
pria itu tertegun dan berkata"begitu kah..baiklah jika itu yang kau inginkan Manusia."ucap pria itu.
seluruh tempat seolah olah hancur dan Reyna merasa terjatuh dari lubang yang besar
****
"nyonya ...
"nyonya!
" Selena..
"Reyna!!.
"ibu...!
"ibu..!"
semua orang berusaha membangun kan reyna yang tenggelam dalam Mimpinya
"ugh..apa yang terjadi?"ucap reynaa terbangun dan mengusap keningnya
sontak mereka terkejut dan merasa Tenang,Dan Duke yang melihat nya merasa lega dan memeluk nya" akhirnya kau bangun.."ucap Xavier memejamkan mata nya
__ADS_1
reyna terkejut dan tertegun dia menekan matanya dan menghela nafas dan mendorong dengan lembut duke "apakah sesuatu terjadi pada ku?"ucap reyna
mereka terkejut dan pelayan saling menatap,kepala pelayan datang dan menjawab reyna dengan hormat"nyonya..sudah tidak sadarkan Diri Selama tiga hari dan, tubuh anda panas Nyonya."ucap kepala pelayan itu sedikit ragu ragu
ia terkejut dan tidak menyangka itu terjadi kepada nya ,tapi di sisi lain juga dia tahu penyebab utama dia terbangun dari tidurnya.
"ibu.. apakah ibu baik baik saja..hiks..hiks...itu membuat asley sangat takut ."ucap asley dengan menangis histeris di depan selena
sedangkan Carlos memasang wajah yang kusam dan lingkaran mata yang gelap.
reyna tersenyum kecil dan mengusap kepala asley"ya,Ibu tidak apa hanya saja Putri ku jangan menangis."ucap nya dengan lembut
"asley.. tidak menangis ibu."ucap asley mengusap Air matanya dan berusaha tidak menangis di hadapan ibu nya
Reyna tersenyum dan menghela nafas dan menarik tangan Carlos dan memeluk nya kemudian carlos menahan tangisnya.
dari samping Duke sedang memperhatikan reyna a dan meminta yang lainnya dan pelayan untuk keluar dari ruangan"Carlos dan reyna..dan kalian semua keluar dari ruangan..aku ingin bicara dengan duchess.!"ucap duke melirik intens mereka.
kepala pelayan dan yang lainnya saling menatap dan keduanya tidak menanyakan kenapa,,dia hanya keluar bersama pelayan lain nya
ketika pintu sudah tertutup rapat dan memastikan tidak ada seorang pun dibalik pintu ,saatnya Xavier berbicara dengan reyna
reyna tidak melirik siapa pun dan hanya menoleh ke arah balkon ,Dan Duke menarik dagu kecil nya dan berusaha untuk meminta reyna menatap nya..
__ADS_1
"apa..apaan bajingan ini..!! sangat kasar..!!"ucap batin reyna
"Reyna a..lihat aku..Apa yang terjadi kepada mu..!"ucap Xavier dengan menatap Reyna dengan tajam
Sontak ia merasa kesal dan mengerutkan keningnya"lepaskan aku!!"ucap reyna menatap tajam intens duke Agrhine
dengan terkejut Duke melepas kan Genggaman nya dan menghela nafas,dia berpindah dan duduk di samping Ranjang dan Menatap istrinya
"apa kah kau merasa tidak enak badan?"tanya Duke masih merasa kesal.
"tidak.aku baik baik saja."ucap Reyna hanya menghadap ke arah depan dan tidak menatap duke
Ruangan menjadi hening ,dan tidak ada satupun dari mereka berbicara tentang apapun ,Dengan mengalah kan ke egoisan dan mengalah akhir nya Duke Bertanya secara langsung dan mengepal kan Tangannya"istriku..Aku ingin bertanya satu hal..sejak kapan kau mengenal Darian?"tanya Xavier menatap kasar reyna
sontak reyna terkejut dan menarik kera Leher Xavier dan mencekik nya.
di seluruh kekaisaran tidak ada yang berani menyentuh Duke Agrhine, Seorang yang berkuasa di kekaisaran, Bahkan kekayaan nya yang dapat mengalahkan kekaisaran,Pria yang sangat didambakan Banyak wanita di seluruh kekaisaran dan pria yang haus akan darah itu sekarang sedang di cekik seorang wanita .
"dari mana kau Tahu Nama itu!"ucap reyna mencekik Duke
"ugh.. begini kah cara mu berbicara dengan suami mu..! "ucap Duke menatap Reyna.
tatapan itu sangat mirip dengan milik Darian.
__ADS_1
tatapan itu tidak membuat reyna Gentar dan wajah Reyna semakin dingin dan dingin"Aku tidak peduli..dari mana kau tahu Nama itu!!"ucap reyna