
POV Carl
Door!! Door!! Door!!
Aku menembak ke 3 dengan pistol luger yang aku miliki,
sebetulnya aku tidak ingin menggunakan pistol ini kecuali pada saat-saat
kritis. Aku menggunakan 3 peluru dan hanya tinggal 5 peluru plus 2 magazine
tambahan.
“Apa kau baik-baik saja nona ?” tanya Bennet
“Sebaiknya kita keluar dulu dari hutan ini, di sini tidak
aman” Carl
Setelah keluar hutan dan dirasa sudah aman aku menanyakan identitasnya
dan mengapa ada pembunuh yang mengejarnya. Wanita ini bernama Joana dia adalah
putri dari salah satu bangsawan besar di Kerajaan Volantis dia merupakan
bangsawan yang masuk kedalam faksi Raja. Kemungkinan penyerangan tadi bertujuan
untuk menculik Joana dan digunakan sebagai sandera dan sejata politik.
“Nyonya perkenalkan nama saya Carl dan teman saya ini bernama Bennet, kami merupakan
penduduk desa Hutan Morke. Apakah ada
yang bisa kami lakukan untuk membantu nyonya?” tanyaku sambil memberi hormat
“sepertinya kamu berpendidikan dan memiliki etiket yang baik”
Puji Joana
“terima kasih atas pujiannya nyonya” jawab ku
“Baiklah aku perintahkan kalian untuk mengawalku ke kastil Whitewolf
di Kota Whiterun” perintah joana
“Sesuai dengan keinginan Anda nyonya” jawabku masih sambil
berlutut
Mungkin perintah Joana agak sedikit arogan namun itu hal
yang biasa pada jaman feudal, hanya bangsawanlah yang memiliki hak asasi
manusia. Memang tidak adil untuk orang yang memiliki pemikiran demokratis,
namun untuk jaman ini itu merupakan hal yang normal dan semua orang
menerimanya.
Kami mengantar Joana sampai kastil namun karna kami orang asing
kami tidak bisa langsung ikut masuk ke dalam kastil, kami diperintahkan menunggu
di luar kastil.
“Kalian berdua ayo cepat masuk, tuan Henry memanggil kalian”
perintah salah satu pelayan kastil
Kami pun masuk ke dalam kastil, jujur saja aku memiliki ekspektasi
yang cukup tinggi terhadap kastil Whitewolf namun ternyata tidak ada yang
sepesial ini lebih mirip benteng dari pada bangunan tempat tinggal, ini tidak
dapat dibandingkan dengan bangunan pemerintahan di Kota Berlin yang sangat megah
dan indah. Saat menghadap Tuan henry aku
dan Bennet langsung
bersujud.
“siapa nama kalian ?” tanya sang bangsawan
“Tuan, Nama saya Carl dan teman saya Bennet, kami merupakan
penduduk dari Desa dekat Hutan Morke” jawabku dengan nada yang sopan.
__ADS_1
“hoho, baiklah aku dengan dari putriku sepertinya kalian menyelamatkannya
dari para penculik”
“Untuk menunjukkan rasa terima kasih ku aku akan berikan
kalian hadiah masing-masing
5 koin emas”
5 koin emas bukan lah jumlah yang sedikit, itu merupakan
penghasilan bertahun-tahun seorang petani di desa. Namun bukan uang yang kucari.
“terima kasih atas kemurahan hati tuan, namun saya tidak
tertarik dengan kekayaan. Jujur saja saya ingin mengabdi kepada Anda sebagai
prajurit untuk melindungi wilayah tuan” jawabku berusaha untuk menjilat bangsawan
di depanku ini.
“hohoho, sepertinya kau pintar bicara juga ya. Tapi kenapa
aku harus menerimamu sebagai prajurit apa kemampuan mu sampai berani bicara
seperti itu ?” jawab Henry
“sebetulnya kemampuan saya bukanlah sesuatu yang patut di
banggakan” jawabku dengan sopan
“memangnya apa keahlianmu ?”
“saya ahli dalam membunuh musuh, saya adalah mantan perwira
di salah satu pasukan bayaran dari benua Eropa terletak jauh di sebelah barat.
Namun karna beberapa alasan saya berhenti, pasti Anda juga tahu bagaimana sifat
tentara bayaran” jawabku mencoba meyakinkannya
“Ya, mereka hanya ******** tanpa disiplin yang hanya tau merampok dan
memperkosa” jawab Henry
“Sebetulnya aku sudah dengan kemampuan mu dan aku sudah
“namun karna kau bilang tidak tertarik dengan emas maka aku akan
simpan lagi emasnya” jawab Henry
Setelah Henry berbicara seperti itu aku dan Bennet langsung
memperlihatkan ekspresi menyakitkan, sepertinya aku terlalu cepat bicara.
“Hahaha, kalian tidak perlu memperlihatkan wajah seperti itu.
Aku tetap akan memberimu emas ini. Kebetulan aku berencana untuk membentuk 5 Cohort
baru dan aku kekurangan perwira”
“Aku ingin kau Carl menjadi perwira dan Bennet menjadi wakilmu,
apakah kau setuju ?” tawar Henry
“Tapi tuan bukankah pemimpin pasukan hanya berasal dari
keluarga kesatria ?” tanyaku
“Maka dari itu aku akan mengangkat kalian berdua menjadi kesatria
namun aku tidak akan dulu memberikan kalian wilayah, keadaan kerajaan sekarang
sedang di ambang perang saudara” keluh Henry
“Maaf Tuan Ayah saya adalah seorang kesatria namun karna
saya belum genap 20 tahun saya belum diangkat menjadi kesatria” jawab Bennet
“Begitukah ?, hmm baiklah aku akan mengangkatmu sekarang.
Sebentar, apa nama keluargamu Bennet ?”
“Panagis tuan” jawab Bennet
“Jadi kau anak dari Otto, hahaha aku kenal ayah mu dia
__ADS_1
adalah prajurit yang hebat. Sayang dia pensiun 2 tahun yang lalu. Bagai mana
kabarnya di adalah penyelamatku” jawab Henry dengan antusias
“Di sehat tuan, dia masih sering berlatih pedang dan saya rasa
di masih sangat mampu untuk pergi ke medan perang”
“hohoho, seperti yang diharapkan dari Otto, sebetulnya aku
sudah mengirim surat kepada Otto untuk bergabung Kembali ke pasukan namun sepertinya
ayahmu menolaknya. Dia masih kurang ajar seperti biasanya hahahaha”
“maafkan Ayah saya tuan, dia memang seperti itu. Namun dia
sering menceritakan kehebatan Anda tuan” jawab Bennet
“hahahaha, aku cukup tersanjung. Baiklah aku akan angkat
kalian berdua menjadi Kesatria sekarang. Untukmu Carl apa nama keluarga yang
kau pilih ?” tanya Henry
“Normand tuan” Jawab ku
“apakah ada arti dibalik nama itu” tanya Henry
“Sebetulnya tidak ada tuan, sebetulnya itu adalah salah satu
wilayah di benua barat bernama Normandy. Di sana pernah terjadi pertempuran maha dahsyat yang mana memakan sangat
banyak korban” Jawabku
“seberapa besar memang pertempuran itu ?” tanya Henry
penasaran
“Pertempuran itu merupakan bagian dari perang benua barat 2 ,
pertempuran ini melibatkan lebih dari 1,5 juta pasukan dan memakan korban tidak
kurang 200.000 jiwa pasukan” jawab ku dengan wajah yang murung, aku terlibat secara
langsung dalam pertempuran itu. Ini merupakan kekalahan pertama kami di fron
barat, aku tidak pernah melupakan penghinaan pada saat itu yang diberikan
sekutu terhadap bangsaku Bangsa Jerman. Aku mengganti perang dunia 2 menjadi
perang benua barat 2 agar lebih mudah di terima bangsawan didepanku ini.
“Apakah kau bercanda ?!!, bahkan jumlah tentara yang mati
lebih banyak empat kali lipat dibanding total tentara yang kita miliki” Henry
tidak percaya dengan apa
yang ia dengar
“Saya tidak berani berbohong
tuan, itu jumlah yang wajar tuan karna populasi di benua barat sangat lah besar,
mungkin lebih dari 2 miliar jiwa” jawab ku
“miliar ???, seberapa banyak itu ?” tanya Henry bingung,
sepertinya satuan miliar belum ada di dunia ini.
“mungkin lebih banyak ratusan kali dibanding populasi Kerajaan
Volantasi” jawabku berusaha untuk menjelaskan kepada Henry. Kerajaan Volantis
memiliki populasi yang terbilang kecil yaitu 15 juta Jiwa, dibanding Kekaisaran
Agung Nord yang memiliki populasi 80 juta.
“Oke baiklah untuk saat ini aku percaya, sepertinya dunia
lebih luas dari yang aku kira”
Setelah itu kami pun melakukan sumpah setia kepada Tuan
Henry Whitewolf, karna sudah malam kami diminta untuk pulang dan kembali lagi
esok untuk mendapatkan penjelasan mengenai tugas yang kami akan emban. Tak ku sangka baru 1 bulan berada di dunia ini
__ADS_1
aku sudah menjadi bangsawan, apakah menjadi bangsawan semudah itu ?? sepertinya
tidak aku hanya ledang beruntung kali ini.