The Best Assasin

The Best Assasin
Chapter 3 - Yusen si Pecundang


__ADS_3

Hari Seleksi Ujian untuk Masuk ke Akademi Yuxuai pun tiba.


Academy Yuxuai merupakan akademi terbaik di negeri Yuxuai karena melahirkan talenta murid berbakat dan lulusan dari akademi akademi inipun berkontribusi besar bagi kerjaan dan beberapa dari mereka di angkat sebagai bangsawan atau jendral terkuat di negeri ini.


Seleksinya juga sangat ketat dan tidak main - main, tidak sembarang orang bisa masuk ke dalam akademi ini, jika mereka gagal maka mereka akan mengulanginya tahun depan dan syarat memasukinya adalah minimal memiliki Crest Tingkat Awal serta setiap tahunnya akan di nilai perkembangannya, apabila tidak berkembang maka akan dikeluarkan oleh pihak akademi dan batas syarat minimal kelulusannya adalah Crest Tingkat Bumi. banyak dari mereka yang tidak mampu bertahan di akademi dan dikeluarkan secara paksa oleh akademi karena di anggap orang gagal yang tidak mampu berkembang.


Yusen mencoba mendaftarkan dirinya ke tahap seleksi masuk akademi yuxuai.


. . .


. .


.


yusen sempat berfikir ragu apabila ada dari pihak akademi yang nantinya akan mengetahui identitas aslinya baik dari segi kekuatan maupun identitas keluarganya.


di Wilayah Barat Xumei, yusen mengikuti seleksinya.


seleksi ini diadakan tidak hanya di wilayah barat saja, tapi di wilayah utara, timur dan selatan juga diadakan seleksinya dan yusen bertempat tinggal di ujung wilayah kecil bagian barat yang terasingkan yaitu Xumei. di wilayah ini jarang penduduk dan tergolong daerah yang di telantarkan oleh kerjaan karena tidak memiliki sumber daya alam yang bagus sehingga di daerah tersebut di asingkan.


terdapat 50 peserta di wilayah xumei yang mendaftar, dengan syarat usia maksimal 20 tahun dan Crest mencapai Tahap Awal.

__ADS_1


Tes Tahap 1 dilakukan pengetesan dimana masing - masing peserta harus mengetes kemampuan fisik mereka yaitu memukul batu besar, syarat lolos batu minimal retak.


Tes Tahap 2 yaitu pengetesan kekuatan Crest.


Test Tahap 3 yaitu pengetesan Class yang dimiliki.


Yusen berhasil lolos ke tahap ke 2, namun ia sempat bimbang saat pengetesan tahap 3, ia takut Dual Class yang ia miliki terdeteksi oleh pihak akademi, namun ia teringat ilmu yang di ajarkan oleh kakeknya tentang menyembunyikan identitas rahasia sehingga ia berusaha untuk menyembunyikan identitas aslinya saat proses tes tahap ke 3.


Tes tahap ke 3 dimulai, masing - masing peserta memegang batu pendeteksi class mereka, dan peserta yang lolos dari tahap ke 2 hanya 5 orang termasuk Yusen salah satunya.


yusen urutan ke 5 saat proses Tes Tahap ke 3,


proses pun dimulai dan saat itu 3 dari mereka adalah fighter dan 1 nya sniper dan saat yusen melakukan pengetesan ternyata hasilnya adalah yusen merupakan class "Support".


dan saat itu yusen di tertawakan dan di anggap sebagai seorang "Pecundang".


. . .


. .


.

__ADS_1


Yusen sengaja menggunakan Salah satu class yang dimiliki oleh ibunya yaitu "Mage" dan Mage yang dimiliki oleh ibunya yusen adalah dual class yaitu "MageSupport" dimana ia mampu menggunakan skill "Healer" , dan saat berlatih yusen sadar jika ternyata ia memiliki "Triple Class" dan ia berencana melatih Class Support itu nantinya di akademi untuk mendukung Class Assasin dan Mage yang dimilikinya.


disaat orang disekitarnya menertawakannya karena ia memiliki class support maka sejak saat itulah yusen berkata dalam hatinya :


"Tunggulah kalian, kelak class support yang kalian remehkan dan tertawakan ini akan membunuh kalian semua".


dan setelah ujian selesai,


mereka yang berhasil lolos akan di bawa ke pusat ibukota di "Yangsen" dimana pusat akademi berada dan disitulah yusen akan belajar nantinya.


. . .


. .


.


> Bersambung <


*Bagaimanakah Nasib Yusen di Akademi? Siapa Sajakah Lawan yang akan ia Temui?


Saksikan Kelanjutannya di Chapter 4 nanti !!!

__ADS_1


*Jangan Lupa Bantu LIKE & COMMENT nya jika kalian suka dengam cerita ini ...


terimakasih sudah membaca* :)


__ADS_2