
Disebuah lapangan luas yg menyeramkan, Ronald, Angela dan lainnya bertarung dgn banyak monster.
"Slash"
*Crass
"Multiple bomb"
*Duar
*Duar
...
Berbagai skill di keluarkan saat ini, beberapa skill efektif, tapi ada juga yg tidak mempan thd monster.
"Bagaimana ini?"
"Tidak tahu, berbagai Monster bermunculan tanpa henti"
Banyak diskusi di lakukan saat pertarungan, bagi mereka semua monster ini mudah untuk dibunuh, tapi jumlah lah yg membuat kewalahan.
"Alihkan perhatian sebentar"
"Ok"
Perintah dari salah satu orang, disetujui semuanya.
Walau tanpa banyak kata, tapi mereka semua tetap melakukannya.
"shrouded in fire"
Pedang Ronald terselimuti api saat ini, maju kedepan menebas banyak monster, semua monster yg ditebas mat1.
Angela disisi lain jg berusaha keras, berbagai mantra dikeluarkan saat ini.
"Sonic wave"
...
Berbagai mantra dikeluarkan, banyak dampak yg dihasilkan oleh Angela.
Orang lainnya jg menggunakan skill mereka, berbagai skill meluncur.
"Taunt"
"Dash"
"Percing Arrow"
"Ultra burst"
...
Hujan panah,api,air dan lainnya melayang diudara.
"Cih, jumlah mereka tetap tidak berkurang, kita harus masuk membunuh bossnya, kalau tidak kita akan mat1 lemas disini"
"Iya"
Pemahaman tentang situasi saat ini disampaikan oleh salah satu orang.
"close the gate"
Tiba2 gate yg terhubung dgn dungeon berhenti mengeluarkan mosnter.
"Berhasil"
"Tidak, aku cuma bisa menyegelnya saat ini"
"Berapa lama?"
"3 jam"
Ketika informasi ini disampai semua orang kesal, tapi 3 jam cukup untuk istirahat dan menunggu orang itu datang.
10 mnt kemudian, semua monster telah dibersihkan.
"Kita istirahat, menunggu!"
"Oke"
Semua orang istirahat memulihkan mana dan stamina mereka, meminum beberapa potion jg untuk mempercepat pemulihan.
"Stamina heal"
...
Beberapa healer jg bertugas saat ini, menyembuhkan stamina yg terkuras.
2 Jam 30 mnt kemudian, seseorang muncul.
Sosoknya yg tinggi dgn badan berotot kekar muncul dari sisi pohon.
Semua orang senang, orang itu adalah Hunter SS rank, the mighty kaiser, Jigen.
"Bagaimana situasinya?"
Jigen bertanya kpd orang lain, salah satu orang dikelompok tsb maju, yakni Ronald.
"Kepala sekolah Jigen, situasi di gate tertutup sementara saat ini karena skill salah satu orang disini, tapi cuma bisa menahan 3 jam, dan seharusnya gate terbuka dalam 20 mnt lagi"
"Begitu ya"
"Kalian bersiap, 20 mnt kemudian kita masuk kedungeon, kita tidak bisa membiarkan dungeon break lbh lama lagi"
"Siap"
Ronald, Angela dan lainnya mengangguk.
20 mnt kemudian.
*Crek
*Crekk
*Tiarr
__ADS_1
Suara kaca retak dan pecah terdengar di gate, sihir ruang yg menahan gate seharusnya sudah lepas saat ini.
"Groaahh"
Raungan buas terdengar dari dalam sana, berbagai Monster bermunculan, monster terendah disana adalah C rank dan tertinggi adalah A rank.
"Mundur!"
"Kubereskan mereka!"
Perintah Jigen membuat semua orang mundur kebelakang.
"Percing burst"
Hantaman tangan Jigen diarahkan ke udara kosong.
*Whusss
Suara angin berhembus sangat kencang, membuat telinga sakit untuk orang biasa, untungnya mereka Hunter S rank.
*Crassss
*Crass
...
Lubang besar bekas monster berada terlihat didepan mereka.
Sedangkan, semua monster sudah terbunuh, mayat berserakan dibekas lubang.
Gate jg tampaknya sudah tidak mengeluarkan monster.
"Ini"
Terkejut.
Skill pukulan Jigen jg mempengaruhi gate itu adalah hal yg luar biasa.
Umumnya yg bisa mempengaruhi gate adalah sihir ruang atau hal yg berhubungan dgn atribut ruang.
"Masuk"
Semua orang yg terkejut tersadar, masuk dgn Jigen.
Masuk ke gate, mayat monster berserahkan saat ini.
Semua orang maju masuk lbh dalam.
"Monster didepan"
"Bersiap"
"Pasang formasi"
Dgn total 21 Hunter S rank, 4 Hunter A rank class healer, 1 Hunter SS rank.
Semua itu seharusnya sudah cukup untuk membersihkan dungeon.
"Shrouded in fire"
Pedang Ronald terselimuti api, seperti gayanya, Ronald maju kedepan.
Dgn skillnya magic tongue S rank, dia bisa menggunakan sihir berbagai element.
Jigen berdiri saja, dia menghemat tenaga untuk mengatasi boss, yg lain jg punya pemahaman diam2 tentang yg dilakukan Jigen.
Meski ada Monster yg tidak ada habisnya, mereka maju dgn cukup cepat.
Tiba disebuah gerbang besar, semua orang berhenti, melihat Jigen mencari pendapat.
"Istirahat terlebih dahulu"
"Baik"
Dgn serempak semua orang menjawab.
1 jam kemudian, stamina dan mana semua orang sudah pulih.
Dalam keadaan primanya, mereka membuka gerbang.
*Click
Gerbang berdecit karena lamanya tidak dibuka.
Ruangan besar dgn banyak magma disekitarnya, didepan singgasana hitam yg teraliri lava, sesosok sangat besar duduk disana.
Dikelilingi oleh penjaga di kedua sisi, ibarat raja raja terdahulu.
Saat mereka masuk, sudah ada tekanan tak terlihat diarahkan ke mereka.
Membuka mata.
Raja monster tsb membuka matanya dgn malas, dia melihat 20an manusia menerobos ke aula singgasananya, marah besar.
Tiba2 penjaga disisi raja monster, bergerak.
5 penjaga setinggi 10m maju kedepan mereka, jalan mereka mengguncang tanah.
*Whuss
"Menghindar!"
Seruan dari Jigen membuat mereka sadar kembali setelah tertekan dgn tekanan tak terlihat tsb, lalu menghindar ke samping.
*Duarr
Salah satu penjaga mengayunkan pedangnya, pedang itu membuat tanah terbelah.
"Ini..."
"Sungguh kekuatan fisik yg hebat"
"Seharusnya mereka terkatagori monster S+ rank"
Semua orang terkejut dgn omongan Jigen.
"Serang!"
__ADS_1
Berbagai serangan diluncurkan.
*Duarr
Tak berbekas.
Meski tidak sekuat tenaga, tapi semua itu skill A rank.
"Harap hati2, sepertinya mereka bukan hanya kuat dalam serangan, tapi jg pertahanan"
Peperangan 25 Hunter melawan 5 monster patung S+ rank dimulai.
5 Hunter yg terdiri dari berbagai class melawan 1 monster patung.
Jigen sekali lagi tidak ikut berperang, melihat raja monster bertindak saat monster itu bertindak.
Dia takut saat mengurus bawahan mosnter tsb, dia tidak cukup stamina dan mana untuk menghadapinya.
Dia juga percaya dgn rekan-rekannya.
Ronald dan Angela satu tim, mereka berdua bersama dgn ke-3 lainnya bekerja sama melawan monster patung.
"Enveloped in the fire of destruction"
Ronald yg melepas skillnya, diseluruh tubuh dan pedang terselimuti api yg sangat merusak.
Tanah bagian bawah Ronald meleleh saat ini.
Maju.
"Dash"
*whuss
Ronald maju dgn cepat, menebas ke bagian bahu monster patung.
*clang
Suara dari tebasan yg menghantam baja terdengar.
"Cih cuma melelehkannya sedikit"
Angela jg tidak diam saja, saat ini dia melafalkan mantra besar, cuma menunggu waktunya tiba hingga mantra itu siap.
"Kalian semua, kerahkan semua skill kalian"
Ronald memerintah mereka semua.
"Great vibes"
Getaran hebat dari mage terjadi.
Tubuh patung retak.
"Berhasil?"
"Blm cukup"
Berbagai skill tingkat A rank sampai S rank dilemparkan.
Meski retak-retak patung itu bisa bergerak.
*whuss
Ayunan pedang patung membuat bilah angin kuat.
"Berdiri didepan ku!"
Salah satu tanker memerintah mereka, mereka ber-5 berdiri dibelakangnya.
"Absolute defense"
Selimut biru tercipta didepan tanker tanker tsb.
*Tertahan
*duarr
Ledakan hasil yg berbenturan sangatlah kuat, berbagai batuan kecil sudah jadi debu saat ini.
*whuss
Ayunan kembali dilakukan.
Tapi, belum sampai pedang patung itu sampai seruan datang dibelakang mereka.
"Annihilation of the five elements"
Kabut putih menyelimuti Angela, kabut itu menerjang maju ke patung tsb.
Hilang.
Patung itu hilang dalam sekejap, musnah.
"Hahh, Hahh"
"Berhasil"
Mereka bersorak, tak cuma mereka saja beberapa waktu kemudian yg lainnya jg menang.
Jigen tersenyum saat ini.
Raja monster yg melihat itu, marah.
"Bangunlah"
Bebatuan berkumpul saat ini, membentuk kembali 4 monster patung.
Jigen mengerutkan kening, dia merasa harus bertindak terlebih dahulu, jika tidak rekan2 musnah terlebih dahulu sebelum dia mengalahkan raja monster.
...----...
Yo pembaca, selamat bertemu di chp ini.
Cuma mau info saya ikutan lomba menulis di mang*toon.
Jadi dukung dgn like,favorite,rate,share dan komentnya.
__ADS_1
See you next bye2.
#Budidayakanlike