
Untuk mu yang membaca tulisan ini,saya ucapkan sedalam dalamnya sebentar lagi kamu akan menjadi kuat.baca lah tiap kata Hingga ke lembaran terakhir tulisan saya.
Apakah kamu tahu tulisan ini berisi kan kumpulan Pola pikir, perasaan yang sulit dimengerti dan bahkan berserakan seperti hati mu.
Percaya lah banyak rahasia yang tidak dapat kamu ketahui bahkan tidak ada seorang pun yang dapat memprediksi sebuah pertemuan.
Pertemuan kita pada kala itu adalah pertemuan yang tidak dapat di lupakan,
Suatu sore yang menjelang malam adalah awal pertemuan kita dimana aku berpikir hidup ku tak lagi berupa cerita yang membosankan.
Kesadaran ku pada kala itu mulai hilang, denyut jantung ku yang berdebar,hanya dengan suara mu kamu rebut jiwa ku perasaan ku hanya dalam sekejap.apakah kamu tahu rasa ini semakin bergejolak ketika kamu tersenyum bak matahari kepada ku.
Padahal aku tahu kau menangis di tengah hujan ,kamu menyamar kan air mata mu.
Mentari semakin redup hingga aku sadar pertemuan kita hanya sampai di sini saja.
ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ
Reyna kembali dengan Duke ke mansion,mereka menghabiskan waktu nya seperti sepasang kekasih.
__ADS_1
"tuan Dan nyonya selamat datang."ucap kepala pelayan.
Duke memberikan pakaian nya dan Reyna celingak-celinguk,Duke memperhatikan nya dan melihat Reyna "apa yang kau cari?"tanya Duke.
"tentu saja Carlos dan asley."ucap Reyna
Tap..
"ibu..!!!"ucap Carlos memeluk Reyna dari belakang mendahului asley.
"c-carlos"
"Kakak...!!! kau curang!!"ucap asley marah kepada Carlos.
"k-kau!!"
"hentikan itu.. Putri ku.. kenapa kau hanya menyambut istriku saja..bukan nya kau harus menyambut ayah mu."ucap Duke menjadi berbicara santai kepada asley.
namun asley menatap Duke dengan mata yang aneh dan Duke berkata "a-apakah itu tidak lucu?"tanya Duke.
__ADS_1
"tidak."ucap asley secara singkat.
"ufff.."
asley memikirkan sesuatu yang aneh di otak nya yang kecil itu"ayah..kakak akan menikah bukan suatu hari nanti?"tanya asley.
Duke dan Reyna terkejut mendengar nya mereka berpikir itu akan sangat lama terjadi karena Carlos masih sekitar tujuh tahun.
"kenapa Putri ku yang cantik ini menanyakan itu?"ucap Duke
asley bersmirk dan Berkata "hanya bertanya saja ayah..kakak ku yang bodoh ini sangat kasihan nanti nya,siapa yang akan mau menikahinya..gadis bagsawan mana yang mau menikah nya."ujar asley
mendengar itu Carlos terpukul mendengar nya kemudian dia unjuk biara dan memegang tangan Reyna dan berkata dengan nada yang teramat sombong "**hah..adik ku yang manis ini sangat memperhatikan kakak mu ini..Tapi adikku apakah kau pikir aku yang datang menikahi seorang wanita? tidak..wanita itu sendiri yang datang menikahi ku!!"ujar carlos dengan pemikiran nya.
kemudian dia melirik Reyna dan melanjutkan Kata kata nya "dan juga wanita yang akan menikah dengan mu pasti nya harus lah orang yang sangat cantik seperti ibu,berani seperti ibu dan baik seperti ibu.. tetapi sayang nya tidak ada seorang seperti ibu di dunia ini..bukan kah seperti itu ayah?"ucap Carlos.
"ya? t-tentu saja."ucap Duke gagap.
Reyna tersenyum dengan menyipitkan mata nya dan berkata"yah ampun kakak~ jika seperti itu apakah kakak tidak akan menikah?"sangat kasihan Kakak ku tersayang."ucap asley terharu.
__ADS_1
Carlos menaikkan alis nya dan berkas "jika begitu maka aku akan selalu bersama ibu..minum teh bersama ibu..makan bersama ibu..lalu bagaimana dengan mu?bukan nya kau akan menikahi suatu hari nanti adik ku tersayang ~~"ucap carlos.
"ya ampun kenapa kedua anak ku ini seperti kucing Dan tikus."ujar Reyna yang lelah menghadapi asley dan Carlos.