The Aries Man

The Aries Man
Latihan


__ADS_3

Om Bonco menerima permintaan Aris untuk melatihnya menjadi pembunuh, tetapi sebelum latihan iya harus melakukan suatu hal untuk om Bonco hal apa itu.


“Kau harus membelikan om satu pak roko merek------ dan juga belikan om mie instan untuk stok 1 tahun.... jika kau tidak sanggup untuk memenuhi hal tersebut, om tidak akan melatihmu...!”, ya hal itu lah yang di minta oleh om Bonco kepada Aris, Aris pun menyanggupi permintaan om Bonco karna orang tua angkatnya adalah orang kaya, dan tentu saja uang jajannya banyak.


Dan om Bonco berbicara kepada Aris bahwa tempat latihannya berada jauh di pulau Kalimantan, dan itu mengakibatkan Aris harus berpisah untuk sementara dengan Anna, keesokan harinya iya meminta izin kepada kedua orang tua angkatnya bahwa iya akan pergi ke luar kota untuk melakukan liburan selama beberapa bulan.


Kedua orang tua angkatnya pun mengizinkan Aris untuk pergi dan Ayah angkatnya pun bertanya “Kamu ajak Anna apa enggak..?”, Aris menjawab “Enggak Aris enggak ajak Anna... soalnya Aris perginya baring teman-teman cowok Aris, jadi enggak enak kalau Anna perempuan sendiri..!”.


Orang tua angkatnya mengerti alasan yang di berikan oleh Aris kenapa dia tidak mengajak Anna, yang di mana kebenarannya adalah iya akan pergi ke Kalimantan bersama Om yang namanya lucu tapi pelatih pembunuh, buat melatih Aris untuk menjadi pembunuh, saat Aris mau berangkat iya di datangi oleh Anna yang meminta Aris untuk mengajaknya dalam perjalanannya.


Tetapi dengan berat hati Aris harus menolaknya karna iya bukan mau berlibur, tetapi iya mau berlatih untuk menjadi pembunuh, tetapi sebelum itu Anna menitipkan sesuatu kepada Aris, yaitu sebuah bros miliknya Anna meminta kepada Aris untuk membawa bros itu karna

__ADS_1


“Kalo kamu enggak mau ajak aku... kamu harus bawa bros itu jadi kalo kamu kangen sama aku, kamu bisa ngeliatin bros itu sambil mikirkan aku ok...!” ucap Anna kepada Aris sebelum dia pergi.


Aris pun membalasnya dengan tersenyum lalu Aris liat keadaan sekitar, pas iya pikir keadaan sekitar sepi iya langsung cium Anna dengan setulusnya, Aris berkata “Itu adalah ciuman perpisahan Anna..!”, Anna pun langsung tersenyum lalu Aris pun pergi dari situ menuju bandara.


Di bandara dia sudah di tunggu oleh om Bonco yang sudah menunggu Aris sampai setengah jam lebih, “Aris kamu ke mana saja sih lama sekali om sudah menunggu sampai setengah jam lebih..!” omel om Bonco ke Aris.


“Maaf om tadi ada perpisahan yang cukup dramatis.!” Jawab Aris “Ok kalu begitu,,,, yang penting kita enggak ketinggalan pesawat saja....!” ucap om Bonco.


Keesokan harinya om Bonce mulai melatih Aris dari dasar yaitu bagai mana cara menembak, Aris butuh dua minggu hingga iya bisa dengan fokus menembak sasaran hingga berkali-kali, setelah berlatih menembak iya di ajari cara menggunakan senjata jarak dekat seperti pisau dan yang lainnya, saat melakukan latihan ini Aris di tuntut untuk melatih fisiknya hingga benar-benar kuat dan memiliki stamina yang tinggi untuk bertarung.


Saat melakukan latihan fisik Aris sempat tidak sanggup dan iya sakit beberapa hari akibat kelelahan karna terlalu memaksakan diri untuk melatih fisiknya, tetapi Aris tidak patah semangat demi bisa membalaskan dendam kepada orang yang telah membunuh ke dua orang tuanya iya memang harus latihan seperti itu.

__ADS_1


Di tengah-tengah latihannya tiba-tiba iya di kejutkan dengan kedatangan Anna, Aris lalu bertanya kepada Anna bagai mana iya bisa menemukan nya, lalu Anna pun menjawabnya, bahwa iya bisa menemukan Aris dengan bros yang iya berikan kepada Aris sebelum berangkat.


“Lalu apa yang kamu lakukan di tempat ini..... dengan semua senjata tajam ini... bukannya kamu bilang kau mau liburan sama teman-teman kamu, mana aku enggak liat satu pun teman kamu di sini hah...?”, tanya Anna kepada Aris, “Yang aku lakukan adalah berlatih untuk menjadi seorang pembunuh..!”.


Mendengar apa yang di lakukan Aris di tempat itu Anna langsung kecewa kepada Aris karna sudah membohonginya, lalu Anna pun langsung pergi dari tempat itu, saat Aris ingin mengejarnya iya di hentikan oleh om Bonco karna tidak penting juga mengejar Anna karna itu hanya akan memperlambat latihannya saja.


Aris pun langsung melanjutkan latihannya dan membiarkan Anna pergi sendiri, dari jauh terlihat seorang misterius yang sedang memperhatikan Anna lalu orang tersebut mengikutinya, keesokan harinya saat Aris sedang bersantai iya di datangi oleh Anung bahwa ada seorang misterius yang meninggal kan surat untuk Aris.


Dan saat Aris membaca surat tersebut, betapa terkejutnya Aris saat mengetahui bahwa Anna telah di culik dan penculik itu meminta Aris untuk datang ke tempat Anna di sekap dan sekaligus membawa sebuah uang tebusan untuk membebaskannya.


Aris memberitahu om Bonco bahwa Anna di sekap dan penculiknya meminta uang tebusan untuk membebaskannya, om Bonco pun memberitahu Aris “Ini adalah kesempatan untuk menguji kemampuanmu Aris... bebaskanlah Anna dengan cara pembunuh dan jangan membawa uang tebusannya, ini adalah kesempatan yang bagus Aris...!” ucap om Bonco.

__ADS_1


Aris pun langsung bersiap dengan peralatan membunuhnya dan siap untuk membebaskan Anna....!


__ADS_2