
Para orang tua pun merasa senang karena anak mereka sudah saling kenal, tapi tidak dengan adik tirinya putri yang kesal karena laki lakinya tampan dan gagaj seperti krisna
Wah kalian sudah saling kenal ya "ucp mama krina dengan aura bahagia"
Tidak "ucap krisna"
Tidak "ucap putri barengen dengan krisna"
mmm sebagiknya kita majan dulu ayo takunya dingin ntar jadi gak enak, ayo tuan, nyonnya, tuan muda kita keruang makan "ucapayah yang menyadari suasana"
Mereka pun berlalu kemejan makan dan mulai menghabiskan makananya setelah uru mereka kumpul keruang keluarga untuk membicarakan kelanjutannya.
Prov putri
Aku mulai mencerna apa yang terjadi fikiranku mulai menerawang apa tuan kerisna yang akan dijohohkan dengan ku tapi dia punya kekasih, aku pun mulai gelisah sampai mama krisna memecahkan keheningan
Jadi gini tuan saya ingin putri anda untuk menikah dengan krisna putra saya "ucap mama krisna"
WHAT "Ucap krisna"
tidak ma krisna g mau krisna punya kekasih ma "ucap kkrisna"
g ada kata penolakan "ucap mama tegas"
aku hanya bisa diem tanpa suara sampai satu suara membuatku sadar lagi dari lamunanku.
Putri kamu gimana apakah mau menerima lamaran tante "tanya mama krisna dengan muka memohon"
__ADS_1
Saya terserah papa tant "ucapku dengan nada pasrah" namun setelah aku berbicara seperti itu aku mendapatkan tatapan membunuh dari krisna.
Jadi bagaimana tuan alexsander apakah engkau menerima lamaran keluarga kami"ucap mama krisna"
Hm saya terima nyonya lamaran keluarga nyonya "Ucap ayah"
Alhamdulillah, terimakasih tuan, dan untuk pertunangannya akan dilakukan minggu depan dan pernikahannya seminggu setelah itu bagaimana? "ucap mama krisna"
Saya terserah saja bagaimana bagusnya nyonya " ucap ayah"
Tante apakah saya boleh mengajukan 1 permintaan? "ucapku dengan nada yang ragu"
Silahkan sayang, kamu ingin meminta apa? "ucap mama krisna"
Saya mau pernikahan ini diadakan sederhana tanpa resepsi yang hanya di hadiri oleh keluarga saja tant apakah boleh "ucapku" dan semua orang pangsung melihat kearah ku setelah aku berbicara begitu dan krisan jangan di tanya mungkin dalam hatinya dia berkata "Bagus deh kalau sadar diri" karena aku bisa melihatnya mrnyunggingkan senyum miring.
Ya tante saya yakin "ucapku dengan nada yakin"
Hm baiklah kalau itu permintaan mu tantr tidak bisa menolak "ucap mama krisna"
Terimakasih tant "ucapku dengan nada tulus"
Yaudah kalau begitu kami sekeluarga oamit duluan ya tuan "ucap mama krisna"
Iya nyonya terimakasih sudah mau makan malam bersama, dan hati hati dijalan "ucap ayah"
setelah itu kami mengantarkan keluarga abraham hingga depan pintu setelah mereka tidak nampak lagi ayah menyeretku masuk kedalam.
__ADS_1
Hei anak bodoh apa yang kau lakukan dengan permintaan mu seperti itu ha? Seharusnya kau meminta pernikahan yang mewah bukan malah tidak ada resepsi "ucap ayah dengan nada kesal"
Aku hanya sadar diri ayah, tuan krisna sudah memiliki pacar aku tidak ingin merusak hubungan seseorang "ucapku"
apa peduli ku ha? aku berharap semua dunia tau bahwa kamu nona muda dari keluarga abraham, dan keluarha alecsander adalah besan dari keluarga terkasa di asia tapi pupus sudah " ucap ayah dengan nada kesal"
Maaf ayah "ucapku dengan nada lirih"
KAMU MEMANG TIDAK BERGUNA PUTRI "ucap ayah dengan membentar"
Maaf "ucapku"
Plakkkkkk, Satu tamparan mendarat dipipiku seketika air mata ku yang kutahan berhasil lolos, ayah menamparku? kenapa ayah sekarang kejam? apa salahku sama ayah? banyak pertanyaan muncul dikepala ku.
KAMU DENGAN YA SETELAH KAMU MENIKAH JANGAN NAMPAKAN MUKA MU DIHADAPANKU PAHAM! "Ucap ayah dengan nada teriak"
Paham ya "ucapku dengan nada gemetar ketakutan"
setelah itu ayah pergi meninggalkan ku, dan aku pun perlahan berjalan menuju kamarku yang minimalin kebanding terbalik dengan kamar saudara tiriku yang mewah, namun saat aku di tangga aku melihat adik dan ibu tiriku meilihat ke arahku dengan senyum mengejek, aku sudah tau mereka puas dengan aku tersiksa.
Aku melanjutkan jalanku sampai kamar aku langsung mengunci pintu setelah itu badan ku langsung merosot kebawah dan aku kangsung nangis sejadi jadinya mengurangi sesak di dada ku.
Ya Allah apa salah ku? kenapa ayah menamparku? kenapa ayah berbeda dari ayah pada 7 tahun lalu? dimana ayah putri? "batinku menjerit menanyakan tentang ayah"
setelah aku menangis sejadi jadinya aku berjalan gontai ke temoat tidur dan tidak lupa aku mengambil fotoku dengan ibu di atas nakas lalu kupeluk dan aku mencoba tidur melupakan demuanya namun sebelum itu aku selalu berdoa agar besok berubah jadi hari yang baik untuk ku
PROV AND
__ADS_1