The Heart

The Heart
Gadis aneh


__ADS_3

"Claudia rasanya kepalaku pusing"


"Ha-ah aku juga, sepertinya kita terlalu banyak makan"


"Salahmu sendiri mentraktir mereka dan mengatakan pesta"


"Hahaha tapi kemarin itu seru sekali"


"Master !!"


"Visla? kenapa kau-"


"Kondisi tubuhmu menurun, akuakan menyembuhkanmu master"


"A baiklah terimakasih"


"Wah wah peri kecil yang baik"


"berisik !!"


Visla menyentuh keningku, dan ia seperti mengucapkan mantra pendek, dalam sekejap rasa pusingku langsung hilang, lalu ia melakukan hal yang sama pada Claudia, sekarang aku mengerti keuntungan memiliki roh, sedikit.


Kami membuka pintu bar dan berjalan keluar, dari malam sampai pagi, kami berpesta, dan sekarang rasanya begitu lelah, namun ada sesuatu yang aneh pada Claudia sejak tadi pagi, ia tampak agak gelisah, nampak berbeda dari sebelumnya.


"Claudia"


"hmm iya?"


"Apa terjadi sesuatu padamu semalam?"


"semalam? tidak ada, kau lihatkan kita hanya berpesta semalaman"


"rasanya kau terlihat gelisah, apa kau memiliki masalah? jika bisa kau ceritakan padaku, setidaknya ceritakan"


"Ketahuan ya... sebenarnya aku diundang ke utara, aku sudah diundang bulan lalu, dua bulan lagi acara pernikahan temanku, tapi aku ragu datang kesana"


"Acara pernikahan!!? waaah kenapa kau ragu? itu sebuah pesta pernikahan loh pasti sangat meriah!"


"Benar sekali, aku juga ingin datang,tapi disana terdapat banyak fraksi gereja, ntah kenapa membuatku ragu datang kesana"


"Fraksi gereja ya.... lagi lagi mereka"


"Ha-ah, makhluk pecinta ritual itu bertebaran dimana mana"


"Tunggu apa Fraksi gereja bisa merasakan sihir?"


"sihir yang setara denganku memiliki kemungkinan kecil dirasakan oleh fraksi gereja, namun tetap saja membuatku takut, tapi disisi lain, temanku sangat berharap aku datang"


"jika pergi ke utara perlu berapa lama?"


"dengan bantuan sihirku, aku bisa membawamu sampai kesana dalam sebulan"


"jadi kita punya waktu sebulan untuk memikirkan cara, Claudia ayo kita kesana !"


"Kali ini kau bersemangat sekali, apa makanan pesta yang kau nantikan?"


"Tentu saja, aku ingin merasakan nikmatnya makanan pernikahan!!"


"Kalau begitu kita akan pergi, tapi pertama, kita gunakan waktu kita sebulan untuk mengumpulkan uang, karena kita tak tau apa yang terjadi saat perjalanan nanti"


"Baiklah, tidak ada pesta tidak ada hura hura !"


"Saatnya menabung"


Kami kembali ke dataran dan berburu hewan liar, disisi lain kami mengumpulkan tanaman herbal yang terdapat disekitar sana, kami memutuskan mengurangi kegiatan berburu, jadwal yang awalnya pagi hingga sore kami rubah menjadi pagi hingga siang, sampai di desa, kami menjual hasil buruan dan menanam tumbuhan herbal yang kami dapat, Claudia hendak membuat ramuan yang bisa menyembuhkan luka dari tanaman tersebut, lalu setelah selesai menjual daging, kami pergi ke pertambangan dan menjadi penambang, awalnya kami hendak bekerja adil, namun kami sadar pekerjaan ini begitu melelahkan, jadi kami menggunakan sihir pada alat tambang, untuk meringankan beban dan menguatkan alat, alhasil kami terlihat kuat, padahal hanya memanfaatkan sihir, sistem upah kerja di pertambangan ternyata semakin lama bekerja semakin banyak uang dihasilkan.


Namun hasil kerja juga diperiksa, jika hasilnya memang bagus atau lulus, maka bayaran kami selama sejam adalah 200Leims, kami menambang selama enam jam, jadi 200Leims dikali enam adalah 1200Leims, dan lebihnya lagi kami diberi tip kerja oleh penjaga tambang yang sekaligus menilai pekerjaan kami, tipnya sebesar 500leims karena ini pertama kali kami beksrja dan menghasilkan hasil yang bagus.


Catatan keuangan kami hari ialah


+800 Hasil berburu


-30 biaya membeli minuman


+1200 Hasil tambang


-70 biaya makan malam


+500 tip penjaga tambang


-700 sewa untuk dua minggu kedepan


jadi sisanya adalah


1700 Leims, lumayan untuk satu hari.


Sampai dipenginapan kami langsung merebahkan diri dan beristirahat, melepas lelah dan bersiap untuk hari selanjutnya,


namun terjadilah sebuah hal yang sedikit mengganggu kami"


"Tidak bisa tidur...."


"Yaah aku juga"


"Mungkin karena kita terlalu bersemangat, Claudia mau jalan jalan sebentar?"


"Hmm? jalan jalan?"


Hari memang belum gelap, masih sore diatas sana, kami berjalan jalan disekitar desa, sambil berbincang bincang, lalu ditengah perjalanan kami bertemu anak anak yang tengah bermain, Claudia langsung merusuh kesana dan ikut bermain, Claudia juga mengajakku namun aku tak mau ikut, orang seperti Claudia dapat melepas lelah dengan cepat, dia memiliki stamina yang cukup besar.


Aku duduk disebuah bangku, sambil menonton Claudia bermain bersama anak anak, tawa kesal anak anak terdengar riuh di sore hari itu.


Lalu ada seorang gadis menghampiriku, dia duduk disebelahku, tiba tiba 'DEG' jantungku serasa berhenti berdetak, lalu kembali normal, aku merasakan sihir kurasa...

__ADS_1


Aku pun menjaga jarak dengan gadis itu, tapi tampaknya ia menyadari apa yang kurasakan, lalu ia menatap kearahku dan mengait tanganku.


"Memang benar darah einsbearn, penyihir murni"


Bagaimana dia bisa tau? insting?


Rasanya aku seperti setengah mati, apa dia seorang Black force? atau fraksi gereja !?


dia menggenggam tanganku erat, aku tak tah apa yang harus kulakukan, aku hanya berdiam diri, berharao Claudia menatap kearahku, tapi aku sadar, Claudia mengawasiku, sibuk bermain sesekali ia melirik kearahku.


"Si-siapa kau? kenapa kau tau aku seorang penyihir?"


"Ssstt aku bukan orang jahat, aku juga penyihir loh, aku memiliki penawaran untukmu"


"pe-nawaran?"


"ya !! maukah kau mengajariku cara mengikat roh?"


"Ha-Hah!?"


"Kata kakakku, penyihir berdarah Einsbearn pandai dalam mengikat roh, jadi aku mencari orang yang memiliki darah Einsbearn, lalu akhirnya aku bertemu denganmu"


"Ta-tapi aku belum pernah mengikat roh"


"bohong, aku bisa merasakan kekuatan yang besar dalam dirimu, aku melatih kepekaan ku terhadap sihir demi mencari penyihir berdarah Einsbearn, jadi jangan kecewakan aku"


"aku memang memiliki roh, tapi roh yang ada didalam diriku ini secara misterius ada didalam tubuhku"


"yang benar?"


"benar"


"yasudahlah, selamat tinggal, oh aku akan menjaga rahasia, tenang saja ya"


"i-iya?"


Gadis itu berjalan menjauh, dan berbelok disebuah persimpangan.


Awalnya aku mengira akan terjadi sesuatu yang menghebohkan, ternyata hanya penyihir iseng, tapi ilmu kepekaannya terhadap sihir tak dapat diremehkan, jika fraksi gereja mengetahui hal seperti itu, kemungkinan besar aku akan ditangkap dalam sekejap.


Setelah beberapa lama aku mengatur nafas, Claudia menghampiriku, keringatnya cukup deras, namun wajahnya tampak gelisah, ia segera berlari kearahku.


"Siapa dia? kelihatannya mencurigakan, aku merasakan kekuatan sihir darinya walau tak sekuat milikmu"


"Penyihir iseng"


"apa maksudmu iseng"


"Dia bilang sedang mencari penyihir berdarah Einsbearn dan ingin meminta diajarkan mengikat roh"


"apa kau mengajarkannya?"


"tidak, karena aku juga belum pernah mengikat roh"


"Baguslah, karena mengajarkan teknik mengikat roh pada orang sembarangan dapat membahayakan roh itu sendiri, jika ia mengikat semua roh, maka roh roh itu akan hancur dan energi roh terpusat kesatu titik dan meledak, setelah ledakan, akan muncul sebuah bola yang dihancurkan akan menimbulkan ledakan yang jauh lebih besar, jika dibiarkan bola itu akan pecah dan mengeluarkan monster yang dapat membahayakan alam"


"awalnya aku juga tak percaya, tapi kenyataannya adalah peristiwa itu pernah terjadi, tubuh sang pengikat ditemukan dengan kepala menghilang dan lubang besar diperutnya, namun ada sedikit yang janggal, saat diidentifikasi, tubuh orang itu masih hidup, karena takut menjadi mayat hidup, akhirnya tubuh itu dibakar dan dihancurkan, awalnya tubuh itu niatnya akan dijadikan bahan penelitian"


"Setelah kehilangan kepala dan lubang diperut dia masih hidup? bukankah itu lebih kearah aneh"


"Ya, kau tau arus mana nya bahkan masih stabil, kondisi tubuhnya juga prima, begitulah kata peneliti tubuh itu, tapi, jauh dari pemikiran itu, aku lebih bingung, kemana kepalanya pergi, jika tubuhnya masih hidup, bukankah kepalanya berkemungkinan masih hidup?"


"Cla-Claudia, ntah kenapa aku terbayang kepala terbang"


"Haha lama kelamaan menjadi cerita horor"


"Tapi pemikiranmu itu sedikit masuk akal, jika tubuhnya masih hidup, kepalanya juga pasti hidup diluar sana"


"Ya, tapi peneliti tak menemukan kepala orang itu bahkan berkilo kilo meter dari tempat kejadian, lima ribu orang ditugaskan mencari kepala orang itu, namun masih belum ditemukan"


"Ngomong ngomong, dimana lokasi kejadian itu?"


" Tracea Cornetth "


"Bu-BUKANKAH ITU BERADA DI UTARA!?"


"Ya benar, kita akan melewatinya, jadi persiapkan dirimu untuk melihat kepala terbang"


"Kau jangan menakutiku bodoh !!"


"Haha ternyata nyalimu ciut juga"


"Lihatlah suasana sekitar jika ingin membicarakan hal seperti itu, bagaimana jika kita bertemu kepala itu"


"Baguslah, karena menemukan kepala itu, menghadiahkan satu juta leims kepada kita"


"Be-benarkah!!"


"Tentu"


Tak terasa hari mulai menggelap, kami memutuskan pulang ke penginapan, namun ditengah jalan kami diberhentikan sesuatu, sebuah penjual Danggoo.


Aku tak tertarik sama sekali, karena aku belum pernah melihatnya, awalnya kukira itu adalah permen yang ditusuk bambu, tapi melihat Claudia yang bersemangat ingin membelinya, membuatku penasaran akan rasanya, setelah membeli, kami lanjut berjalan pulang sambil menikmati danggoo,


ternyata itu sebuah kue, kue kenyal yang cukup mengesalkan saat dikunyah, rasanya manis karena kami membeli yang berisi gula, ada banyak pilihan, meski begitu, Danggoo tradisional masih dijual, dan pembelinya juga masih ada, jika tidak, tak mungkin itu masih dijual.


"Kau sangat menyukai ini ya Claudia?"


"Um tentu, rasanya seperti kembali ke masa kecil, dimana aku sering dibelikan ini oleh ayahku, biasanya aku bertengkar dengan kakakku yang selalu menjahiliku dengan memakan bagianku, lalu aku membalasnya dengan memakan miliknya, benar benar kenangan yang membuatku mengeluarkan air mata, haha aku jadi bercerita masa lalu, tampaknya hubungan kita bukan partner lagi, tapi seperti sahabat"


"Sa-sahabat? jangan aneh aneh !!"


"Haha kenapa kau tersipu malu begitu"

__ADS_1


"A-itu akan lebih keren jika disebut partner"


"Benarkah? tapi menurutku kita kelihatan lebih dekat jika memanggil sahabat?"


"Terserahlah!!"


Claudia tertawa lepas malam itu, membuatku ingin menampar wajah mengesalkannya itu, tapi disisi lain, tampaknya kami menjadi jauh lebih akrab, sejak pertama berbicara dengannya, rasanya menyenangkan, suaranya terdengar renyah, dia juga bukan tipe orang yang suka mengkhianati, karena aku tak merasa curiga sedikitpun padanya.


Setelah berjalan beberapa lama, kami akhirnya sampai di penginapan, kami langsung melepas lelah dengan merebahkan diri diatas ranjang kami masing masing, namun mataku masih belum lelah, dan tampaknya Claudia juga begitu, ia selalu menatap kearah langit langit.


"Claudia..."


"Hmmm"


"Apa kau belum tidur?"


"ntahlah aku merasa mataku ingin bekerja seharian, tapi aku ingin memaksanya tidur, tapi tetap mustahil"


"Begitu ya, hmm aku akan membaca buku hingga mataku ini kelelahan"


"oh boleh juga, sebaiknya kau ceritakan padaku"


"Dasar kau ini"


"Yahaha"


"Baiklah buku apa yang kubaca~penginapan ini lengkap juga dengan menyediakan buku -untuk dibaca-ah ini, tampaknya menarik,


Arturia Pendragon...


Dikisahkan dimasa lalu, seorang kesatria yang dikenal dengan keahliannya berpedang, kesatria tersebut dikenal sebagai kesatria Terpilih karena dapat menarik pedang kesatria yang menancap dibatu, katanya, pedang itu tak dapat ditarik oleh siapapun yang bukan dipilih oleh pedang itu, namun dengan mudahnya Arthur menarik pedang itu, lalu Arthur dinobatkan menjadi Raja inggris dengan keahliannya berpedang serta ramalan kesatria yang dapat menarik pedang suci Excalibur, di medan perang, Raja Arthur ditemani seorang kesatria yang juga pandai berpedang, ia adalah Sir Lancelot, Sir Lancelot adalah kesatria pedang yang dikenal akan kemahirannya menggunakan pedang dan rappier hangar, kedua bangsawan tersebut sangat ditakuti dimasa itu,


namun terjadi sebuah konflik antara Sir Lancelot dan Raja Arthur, dikatakan Sir Lancelot menghianati Raja Arthur dengan Berhubungan gelap dengan istri Raja Arthur, Guinevere.


Sir Lancelot kemudian melarikan diri bersama Ratu Guinevere ke istana milik Sir Lancelot, disana mereka berdua hidup bahagia namun dengan kegelisahan akan pembalasan Raja Arthur, tapi terdengar kabar, Raja Arthur wafat terbunuh—"


"Selamat Malam"


"Hei apa apaan kau itu, menyela orang yang tengah bercerita !!"


"Ah maaf maaf tapi rasanya mataku mulai meredup mendengar ceritamu"


"Aku juga sedikit lelah, sebaiknya aku tidur"


Claudia terlihat tertidur pulas, seperti tak ada lagi semangat, hanya ada jiwa malasnya, setelah meletakkan buku, aku mulai merebahkan diriku diatas ranjang dan menutup mata, aku serasa ditarik oleh kasur yang empuk, membuatku terasa nyaman berlama lama, namun lama kelamaan kesadaranku hilang, dan aku tertiOktober


The Heart#4


Gadis Aneh


...Hei kasih komentar dong !...


...Bagaimana ceritanya ? membosankan ? yah apapun itu ungkapkan di kolom komentar ya !...


...jika suka, klik tombol hati, melakukan itu sama halnya membantu saya meneruskan imaginasi saya ini, bila ingin share, silahkan, saya merasa sangat terbantu jika ada yang mau melakukanya, Sekian Terimakasih....


Bagian informasi


Sihir Pengikat Roh


Dimana seorang magister melakukan penyegelan paksa pada seorang roh, hal ini bisa dilakukan asalkan kekuatan sihir sang pengikat lebih besar dari roh yamg akan diikat.


Arthuria Pendragon


Adalah cerita mitologi inggris yang saya pelajari dari web, awalnya saya menemukan kisahnya di buku sejarah, lalu penasaran dan mencarinya di Google, cerita diatas saya ambil berdasarkan cerita web, tapi saya tidak menirunya, dengan copy paste, tapi saya menceritakan dengan cara saya sendiri, jika terjadi kemiripan dan kesalahan, mohon dimaafkan.


Catatan Keungan Claudia dan Mikasa


+ 400 Leims hasil buruan dihari pertama


- 350 Leims untuk berpesta di bar


+ 800 Leims hasil berburu di hari kedua


- 30 Leims untuk biaya membeli minuman


+ 1200 Leims dari hasil tambang


+ 500 Leims tip dari penjaga tambang


- 70 Leims untuk biaya makan di bar


- 700 Leims biaya sewa dua minggu kedepan


- 10 Leims untuk kue danggoo


Sisa Leims : 1740 Leims


Danggoo


Mungkin hurufnya salah, jika iya mohon maaf.


Danggoo adalah kue khas jepang, kue ini biasanya disajikan dengan cara ditusuk dengan tusuk sate dari bambu, tekstur nya kenyal dan empuk.


Kini terdapat kue danggoo dengan isian menarik (mungkin) yang menambah cita rasa kue ini.


...Reika Hoshi...


...11 Oktober...



...Penyihir aneh...

__ADS_1


...(Visualisasi sementara)...


...-- -- -- (Unknown Birth Date)...


__ADS_2