagapan, sambil memigang pipi nya memerah bekas tamparan tadi, gita tidak bisa menjawab.


"cepat katakan sebelum kesabaran papah habis,


"lusi..... lusi anak dari selingkuhan nya mas anton!!


"semua orang sangat syok, apalagi dengan dito, dia sangat percaya sama anton.


*dito meman dangi anton dengan pandangan yang sangat tajam.


"apa yang kamu katakan gita, jangan membuat kebohongan, hanya untuk menutupi kebohongan mu sendiri!!


"sudah lah mas, gak usah ngelak, aku sudah tau semuanya, kamu kan pengen tau alasan ku kenapa aku gak pernah suka sama lusi? itu alasan nya, lusi anak selingkuhan mu.


"semua yang di katakan mamah itu tidak benar!!


*semua orang menoleh ke arah sumber suara,


TANIA.....


"apa yang kamu katakan tania, kamu tidak percaya sama mamah kamu sendiri??


*tania tidak menjawab.


"beda dengan mamah yang selalu tidak ada waktu dengan kami.


"jadi gak mungkin papah melakukan perbuatan sekeji itu!


"dasar anak tidak tau di untung,


"tangan gita melayang hendak menampar pipi tania, tapi anton segera menepis nya!


"jangan pernah kau sentuh tania, kalau tidak kau akan berurusan denganku!!!


"buktikan saja semua omongan kalian,


dito pun pergi dari rumah mereka!!


\=\=\=\=


*selesai daftar kuliah, rido dan joni pulang, sebelum nya mereka mau mampir ke restoran di mana alvian bekerja, mereka curiga kalau alvian ada di sana, kali ini mereka memilih duduk di kursi yang tidak begitu ramai di leweta orang orang, dengan begitu nya, mereka bisa mengawasi siapa saja yang ada di sana!


"1 jam sudah mereka di sana, tapi tidak menemukan alvian.


"sudah lah jon kita pulang aja, kita mampir ke rumah nya alvian saja, siapa tau ada orang!!


***

__ADS_1


*1 jam sebelum nya, alvian jongkok sambil memegang perut nya.


"kamu kenapa vin? sakit?


"gak tau nan, tiba tiba perutku sakit!


"ya sudah kamu istirahat dulu, biar aku saja yang anterin makanan ini!


*alvian berusaha berdiri tapi dia malah terjatuh kemudian pingsan!!!


*nando seketika panik dan memanggil rekan nya, lalu mereka membawa alvian ke klinik terdekat!


*alvian sadar, dia melihat sekeliling nya, kemudian melihat orang yang ada di samping nya, alvian kaget,


"pak herman....???


kenapa alvian bisa di sini pak?


"tadi kamu pingsan, kata dokter kamu lagi banyak pikiran, kamu lagi mikirin apa? orang tua kamu baik baik saja kan?


"baik kok pak, gak da pa pa!! ya sudah pak, alvian kembali kerja lagi.


"pak herman menahan nya,


gak usah kerja dulu, keadaan kamu belum sehat.


"sekarang cerita sama pak herman, pak herman janji tidak akan menceritakan kepada siapa pun!!


dengan bercerita, pikiran mu akan lebih tenang!!


"sungguh kamu persis banget sama ayah kamu vin, sangat pendiam, pekerja keras, tapi apa yang sebenar nya terjadi dengan tio dan luna? kenapa alvian anak satu satu harus bekerja, padahal dia masih harus sekolah.


*alvian masih terdiam tidak menjawab.


"ya sudah kalau kamu belum mau cerita, pak herman gak bisa maksa, habis ini kamu pulang dulu, pak herman yang anter.


"gak usah pak, alvian bisa pulang sendiri,


"mendengar jawaban alvian, pak herman melihat wajah alvian, kamu itu persis banget dengan ayah kamu, tidak mau merepotkan orang lain!!


"pak herman kenal dengan papah ku??


"jauh sebelum kamu lahir, kita satu sekolah.


sudah lah ayo pak herman antar, tidak boleh nolak, kalau besok masih mau bekerja!!


*dalam perjalanan, alvian terdiam, ingin mengatan sesuatu tapi gak berani.


"apa yang kamu pikirkan? nanti kamu turun agak jauh dari rumah kamu, itu kan yang kamu mau?


"kok pak herman bisa tau, apa pak herman sudah tau tentang orang tuatu?


"pak herman tertawa kecil, alvin alvin kamu tuh ya persis banget sama tio, rasa nya aku pengen banget ketemu sama tio!!


"aku turun di sini saja pak, rumah ku di ujung sana!!

__ADS_1


*pak herman menepikan mobil nya.


"makasih pak sudah mau nganter alvian!!


__ADS_2