Tersiksa Karena Pernikahan

Tersiksa Karena Pernikahan
Pertemuan dan makan malam


__ADS_3

Cuaca pagi ini seperti menggambarkan suasa hati putri yang sedang tidak baik karena sebuah kajadian yang akan merubah hiduonya kedepannya.


Perlahan tapi pasti putri membuka matanya karena mendengar suara azan subuh, dia pun langsung bersiap-siap untuk melaksanakan kewajibannya, setelah selesai dia pun mulai melakukan aktifitasnya seperti biasa mulai dari membersihkan rumah, memasak,mencuci,dan lainnya, karena kalau pagi pembantu rumahnya dilarang membantu putri dan jangan di tanyak atas perintah siapa, yang pasti kalian tau.


Setelah selesai dengan katifitasnya putri kembali ke kamarnya untuk membersihkan diri berangkat kerja, setelah rapi dia pun turun dan keluarganya telah di meja makan karena waktu sudah menunjukan pukul 07:00 dia pun langsung pergi tidak lupa untuk berpamitan walau di acuhkan.


dia mulai mengayuh sepedanya ketempat kerjanya sambil sesekali dia berbicara dengan dirinya.


Semangat put kamu bisa! "gumannya"


Demi masa depanmu jangan menyerah!"gumannya"


Sesampainya ditoko putri langsung memarkirkan sepedanya di samping toko setelah itu dia mulai berjalan masuk ke toko sampai di depan yoko dia sudah melihat bu retno yang sedang merangkai bunga dengan ukuran besar.


Assalamu alaikum bu "ucap putri"


Waalaikum salam put udah dateng to "Ucap bu retno"


Hehe udah bu baru aja, oh iya bu pagi pagi begini udah merangkai aja dan besar pula tu,emang untuk siapa? "tanya putri"


oh tadi ada yg dateng pagi" terus mesen bunga dan dirangkai yang cantik untuk pacarnya katanya nantik pas jam makan siang di ambil " ucap bu retno"


oh yaudah sini putri bantu bu "ucap putri"


Setelah itu putri mulai merangkau bunga bersama bu retno setelah selesai bu retno pun pamit pulang dan sebelumnya dia sudah mengamanah kan putri untuk menyerahkan buket bunga nya kalau pemesannya datang, dan bu retno juga memberi putri kunci untuk dia membuka toko karrna bu retno akan sedikit repot kedepannya.


Setelah semua putri rasa beres dipun mulai menata bunga bunga agar terlihat cantik dan menarik dan tidak terasa jam masan siang sudah tiba dan saat dia hendae berdiri dari jongkoknya ternyata di belakangnya sudah ada sosok laki laki yang tengah berdiri.


Ya Allah hantuuuuu tolonggggg "Teriak putri"


Hei saya bukan hantu "ucap laki laki tersebut dengan nada dingin"


Astagfirullah tuan ,maaf tuan saya hanya kaget tuan tiba tiba di belakang saya, oh iya tuan ada yang bisa saya bantu?"ucap putri"


hm saya mau ngambil pesenan bunga saya "ucapnya dingin"

__ADS_1


oh tuan tuan krisna? bentar ya tuan saya ambilkan dulu "ucap putri"


hm "ucap krisna"


putri pun melangkah mengambil bunga yang sydah di rangkainya tadi pagi dan setelah itu dia memberinya kepada krisna


ini tuan bunganya "ucap putri sambil tersenyum manis"


hm "ucap daniel dan langsung pergi"


putri yang di gitukan hanya geleng geleng kepala melihat kelakuan kalangan atas dan setelah itu putri melanjutkan keguatannya, tidak lupa dia melaksanakan kewajibannya dan tidak terasa hari suda sore dan putri pun bergegas menutup toko dan setelah menutup toko diamulai mengayuhkan sepedanya dan sampai di depan rumah dia langsung masuk namun saat masuk ayahnya pangsung memanggilnya.


Putri sini dulu kamu "ucap ayah"


iya yah "ucapnya sambil nunduk"


Nantik malem dandan yang cantim calon suamimuakan datang jangan buat aku malu "ucap ayah"


iya yah,kakau gitu putri permisi duku "ucapnya dengan nada pasrah"


Putri langsung kekamarnya dan menangis sejadi jadinya meratapi kehidupannya.


Semua oranng sedang berkumpul yaitu daniel, dan kedua orangtuanya.


daniel nantik malam ikut sama sama papa ya makan malam dirumah temen mama "ucap mama daniel"


tidak bisa ma aku ada acar "ucal krisna"


G ada penolakan "ucap mama dan langsung meninggal kan kedua laki" tersebut"


Sudah turutin saja apa kata mama mu "ucap papa daniel sambil menepuk pundak daniel"


Hm "jawab krisna"


Tidak terasa hari sudah malam mereka pun siap siap untuk kerumah putri.

__ADS_1


Daniel buruan nak " teriak mama"


Iya ma bentar "ucap krina sambil turun tangga"


gantenganya anak mama,yaudah kalau gitu langsung berangkat saja ya" ucap mama"


setelah itu mereka berangkat kerumah putri dengan dua mobil orangtua daniel dengan supirnya dan daniel menggunakan mobil sendiri.


*Disisi lain Rumah putri*


kini putri tengah bersiap merias diri nya, dia menggunakan dress bewarna biru dongker dan make up tipis agar tidak keliatan pucet dan sembab karena menangis tadi sore.


Kamu bisa put,kamu kuat,jangan cengeeng! ayo semangat, mungkin setelah ini kamu akan bahagia "gumamnya menyemangati diri sendiri"


tidak lama pintu terbuka menampakan 2 sosok manusia berhati iblis siapa lagi kalau bukan ibu dan adik tirinya.


heh buruan tamunya sudah datang jangan sok cantik deh "ucap serly"


Setelah mengucapkan kata itu mereka berdua pun pergi dan setelah itu putri keluar dan menuruni anak tangga diruang tamu sudaha da banyak irang dan putri berjalan hanya menunduk sampainya di ruang tamu ayah putri berubah 180%.


sayang sini nak "ucap ayah"


iya yah " ucapnya"


nak kenalin itu tante mega abrahan dan itu tuan doni abraham dan itu anak laki laki mereka tuan muda krisna abraham ayo salim dulu.


putri mulai salim dari mega,dona dan telakhir krisna dan betapa terkejutnya mereka saat mata mereka saling betemu.


Tuan krisna "ucap putri"


Cewek tukang bunga ngapain lo disini "ucapnya dingin"


Ah tunggu tuan muda apa maskdunya ya? cewek tukang bunga? putri ini putri saya yang pertama "ucap ayah putri"


oh "ucap daniel singkat"

__ADS_1


yaudah mumpung udah pada ngumpul ayo makan dulu keburu dingin makanannya "ucap ayah"


mereka pun pergi kemeja makan dan memulai makan malam bersama


__ADS_2