
Melihat Adi sedang memegang piring lalu Izza pun memasak untuk Adi
Izza akan merasa bersalah jika Adi kelaparan.
"Izza tidak pernah memikirkan dirinya meski dirinya tidak disukai oleh mertuanya
" Aku akan terus berusaha, meluluhkan hati mertuaku meski mertuaku membenciku,aku akan tetap menjadi menantu yg baik dan istrinya yg baik untuk suamiku,
Itulah yang selalu sering diucapkan oleh Izza tersebut di dalam hatinya.
"Setelah berapa bulan perut Izza semakin membesar , meski dalam keadaan hamil tua Izza tidak pernah mengeluh dalam bekerja, Izza mencuci pakaian mertua nya bahkan iparnya juga
Izza tidak ingin dianggap pemalas.
"Di saat Adi buka usaha pertama sich rame ,,,tapi lama-lama mulai sepi
Adi bingung dengan keadaan ekonominya sementara istrinya sudah hamil besar.
"Izza selalu menyemangati Adi meskipun mereka dalam keadaan susah Izza tidak ingin meminta kepada orang tuanya atau mertuanya.
"Lama-lama Izza seperti pembantu di rumah mertuanya,,dia tahu bahwa suaminya pengangguran, Izza tidak pernah makan di rumah mertuanya
Izza selalu pulang kerumah orang tuanya
"Aku akan menunggumu lahiran, setelah kamu melahirkan,aku akan pergi sementara waktu,, untuk mencari uang
__ADS_1
Kamu jaga dirimu baik-baik, jaga anak kita juga ,,aku tidak bisa bertahan disini ,,aku pergi Untuk menafkahimu dan anak kita juga sementara kamu di sini bersama ibu dan bapak ,dan kakak juga yang akan membantu mu disaat aku pergi, itu yg Adi katakan kepada Izza.
"Izza pun menangis di saat Adi mengatakan bahwa dia akan pergi
Izza meminta agar Adi mencari pekerjaan di sini, tetapi Adi sudah berusaha mencari pekerjaan tapi tak kunjung ada
Adi tetep memutuskan Untuk pergi.
"Izza tidak sanggup ditinggal sendiri Izza terus memohon kepada Adi,Izza ingin melihat Adi berjualan,
Izza pun meminjam uang untuk Adi,agar Adi bisa berjualan.
"Adi menuruti keinginan Izza,Adi pun mendengarkan kata-kata Izza dan akhirnya Adi berjualan.
"Adi berjualan keliling,dia mencoba untuk menawarkan dagangannya kepada orang-orang.
Karena Adi tidak membawa uang sepeserpun ,
" Adi berbicara sendiri, bagaimana aku pulang sedangkan jualan ku belum laku satupun ya Allah tolong hamba mu ini sebentar lagi istriku mau melahirkan bantu aku ya Allah, sambil Adi berteriak.
"Tiba-tiba ada seorang bapak menghampiri Adi , bapak tersebut ingin membeli dagangan Adi ,, bapak ini mempunyai uang 100 rb sedangkan belanjaan bapak ini hanya 50 rb,Adi bingung tidak punya uang kembalian ,, melihat Adi kebingungan,dan jalan juga sudah sepi bapak tersebut mengikhlaskan uang kembalian dan memberikan kepada Adi.
"Adi merasa senang kegirangan, akhirnya dia bisa membawa uang untuk istrinya
Dan Adi berterima kasih banyak kepada bapak itu.
__ADS_1
Adi segera pulang dan ingin memberikan uang ini kepada istrinya .
"Setelah Adi Sampai di rumah Adi mencari Izza kebetulan Izza berada di rumah orang tuanya.
Orang tua Adi ingin di berikan uang itu karena selama ini Adi menumpang makan di orang tuanya, tapi Adi Hanya memberikan separuh untuk orang tuanya.
Orang tua Adi keberatan atas sikap Adi yg lebih mementingkan istrinya.
"Adi memberi tahu orang tuanya
Istrinya sedang hamil besar dan dia butuh biaya untuk melahirkan anaknya.
Orang tua Adi tidak mau tahu dengan urusannya
Itu bukan urusanku yg melahirkan siapa
Selama istrimu tinggal di sini dia selalu menyusahkan aku ,jadi aku punya hak atas uang ini ,ucap orang tua Adi tersebut.
"Adi mengalah,,Adi tak ingin ribut dengan orang tuanya lalu Adi mencari istrinya
Pergi ke rumah mertuanya.
"Adi melihat istrinya sedang tertidur pulas Adi tidak tega membangunkannya
"Adi mencoba untuk menggendong istrinya sedang hamil, ternyata Adi kuat meski istrinya sedang hamil Adi bisa menggendong Istrinya.
__ADS_1