
setelah kejadian itu Ara maupun Cristian tidak pernah lagi bertemu atau hanya berkomunikasi kini mereka menjalani hidup tanpa menyapa dan berjumpa.
empat Minggu telah berlalu kini terlihat Ara sibuk dengan kehidupannya sendiri ia bertekad melupakan Cristian walau sebenarnya ia merasa tidak bisa namun ia paksakan.
"Jika takdirku bersamamu Cris aku pastikan aku adalah perempuan terbahagia."
"Astaga ada apa dengan diriku bukankah selama empat Minggu ini aku sudah tidak lagi memikirkan Cristian." wanita itu sadar dengan apa yang ia ucapkan lalu ia memejamkan matanya sejenak kemudian mengambil ponselnya.
Ia terlihat sedang menghubungi seseorang namun tak ada jawaban dari seberang.
"Apa aku temui saja dia."
Ara cepat-cepat beranjak pergi untuk menemui Cristian dirumahnya.
sesampainya disana rumah itu tampak begitu sepi sepertinya hanya ada satpam dan beberapa pelayan. ia pun memutuskan untuk keluar dari mobil dan bertanya kepada kedua satpam yang tengah berjaga.
Kedua satpam tersebut sangat terkejut atas kedatangan Ara karena mereka tau hubungan wanita didepan mereka ini dengan tuannya.
"Selamat pagi nona." ucap kedua satpam itu yang hanya dibalas senyum oleh mereka.
"Pak apakah ada Cristian didalam?" tanya Ara yang membuat kedua satpam itu saling senggol bahu mereka bingung untuk menjawab takut terjadi kesalahan.
__ADS_1
"Maaf nona kami tidak tau." ucap salah satu satpam memberanikan untuk bicara.
Ara heran sepertinya ada yang mereka sembunyikan darinya.
"Tolong pak jawab saja, saya tidak akan memberi tahu tuan kalian." ucap Ara memohon
kedua satpam itu tak tega melihat wanita itu memohon, dengan terpaksa merekapun memberitahu.
"Begini nona den Cristian beserta keluarga sedang berada di rumah seseorang untuk melakukan sebuah lamaran."
Deg membuat wanita itu diam membisu Tanpa sedikitpun bicara tiba-tiba air mata tak bisa lagi ia tahan. kedua satpam yang melihatnya merasa bersalah karena telah memberitahu itu.
"Nona tidak apa?"
mereka pun terpaksa memberitahunya saat itu juga Ara langsung bergegas menuju alamat yang ia terima dengan mengendarai mobil dengan kecepatan tinggi.
Ara tak memperhatikan bahwa ada sebuah mobil besar yang sedang melintas dengan kecepatan tinggi pula dan akhirnya BRAK suara benturan kedua mobil yang sangat kencang membuat mobil Ara terpental.
masyarakat yang melihat kejadian itu langsung melihat apa yang sebenarnya terjadi. dengan paksa mereka membuka pintu mobil itu dan dikejutkan dengan wanita yang sedang menahan sakit dan dan seluruh tubuhnya yang dibanjiri darah akibat benturan dan juga pecahan kaca mobil.
"Cristian." nama itu berhasil lolos dari mulutnya sebelum ia tak sadarkan diri.
__ADS_1
warga pun mengantarkan Ara ke rumah sakit lalu menghubungi pihak keluarga melalui ponsel Ara yang mereka ambil dari dalam tas namun mereka tidak tau yang mana keluarganya.akhirnya merekapun menghubungi seseorang yang terdapat di daftar panggilan.
***
Ditempat lain Cris dan keluarganya sedan melangsungkan acara lamaran dan hendak bertukar cincin namun suara dering telfon yang tak kunjung berhenti membuat Cristian izin untuk mengangkatnya sebentar.
ia sangat terkejut melihat ada puluhan panggilan tak terjawab dari Ara. ia sengaja ingin mematikan ponselnya namun sebelum itu ada pesan masuk.
"Maaf apakah ini dengan keluarga pemilik ponsel ini, karena yang punya sedang tak sadarkan diri akibat kecelakaan yang sangat parah bahkan dokter bilang kemungkinan hidupnya hanya 30%. segeralah datang ke alamat rumah sakit ini jalan x terimakasih."
setelah membaca itu Cristian sangat terkejut bahkan ponsel beserta cincin yang ia pegang kini terjatuh dilantai dan ia pun segera pergi kedalam lalu berpamitan untuk keluar.
"Cris ini belum selesai kalian belum bertukar cincin." ucap ibu Cris
"Maaf ma, maaf semuanya aku harus pergi sekarang." Cristian pun pergi tanpa mempedulikan Ratih yang menangis dan ibu serta ayahnya yang memanggil namanya untuk kembali.
sesampainya di rumah sakit Cristian langsung memaksa untuk masuk dan melihat orang yang ia cintai sedang tertidur lemah tak berdaya dengan ditemani alat-alat medis disana.
ia tak hentinya menangis dan memegangi tangan Ara.
"Maaf sayang maaf. andaikan aku memilih tetap bersama tidak mungkin kau akan seperti ini kumohon bangunlah aku sangat mencintaimu." ucap Cristian dengan tangis yang begitu deras.
__ADS_1
tak lama dokter pun masuk dan meminta Cristian untuk keluar terlebih dahulu.