
Sejak yusen dilatih oleh kakeknya,
yusen bertekad untuk menjadi yang terkuat dari yang terkuat. berusaha menjadi yang terbaik dari yang terbaik. ia mewarisi sifat ayahnya yaitu "Benci dengan Kekalahan" dan kakeknya yusen menyadari hal itu sehingga kakeknya bersungguh - sungguh melatihnya
Yusen dilatih oleh kakeknya sejak ia berusia 8 tahun, dan latihan yang ia lakukan tentunya tidak main-main.
dari kekuatan fisik hingga kekuatan Crest dan Bahkan Dual Class Yusen yaitu MageAssasin pun dilatih sejak yusen kecil sehingga ia mampu menguasainya yang menjadikannya Pembunuh dari Semua Pembunuh nantinya.
kakenya yusen mengajarkan yusen bagaimana cara membunuh orang hanya dengan satu serangan, membunuh tanpa menghilangkan jejak, dan bagaimana berprilaku bagai orang bodoh namun mampu membunuh dari belakang bagaikan wajah bermuka dua, di satu sisi ia terlihat seperti warna putih namun dibelakang ia berwarna hitam.
kakek yusen selalu mengajarkan agar yusen menutupi kekuatannya itu dari orang lain, jika kekuatannya diketahui oleh orang lain maka hidup yusen akan terancam dan apabila diketahui oleh pihak kerajaan ia akan di eksekusi, seperti kedua orang tuanya dahulu.
Kakeknya memberikan nasehat agar ia tidak sembarangan menggunakan kekuatannya dan diperbolehkan menggunakan kekuatannya jika saat terdesak saja dan dalam kondisi yang diperlukan.
yusen pun tidak diperbolehkan menggunakan kekuatannya sembarangan sampai ia mampu bersaing dengan kekuatan Kerjaan Yuxuai dimana rata-rata kekuatan anggota Kerajaan Yuxuai setingkat dengan Crest Level Bumi / Langit dan Kaisar Kerajaan Yuxuai setingkat Level Dewa.
. . .
. .
.
Saat Yusen Mencapai Usia 15 Tahun,
Kekuatan Crestnya sudah mencapai Tingkat Atas.
dan ia terus melatih kemampuannya itu sampai terus mencapai level dimana ia mampu untuk hidup di dunia luar yang kejam ini.
dan waktu pun terus berlalu . . .
__ADS_1
. . .
. .
.
dan tanpa disadari 2 tahun sudah berlalu . . .
Usia Yusen Mencapai 17 Tahun,
dan saat itulah kakeknya berkata :
Kakek : Yusen, kamu sudah cukup kuat untuk bersaing di dunia luar, latihlah pengalamanmu dengan orang lain diluar sana dan jangan tunjukan kekuatan aslimu ke sembarang orang jika kau ingin selamat.
Yusen : Baiklah kakek, aku berjanji tidak akan menunjukan kekuatanku kepada orang lain sampai batas waktunya tiba.
Yusen : Iya kek, terimakasih atas pengajaranmu kepadaku selama ini, aku tidak akan menyia-nyiakannya dan menjadi yang terkuat dan membalaskan dendam kedua orang tuaku.
Kakek : Baiklah, jika itu kemauanmu maka berjuanglah !!! Seminggu lagi akan ada Ujian Masuk Akademi Yuxuai, Ikutlah kesana dan ambilah ilmu disana dan belajarlah denga sungguh - sungguh.
namun ingat rahasiakan kekuatanmu sampai waktunya tiba. saat ini, kau sudah mencapai tingkat crest tingkat Bumi, saat mencapai tingkat dewa, maka tunjukan kepada dunia siapa sebenarnya dirimu itu yusen !!!.
Yusen : Baiklah kakek !!!.
dan semenjak hari itu . . .
yusen pun pergi meninggalkan gubuk tua itu dan ia menangis setelah berpamitan kepada kakeknya, ia sedih karena meninggalkan kakeknya yang sudah tua.
dimata yusen pengorbanan kakenya sungguh luar biasa dimana yusen di didik, dirawat dan juga diberikan tempat tinggal layaknya keluarga.
__ADS_1
dan dengan berat hati yusen pun pergi untuk mencari pengalaman di dunia luar.
. . .
. .
.
sepanjang ia berjalan melangkahkan kakinya diperjalanan, yusen selalu ingat pesan kakeknya agar ia menyembunyikan kekuatan sejatinya supaya identitas aslinya sebagai anak yuza tidak diketahui oleh orang lain dan tidak menjadi incaran keluarga kerajaan.
semenjak saat itulah yusen berpura - pura menjadi orang yang lemah yang tidak memiliki kekuatan spesial.
. . .
. .
.
> ***Bersambung** <
Bagaimanakah nasib yusen ke depannya?
akankah ia berhasil memasuki Akademi Yuxuai dimana orang - orang kuat seusianya ikut serta masuk ke akademi tersebut?
mampukah yusen menghadapi reaksi orang sekitarnya yang akan membulinya?
ikuti kisah Yusen di Chapter Selanjutnya
*Jangan Lupa LIKE & COMMENT ya !!! :)
__ADS_1