The Bad Ending For The Cruel Mother...!!

The Bad Ending For The Cruel Mother...!!
chapter 40


__ADS_3

Sia berjalan ke sebuah tempat dan Melihat sebuah ayunan,dia berjalan dan menaikinya.


angin yang hangat dan suasana yang tenang namun batin sia tidak merasa tenang."setelah dipikir pikir aku pernah ke istana kekaisaran..saat pesta Istana."ucap batin nya.


sia tersentak dan kembali ke realitas. sia menggertakan bibirnya dan tersenyum lembut "aku benar benar gila.."gumam nya.


Tiba tiba seorang pelayan istana melihat sia menikmati hari yang tenang "pendeta Sia benar benar sangat cantik bukan.."


"benar.."balas pelayan dengan antusias.


****************


****************


di koridor -


Takdir benar benar selalu terikat di antara dua orang dan akan selalu terikat dengan hati.


"hei..Carlos apa yang kau lihat?"tanya seorang remaja muda dengan tampilan berumur sekitar tiga belas tahun atau lima belas tahun.


seorang remaja muda dengan ekspresi wajah yang dingin ,mata semewah berlian dan paras yang rupawan.


"siapa orang itu?"ucap dengan suara yang dingin.

__ADS_1


anak remaja yang berbicara dengan suara dingin itu merupakan seorang pangeran.


ketika dia melihat sia dari belakang.. kemudian dia menelengkan kepalanya dan Berkata "nyonya itu adalah seorang pendeta dari Quora."ucap nya.


Carlos menatap sia dari belakang dan pergi meninggalkan nya"dia terasa familiar."ucap Batin nya.


mata yang tajam menatap wanita yang ditaman itu terasa muak dan dia pergi."benar benar membosankan."gumam nya.


....


di sisi lain sia langsung kaget dan merasakan Dingin dari punggung nya "apa itu? kenapa aku merasakan keanehan."gumam nya.


.


sia diberikan tempat dibagian Utara Istana.



"hm..nona pendeta,maaf jika saya membuat anda terlalu menunggu lama."ucap kaisar melirik sia.


sia menggelengkan kepalanya dan berkata dengan suara yang rendah."tidak masalah kaisar.tugas saya hanya lah menjalin politik dengan anda,jika itu berhasil menunggu anda beberapa lama pun, tidak masalah."ucap sia secara to the points.


kaisar yang mendengar itu kaget dan tertawa canggung."apa ini?aku tidak menyangka,dia langsung mengatakan nya."Ucap batin kaisar merasa aneh melihat sia.

__ADS_1


sepuluh menit kemudian -


"sighhh...ini kamar ku?hm..iya,mari kita bertahan selama dua Minggu lagi "ucap sia mengepalkan tangannya.


dia berada di kamar nya dan membuka jendela ruangan nya."seperti nya ini kehidupan ketiga iya,ini benar benar buruk, Kenapa aku harus menjadi seorang pendeta.terlebih seorang pendeta tinggi."ucap batin sia.


sia menghela nafas nya dan senyum tipis terpancar,tawa kecil dan mata yang menatap tajam bulan di langit."dewa benar benar mempermainkan ku iya?."


.......


di tempat lain,di sebuah kastil yang dingin, suasana yang sepi, seperti tidak ada kehidupan, koridor yang gelap dan pelayan yang tidak bicara dan tidak tertawa."dimana ayah?."ucap anak laki laki remaja yang terakhir kali berada di taman.


seorang pelayan dengan keringat dingin, menjawab anak itu dengan hormat."Duke ada diruang kerja ,tuan muda."ucap pelayan itu membawa sebuah alkohol di nampan.


Carlos melihat nya menggertakan bibir nya dan mengetuk pintu namun tidak ada yang menjawab nya."ayah ini aku."kata nya dengan singkat.


"masuk lah."balas seseorang dari balik pintu.


Carlos memasuki ruangan kerja ayah nya, sudah lama tidak ada yang melihat wajah itu.


Wajah pria dengan mata yang penuh kelelahan, punggung yang seolah olah bisa terjatuh Kapan saja, seluruh lantai di penuhi minuman alkohol, seorang pria yang menatap anak nya dengan tatapan kelelahan yang sedang duduk di kursinya."ada apa Carlos?."


"aku hanya ingin menanyakan kabar ayah."ucap anak itu sambil menutup pintu nya.

__ADS_1


sontak ayah nya kaget dan tubuh nya gemetaran hebat,tangan nya tidak dapat dikendalikan nya."aku..sejak ibu mu tiada,ayah sudah tiada."balas ayah nya.


__ADS_2