Tersiksa Karena Pernikahan

Tersiksa Karena Pernikahan
Ospek


__ADS_3

Keesokan hari nya putri menjalankan kewajiannya dan membereskan rumah tidak lupa membuatkan sarapan untuk krisna setelah setelah melaksanakan tugasnya dia pun kembali kekamar untuk bersiap siap karena hari ini adalah hari pertama kliah nya atau hari pertama ospeknya. Seteah selesai siap siap dan menyediakan peralatan ospek dia pun keluar kamar untuk mengambil kota bekelnya dan disana sudah ada krisan sedang menikati kopi dan sepotong roti.


Pagi tuan “sapa putri dengan senyum dan semnagat nya jangan dilupakan


Hm , Kamu berangkat naik apa? “tanya krisna


Ah saya naik kendaraan umun tuan “jawab putri sambil memasukan bekelnya


Kenapa gak pakai mobil dan supir “jawan krisna dengan penasaran


Mm tidak tuan saya tidak mau merepotkan orang lain saya akan naik kendaraan umum saja “jawab putri


Yaudah “jawab krisna melanjutkan makkannya


Mm tuan apa boleh saya salam ?” tanya Putri, krisna yang mendengar pernyataan putri pun langsung melihat kearahputri dengan ekspresi terkejut.


Ah tuan kalau tidak boleh tidak apa ap a maaf lancang assalamualaikum “ucapnya bergegas pergi baru bebrapa langkah suara krisna mengentikan langkahnya.


Tunggu “ ucap krisna sambil berjalalan kearah putri dan putri pun menhentikan langkahnya “Ah matilah aku ya ampun lancangny aku aduh, bodohnya kamu put” Batin putri


Ni “ucap krina sambil memberikan tangannya dan putri yang mlihatnya pun melongo tidak percaya dan krisan bisa memahami itu


Katanya mau salam jadi tidak saya sudah capek ini “ucap krisn masih dengan nada dingin dan putri pun sadar dari bengongnya

__ADS_1


Ah ya “Putri pun lagsung salam dan lupa mengucap salam


Saya oergi dulu Assalamualaikum “ucap putri langsung pergi


Waalaikum salam “jawab krisna dengan pelan dan senyum


Setelah itu putri pun melangkahkan kakinya dengan senyuman yang tidak pudar “sungguh pagi yang indah” dan didepan ada willy asisten kris sekaligus sahabatnya.


Pagi nona putri “sapa willy dengan ramah


Pagi tuan willy, oh iya panggil saja saya putri tanpa embel embel nama "jawabnya dengan senyum ramah


Ah tidak bisa nona nantik kenak amuk oleh bosa besar hehe “ucapnya dengan cengengesan


putrii langsung pergi dan willy menjawab dengan pelan.


Putri menunggu bus dan tidak lama bu pun datang dia langsung naik dan sesampainya di kampus sudah banyak mahasiswa yang datng dengan pakaian hitam outih serta atribut lengkap dia put melangkah masuk kedalam tidak lupa mengucap “Bismillah, semangat”batin putri


Sesampainya disana di langsung maasuk barisan dan mengikuti semua instruksi dari pemanduk ospek, dan saat matahri sudh di tengah maka waktu menunjukan waktunya istirahat anak anak lain pun pada bubar untuk istirahat seddangkan putri memilih duudk dibangku bawah pohon sambil memaan bekelnya namun tiba tiba.


Hai boleh duduk disini “sapa orang tersebut dengan ramah


Ah silahkan “ucap putri dengan kaget

__ADS_1


Ana “ucap ana dengan menyodorkan tangannya


Putri "jawab putri menjaawab tangan ana dengan senyum


Jurusan apa ? tanya ana


Jurusan kedokteran, kalau kamu? “tanya putri


Ah kita sama hehe, mau bersahabat ? “tanya ana


Ah tentu “jawab putri dengan senyum ramah, tidak lama suara intruksi yang menandakan waktu istirahat selesai dan mereka kembali menalankan ospe hingga selesai


......”


_______________________


Jangan Lupa!


Like


Komen


Vote

__ADS_1


Share


__ADS_2