
Aris sedang menuju tempat om Bonco, begitu juga detektif Riswan, lalu saat di tengah-tengah perjalanan Aris di telpon oleh Anna.
iya berbicara bahwa ada polisi yang mau menuju tempat om Bonco, Aris pun terkejut lalu iya berpikir bagai mana polisi bisa tahu tempat om Bonco.
iya pun lalu menelpon om Bonco dengan tergelisah, di tempat om Bonco ternyata polisi sudah sampai dan sedang melakukan pengeledahan.
lalu om Bonco pun mendengar suara hp nya yang berbunyi, saat iya ingin mengambilnya iya terlambat karan detektif Riswan sudah mengangkatnya terlebih dahulu.
Aris yang mengira itu om Bonco langsung berbicara kepadanya dengan nada gelisah.
"Om cepet pergi dari rumah om, polisi mau kesanah." ucap Aris, Riswan pun menjawab "Kau terlambat Aris!" jawab Riswan dan lalu iya langsung menutup panggilannya.
Aris yang mendengar itu langsung menyadari bahwa yang mengangkat panggilannya bukan om Bonco tetapi salah satu anggota polisi.
Iya pun langsung tancap gas menuju rumah om Bonco, iya mengendarai mobilnya denan ugal-ugalan seperti anak kecil yang baru memainkan GTA V, di rumah om Bonco, Riswan menanyakan mengapa Aris mengetahui bahwa polisi akan ke rumahnya.
Om Bonco menjawab bahwa iya tidak memberitahunya, karna iya sendiri tidak mengetahui bahwa polisi akan datang kerumah nya.
Riswan pun menyuruh anggota polisi yang lain untuk membawa om Bonco ke kantor polisi, dan meminta yang lain untuk melacak nomor hp Aris yang ada di hp om Bonco.
Saat sudah dilacak, tim pelacak memberitahu bahwa hp Aris sedang bergerak dengan cepat menuju rumah om Bonco, lalu Riswan pun menyadari bahwa Aris menuju ke lokasinya.
Dan saat iya menyuruh anggota lain untuk cepat membawa om Bonco, tiba-tiba ada sebuah mobil yang menaberak rumah om Bonco, dan ternyata itu adalah Aris.
__ADS_1
Aris pun langsung menembaki polisi yang ada disana, dan juga menyuruh om Bonco untuk cepat naik ke mobilnya, disana Aris berhasil membunuh 4 anggota polisi, sekaligus berhasil untuk menyelamatkan om Bonco.
Riswan pun merasa kesal dan langsung menyuruh anggota tim nya untuk mengejar Aris, saat melakukan pengejaran, Aris sempat terpojok namun pada akhirya iya berhasil lolos, dengan memanfaatkan kesempatan untuk menukar mobilnya dengan mobil yang lain.
Karna saat sebelum dikejar oleh anggota tim Riswan, iya sempat menelpon temannya untuk membawakan ya mobil, dan menukarnya di jalan.
saat anggota tim Riswan berhasil memojokan mobilnya, iya tergejut karna bukan Aris dan om Bonco yang ada di sana, melainkan teman Aris, iya pun kesal dan memerintahkan seluruh polisi yang ada di jakarta untuk mengejar terduga tersangka yang bernama Aris dan om Bonco.
Aris membawa om Bonco kemarkas kelompoknya, dan berbicara bahwa iya membuat kelompok pembunuh yang bernama Zodiak, Aris pun meminta om Bonco untuk ikut serta dalam kelompoknya dan membantunya dalam mengelabui polisi, yang sekarang sedang mengejarnya.
Om Bonco pun menyetujuinya lalu membuat rencana, di tempat lain detektif Riswan sedang mengintrogasi Anna mengenai Aris, tetapi dia tetap tidak mau memberitahu siapa Aris sebenarnya.
Riswan pun mengancap Anna bahwa iya akan membunuh orang tua nya jika tidak mau memberitahu tentang Aris, Anna pun berbicara.
lalu iya menyuruh anak buahnya untuk mengambilkan hp Anna di rumahnya, dan karna iya sudah memenuhu permintaannya iya pun langsung meminta informasi tentang Aris.
Tetapi Anna belum mau memberitahunya karna hp nya belum sampai, terpaksa Riswan pun menunggu hp nya sampai ke tangan Anna.
Di tempat lain, Aris sudah menyelesaikan rencananya untuk mengelabui polisi, dan mulai bersiap-siap untuk melaksanakan rencananya.
tetapi sebelum itu iya ingin menelpon Anna terlebih dahulu untuk menanyakan kabarnya, saat iya akan menelponnya iya di hadang oleh om Bonco, karna dia berpikir bahwa Anna sekarang sudah berada di kantor polisi, dan sangat berbahaya untuk menelponnya.
Di kantor polisi Anna sudah mendapatkan hp nya, dan Riswan pun mulai menanyakan siapa Aris, tetapi sebelum itu Anna ingin mengirim pesan untuk orang tua nya, dan Riswan pun membolehkannya.
__ADS_1
Ternyata Anna bukannya mengirim pesan ke pada orang tuanya, iya malah mengirimkan sesuatu sinyal darurat yang di perintahkan Aris, jika sekali-kali iya ada masalah.
Aris pun menerima sinyalnya dan menyadari bahwa Anna sekarang sedang berada di kantor polisi, seketika iya membuat rencana baru untuk menyelamatkan Anna di kantor polisi, sekaligus menyelamatkan temannya yang sudah berkorban deminya untuk bisa lolos dari kejaran polisi
Di lantor polisi Anna menjawab rasa penasaran Riswan dengan berbicara, bahwa Aris adalah pembunuh profesional dan di juluki sebagai Aries man, Anna juga berbicara bahwa kalao iya sudah menjadi sasarannya iya tidak bisa lepas darinya, sampai dia bisa membunuhnya.
Mendengar itu Riswan pun langsung kesal dan menarik semua personil polisi yang sedang mencari Aris, dan langsung mengamankan Anna dan temannya yang berhasil iya tangkap, agar tidak di ketahui oleh Aris.
Di malam harinya kantor polisi terasa sunyi dan sepi, dan tidak ada suara kendaraan lewat sedikit pun, Riswan sudah menyiapkan keamanan ganda untuk berjaga-jaga jika Aris datang kesana.
Tidak lama kemudian hujan pun muncul disertai guntur yang mengelegar seperti zeus sedang bertarung dengan kratos di olimpus, dan terlihat seseorang yang berpakaian serba hitam sedang berdiri di depan gerbang polisi.
Riswan pun menyuruh salah satu anak buahnya untuk mendatangi seorang misterius tersebut, saat mau mendatanginya tiba-tiba guntur mengelegar berbarengan dengan itu listrik di kantor polisi pun padam, dan beberapa detik kemudian kembali menyala.
Namun saat Riswan melihat ke arah gerbah seorang misterius itu telah menghilang bersama anak buahnya, yang di minta untuk mendatangi seorang misterius tersebut, lalu lampu di ruangannya pun matinyala seperti di film horor.
Riswan pun menyadari bahwa ada hal yang ganjil di sini, dan terdengar suara barah jatung di belakang, "BLENTANGGG" suara itu sangat keras dan Riswan pun meminta beberapa anak buahnya untuk mengecek.
Tetapi saat iya menggil lagi lewat HT iya tidak mendengarnya, lalu iya mulai panik dan menyuruh seluruh anggita kepolisian yang berada di kantor untuk, waspada karna sesuatu hal yang buruk akan terjadi.
Lalu Riswan pun memberanikan diri untuk pergi kebelakang di temani dengan dua anak buahnya, untuk mengecek keadaan anak buahnya, dan saat sudah sampai di sana iya terkejut dengan apa yang dilihatnya.
iya melohat dua anak buahnya yang tadi sudah mati secara mengenaskan, dan darahnya bersimpah kemana-mana, lalu dari belakang satu-persatu anak buah yang ikut dengan nya menghilang, menyisakan iya sendiri disana.
__ADS_1
Dan iya pun melihat sosok Aries man yang sedang memegang kepala anak buahnya yang sudah iya penggal dan sosok itu pun tersenyu kepadanya, dengan wajah yang menyeramkan dan penuh darah......!