
Tahun 1991 seorang anak laki-laki lahir ke dunia, dia bernama Aris. Iya di beri nama Aris karna iya berzodiak Aries sesimpel itu, iya lahir di keluarga yang kaya tapi tidak kaya-kaya amat, biasa saja.
Ayahnya adalah seorang yang sangat disiplin dan rapi, tetapi masih tidak tahu apa pekerjaannya, sedangkan Ibunya hanya seorang Ibu rumah tangga biasa yang sehari-harinya hanya beres-beres rumah dan masak.
Di tahun 97 tepatnya saat Aris berumur 6 tahun, iya di ajak oleh kedua orang tuanya untuk pergi liburan ke suatu pantai yang berada di Jawa Timur, di awal perjalanan Aris membuka kaca mobilnya terasa angin Sepoi-sepoi mengenainya dari luar jendela.
Lalu secara tiba-tiba sebuah mobil berwarna hitam menabrak mobil mereka dari belakang, seketika Ayah Aris kehilangan kendali setir mobilnya lalu banting setir ke arah kanan menuju sebuah lahan, mobil Aris terguling sapai 3 kali hingga mengakibatkan mobilnya rusak parah dan Ibunya terluka.
Saat mobilnya sudah berhenti berguling terlihat 3 orang menghampiri mobilnya, 3 pria itu memakai jas hitam dan terlihat mereka membawa senjata api, Ayah Aris pun tersadar lalu iya mencoba membangunkan Ibunya tetapi iya sudah meninggal, lalu Ayah Aris pun menyuruhnya untuk tetap diam di situ dan jangan ke mana-mana.
Ya bagaimana mau gerak orang kaki Aris saja patah tulang akibat kecelakaan, lalu Ayahnya mengambil sebuah pistol dari laci mobil dan keluar dari mobil, Ayahnya pun langsung menembaki 3 pria tersebut dan seperti yang sudah di duga Ayahnya kalah lalu mati di tembaki oleh 3 pria misterius tersebut.
Setelah membunuh Ayah dan Ibunya salah satu dari pria tersebut mendatangi Aris dan pria misterius itu pun mengeluarkan Aris lalu memberikan Aris sebuah kartu dan berbicara “Kau akan tahu siapa kami, dan mengapa kami membunuh kedua orang tuamu.... kau akan tahu saat kau mengerti maksud dari kartu tersebut !”.
Setelah berbicara seperti itu pria tersebut pun meletakan Aris dan lalu mereka pergi dari tempat tersebut.
__ADS_1
Beberapa tahun sudah berlalu dan Aris sudah tumbuh menjadi seorang remaja yang agak nakal, tepatnya sekarang dia berumur 19 tahun setengah, hingga saat ini Aris masih tidak mengerti apa maksud dari kartu tersebut dan saat ini iya masih mencari tahunya.
Aris saat ini di adopsi oleh keluarga yang lebih kaya dari keluarganya, keluarga itu tadinya beranggotakan 3 orang yaitu Ayah, Ibu, dan seorang anak perempuan yang cantik dan umurnya sama seperti Aris, penyebab keluarga kaya itu mengadopsi Aris lantaran si Ayah ingin memiliki anak lelaki tetapi iya malah mendapatkan anak perempuan dari hasil produksinya dengan istrinya.
Saat pertama kali bersama keluarga itu Aris masih menjadi anak pemalu tetapi saat sudah 7 tahun bersama keluarga itu iya mulai terbiasa, dan malahan iya berhubungan dengan anak kandung keluarga itu, karna anak itu cantik dan iya bernama Anna.
Aris mulai menyukai Anna saat iya berumur 10 tahu dan tampaknya Anna juga menyukai Aris, mereka mulai bermesraan di belakan orang tua angkatnya dan bahkan Aris pernah tidur bersama Anna, tetapi itu tidak dihiraukan oleh kedua orang tua angkatnya karna mereka berpikir bahwa mereka hanya bersaudara dan tidak saling memiliki perasaan apa-apa.
Hingga saat mereka berumur 17 tahu mereka sempat melakukan hubungan yang wajar di lakukan oleh dua insang yang sedang jatuh cinta, dan hebatnya lagi mereka tidak ketahuan oleh orang tua mereka.
Untuk menemukan jawabannya Aris harus mengulik masa lalu Ayahnya dan apa pekerjaannya, dan untuk mengetahui itu iya harus bertanya kepada teman-teman Ayahnya karna Ayahnya tidak memiliki saudara atau kerabat lainnya.
Setelah berkeliling bertanya ke sana kemari tentang Ayahnya, akhirnya iya menemukan seseorang yang tahu tentang masa lalu Ayahnya, iya adalah seorang om-om yang bernama Bonco memang nama yang aneh tetapi itu memang benar, om-om itu berkata.
“Ayah mu adalah seorang yang teliti dan fokus, iya adalah seorang yang hebat dalam melaksanakan misinya...” ucap om Bonco.
__ADS_1
“Memang apa pekerjaan Ayah saya om...?” tannya Aris ke om Bonco, “Iya adalah seorang pembunuh profesional..... dan iya bekerja pada sebuah organisasi yang bernama Brother....!”.
Mendengar itu Aris langsung terkejut dan iya juga tahu pekerjaan apa yang Ayahnya jalani selama iya masih hidup, “Lalu apa kau tahu mengapa, Ayahku di bunuh.?” Tanya Aris lagi ke om Bonco.
“Yang om tahu... orang yang keluar dari Brother tanpa melaksanakan sebuah misi yang di berikan oleh para petinggi akan di buru dan di bunuh,,,, hanya itu yang om tahu...!” jawab om Bonco.
“Lalu mengapa om tahu tentang pekerjaan Ayahku.....?” tanya Aris lagi ke om Bonco, “Karna dulu om adalah seorang yang melatih pembunuh untuk masuk ke dalam Brother.... tetapi sekarang om sudah berhenti ko...!”.
Lalu Aris pun berpikir sejenak dan iya terpikirkan hal gila, bagai mana kalu iya meminta om yang namanya aneh itu tetapi pelatih pembunuh, untuk melatihnya.
Lalu Aris pun meminta sesuatu kepada om Bonca, dan om Bonco pun bertanya “Apa yang kau minta”. Aris menjawab “Ajari aku cara membunuh...!”.
Seketika om Bonco terkejut lalu bertanya lagi kepada Aris, “Memangnya kau ingin apa, hingga meminta om untuk melatihmu..?”, Aris menjawab “Agar aku bisa balas dendam... kepada orang yang sudah membunuh Kedua orang tuaku dan,, sekaligus menghancurkan organisasi Brother..!”.
Mendengar hal itu om Bonco pun langsung menyetujuinya dan akan mulai melatih seorang pembunuh lagi....!
__ADS_1