
Hari hari berlalu sudah sebulan berjalannya waktu, putri dan arya semakin dekat arya yang hampir setiap hari mampir ketoko bunga dengan alasanbeli bunga dan kadang dia mengantar putri pulang ataupun mengajaknya makan siang, putri yang sudah menganggap arya sebagai kakaknya sendiri pun senang dengan adanya rya setidaknya bisa mengurangi kesedihannya.
Dan hari ini adalah hari yang dinantikan setiap orang, hari yang bersejarah bagi mereka karena setelah itu mereka akan hidup bersama pasangannya namun tidak dengan sepasang manusia ini yaitu putri dan krisna ya hari ini adalah hari pernikahan putri dan krisna yang di adalah di kediaman putri lebih tepatnya nereka dunia bagi putri.
Didepan cermin dia menatap dirinya sendiri dengan kebaya piilihannya yang simple dan sopan, tidak seperti wanita umumnya yang lebih mengutamakan kegelamoran dan kemewahannya pada gaun pernikahannya karena baginya pernikahan ini adalah pernikahan biasa saja menurutnya, setelah dia puas menatap dirinya dicermin dengan tatapan sendu dan iba ya iba akan nasib dirinya dia pun mulai beranjak kearas nakas sebeleh tempat tidurnya dan menggambil bingkai foto anak kecil yang sedang menggandeng ibunya sambi tertawa iya orang itu adalah putri dan ibunya dimasa kecil, di menatap bingkai itu dengan lama hingga air matanya tidak mampu iya bendung lagi.
Hiks..hiks... ma mama apa kabar? Apa mama bisa lliat putri hari ini ma hiks.. putri kecil mamam akan menikah ma hiks.. tapi tidak dengan pilihan putri sendiri hiks.. ma putri capek hiks.. putri pengen dipeluk mama hiks.. ma kapan putri bisa bahagia seperti dulu kala mama ada disamping putri his hiks hiks.. sekarang putri udah gak punya siapa siapa lagi kecuali mbok sum dan itu pun disaat tidak ada siapa siapa hiks.. papa? Papa udah g peduli sama putri ma hiks..
Ma putri harus gimana hiks.. bantu putri ma hiks... “tangis putri semakin menjadi kala dia mmegang bingkai foto dirinya dan orang yang paling berharga dihidupnya namun saat ada ketukan pintu ia buru buru menghapus air matanya.
Nona “panggil seorang MUA
Iya ada apa ?“tanya putri
Ya ampun nona, nona habis nangis? “ucap MUA tersebut yang kaget melihat penampilan putri yang sudah berantakan
__ADS_1
Itu make upnya luntur astaga nona, ayo sekarang nona duduk biar saya rias ulang sebelum acaranya mulai “tutur MUA tersebut dan langsung menuntun putri untuk duduk dan putri hanya menurut saja.
____________________________
Sisi krisna/
Gimana udah siap? “tanya papa krina
Hm “ucap krisna
Iyaiya “ucap krisna dengan nada malas
Jalan yang benar tunjukan wibawa kamu”ucap papanya dengan nada jengkel, kemudian papanya keluar beriringan dengan krina yang berjalan sesuai perintah papanya.
Sesampainya diruang tamu sudah ada keluarga putri, penghulu serta orang orang yang rumanya berdekatan dengan rumah putri, krisna yang disambut mamanya pun hanya senyum dan mamanya menggenggam tangan putranya dan menampilkan senyum lembutnya kepada anaknya setelah itu dia membawa anakanya tersebut kedepan penghulu dan calon mertuanya setelah tu dia pun langsung balik duduk.
__ADS_1
Hm baiklah apa sudah bisa kita mulai acaraya? “tanya penghulu
Sudah “jawab krisna degan nada yakin
Baiklah jawab tangan calon ayah
mertuamu “ucap penghulu dan krisna pun menjabat tangan alexsander
.......”
___________________________
Jangan lupa like,komen, dan vote oke(
Dan author mintak maaf beberapa hari lalu gak up, soalnya author lagi ngejer deadline kuliah yang numpuk maaf ya sekali lagi(
__ADS_1